
Bola.net - Menjelang dimulainya musim balap MotoGP 2021, para rider berlomba-lomba memamerkan desain helm mereka di sela uji coba pramusim Qatar di Sirkuit Losail pada 5-7. Salah satu desain yang paling mencolok adalah desain helm AGV milik rider Petronas Yamaha SRT, Franco Morbidelli.
Pada beberapa musim sebelumnya, runner up MotoGP 2020 ini biasanya memakai helm dengan desain yang diciptakan berdasar gabungan antara bendera Brasil dan Italia, mengingat ibunya berasal dari Negeri Samba dan sang mendiang ayah berasal dari Negeri Pizza.
Desain tersebut masih bisa dilihat pada helmnya musim ini, namun bedanya, di beberapa sisinya juga ditempeli beberapa gambar berbagai jenis bunga berbeda. Alhasil, jika dilihat, helm Morbidelli tampak berwarna-warni dan terlihat mencolok ketika dipakai di lintasan.
Kembali Kerja Sama dengan Aldo Drudi
View this post on Instagram
Musim lalu, Morbidelli menjadi pembalap MotoGP yang paling vokal dalam menyuarakan isu rasisme dan menyampaikan pesan kesetaraan. Terutama lewat helm yang ia pakai di Seri San Marino dan Emilia Romagna, terinspirasi dari film 'Do The Right Thing' yang disutradarai dan dibintangi oleh Spike Lee.
Tindakan Morbidelli ini pun disambut positif oleh banyak pihak, mengingat MotoGP secara kontroversial menolak mengikuti jejak Formula 1 yang melantangkan gerakan anti-rasisme, program yang dilanjutkan tahun ini. Kini, lewat helm barunya, Morbidelli seolah ingin menyatakan bahwa dalam dunia yang begitu agresif, seseorang juga bisa bersikap tenang menghadapi kendala apa pun.
Ini persis seperti karakter Morbidelli sendiri, yang gaya balapnya sangat agresif, namun sangat 'woles di luar lintasan. "Kami ingin mengubah sesuatu pada helm tahun ini dengan Aldo (Drudi, desainer helm). Ia punya ide meletakkan beberapa bunga, karena ia bilang, 'Jika kau takkan melakukannya, siapa lagi yang mau?'" kisahnya.
Akui Bunga Tak Wakili Agresi
Juara dunia Moto2 2017 ini pun sadar betul bahwa bunga tidaklah mewakili karakter garang. Namun, ia sama sekali tak mempermasalahkannya. "Dalam dunia yang agresif (MotoGP), membawa sesuatu seperti bunga, tidaklah biasa dan tidak normal," ungkap anak didik Valentino Rossi di VR46 Riders Academy.
"Ini karena bunga tidak mengkomunikasikan agresi, mereka tidak mengkomunikasikan amarah, atau sesuatu yang agresif, seperti... entahlah, seperti bagaimana iblis yang semestinya, atau mewakili (tema) balapan yang agresif," lanjut Morbidelli.
"Saya pun bilang, 'Ya, aku ingin meletakkan bunga pada helmku', jadi kami memutuskan untuk melakukannya, karena perilaku saya, berkat karakter saya, dan saya rasa desainnya sangat menarik," pungkasnya.
Sumber: The Race
Video: Kebakaran Besar di Sirkuit MotoGP Argentina
Baca Juga:
- WorldSBK Kembali Ubah Kalender 2021: Aragon Jadi Pembuka, Navarra Bergabung
- 'Valentino Rossi Tak Main Petak Umpet, Sulit Ungguli Rider Yamaha Lainnya'
- Valentino Rossi: Harusnya Lebih Banyak Perempuan Bergabung ke MotoGP
- Fabio Quartararo: Marc Marquez Tak Mungkin 'Comeback' Setengah-Setengah
- Fabio Quartararo: Ambil Alih Tempat Valentino Rossi Tak Bikin Saya Tertekan
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 17 April 2026 01:25 -
Bola Dunia Lainnya 17 April 2026 00:47 -
Tim Nasional 17 April 2026 00:40 -
Asia 17 April 2026 00:36 -
Tim Nasional 17 April 2026 00:22 -
Liga Champions 17 April 2026 00:10
MOST VIEWED
- Jadwal Lengkap Balapan WorldSBK 2026
- Profil Ai Ogura, Rider Muda Hasil Binaan Honda yang Bakal Bela Monster Energy Yamaha di MotoGP 2027
- Daftar Rumor Perpindahan Pembalap di MotoGP 2027: Yang Sudah Tanda Tangan, Kapan Pengumuman?
- Jadi Rebutan 4 Pabrikan Sekaligus, David Alonso Merapat ke Honda HRC Castrol di MotoGP 2027
HIGHLIGHT
- 5 Calon Pelatih Baru Chelsea Jika Liam Rosenior Di...
- 5 Alternatif Marcus Rashford untuk Barcelona, dari...
- Tottenham Menyusul? 6 Kasus Degradasi Paling Menge...
- 5 Suksesor Mohamed Salah di Liverpool: Yan Diomand...
- 6 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Baru Mohamed Salah...
- 4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Lev...
- 5 Mega Transfer yang Wajib Dipantau pada Musim Pan...

















:strip_icc():watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/3445666/original/006882000_1619937312-ilustrasi-narkoba-140623-andri.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5557688/original/072588300_1776359741-IMG_4836.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/872288/original/064828400_1431083545-helikopter_jatuh.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5557639/original/024019500_1776348411-WhatsApp_Image_2026-04-16_at_21.03.29.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5557646/original/084281200_1776349398-IMG_2041.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5557618/original/091775300_1776344747-WhatsApp_Image_2026-04-16_at_20.00.23.jpeg)
