
Bola.net - Merayakan Hari Kartini hari ini (21/4), tak ada salahnya bila kita mengenal lebih jauh dua pebalap wanita yang turun dalam kerasnya persaingan MotoGP. Meski tak berasal dari Indonesia, perjuangan Ana Carrasco dan Maria Herrera layak diacungi jempol dan dijadikan inspirasi.
Kedua pebalap asal Spanyol yang masih belia ini memang menjadi pembicaraan hangat di paddock Grand Prix selama tiga tahun terakhir. Saat ini Carrasco tengah menjalani musim ketiganya di Moto3, sementara Herrera tengah menjalani debut di kelas yang sama.
Seperti apakah profil dan perjuangan Carrasco dan Herrera di kejuaraan balap motor terakbar ini? Mari kita simak, Bolaneters! [initial] (mgp/kny)
Kedua pebalap asal Spanyol yang masih belia ini memang menjadi pembicaraan hangat di paddock Grand Prix selama tiga tahun terakhir. Saat ini Carrasco tengah menjalani musim ketiganya di Moto3, sementara Herrera tengah menjalani debut di kelas yang sama.
Seperti apakah profil dan perjuangan Carrasco dan Herrera di kejuaraan balap motor terakbar ini? Mari kita simak, Bolaneters! [initial] (mgp/kny)
Awal Karir Carrasco

Tahun 2009 merupakan tahun sukses baginya, yakni setelah ia merebut gelar juara Extremena 125cc, Murcia 125cc dan Copa de Espana 2T. Pada tahun 2011, ia menjadi pebalap pertama yang meraih poin di Kejuaraan Nasional Spanyol (CEV) 125.
Debut Carrasco di Kejuaraan Dunia

Berkat beberapa performanya yang kuat dan kompetitif, terutama di sesi kualifikasi, ia digaet oleh tim RW Racing GP pada tahun 2014. Pada tahun 2015, ia pun bertandem dengan Niklas Ajo dan Gabriel Rodrigo di RBA Racing, yang juga dimentori oleh pebalap Suzuki Ecstar MotoGP, Aleix Espargaro.
Awal Karir Herrera

Berkat prestasinya yang gemilang, ia mendapat kesempatan mencicipi kerasnya persaingan kejuaraan dunia Moto3 pada tahun 2013 di Aragon, Spanyol melalui fasilitas wildcard bersama Estrella Galicia 0.0. Sayang, ia tak meraih poin karena hanya finis ke-29 setelah start dari posisi ke-31 bersama motor KTM.
Debut Penuh Herrera di Kejuaraan Dunia

Meski di ketiga seri ini Herrera gagal meraih poin, tim Husqvarna Factory Laglisse sama sekali tak meragukan kemampuannya. Dengan prestasi gemilang di CEV Moto3, tim ini memberinya kontrak semusim penuh tahun ini, bertandem dengan sepupu Maverick Vinales, Isaac Vinales.
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 21 April 2026 11:16Dani Pedrosa Pensiun Jadi Wildcard di MotoGP, Merasa Waktunya Sudah Lewat
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 22 April 2026 14:20 -
Liga Italia 22 April 2026 14:16 -
Bola Indonesia 22 April 2026 13:54 -
Bolatainment 22 April 2026 13:52 -
Liga Italia 22 April 2026 13:46 -
Piala Dunia 22 April 2026 13:38
HIGHLIGHT
- Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gen...
- 3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Du...
- Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Du...
- Bukan Cuma Lewandowski, Ini Deretan Bintang Top ya...
- Tanpa Italia hingga Nigeria, Ini Tim Besar yang Ab...
- 3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona ...
- 5 Pencapaian Luar Biasa Mohamed Salah di Liverpool...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5562809/original/026263600_1776840455-20260422_120559.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4805028/original/091104200_1713421055-IMG_1154.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5544328/original/000217400_1775099692-IMG-20260402-WA0042.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5154296/original/008205500_1741342135-IMG_9446.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5554943/original/048424100_1776138184-IMG-20260414-WA0001.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4105075/original/074412400_1659074996-jj-shev-gg7u7c2DuJ8-unsplash_1_.jpg)

