
Bola.net - Pembalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez, akhirnya menyatakan ia sejatinya mengalami kendala saraf di bahu kanan, yang belum pulih sejak tertabrak Marco Bezzecchi di Mandalika, Indonesia, pada Oktober 2025 lalu.
Setelah kecelakaan tersebut, tim dokter Marquez di Rumah Sakit Internasional Ruber, Madrid, Spanyol, menemukan bahwa dua sekrup dari operasi bertahun-tahun lalu berada di posisi yang janggal.
Marquez pernah mengalami dislokasi parsial di bahu kanan usai kecelakaan di GP Malaysia 2019. Pada 2020, ia terjatuh di Jerez dan lengan atas kanannya juga patah sehingga absen semusim.
Usai Marquez kecelakaan bersama Bezzecchi di Mandalika, tim dokter mendapati satu sekrup bengkok, dan satu sekrup patah. Sekrup yang patah itu menyentuh saraf radial di bahu kanan Marquez.
Sekrup yang Patah Bergeser Sedikit, Tapi...

"Setelah Jerez, saya tahu betul ada yang salah. Saya coba pergi ke sana, secara mental yakin saya baik-baik saja dan kuat, tapi setelah Jerez, saya pergi ke dokter dan memberi tahu, 'Ada yang terjadi di sini'," kisahnya via Sky Sport Italia.
"Setelah kecelakaan di Indonesia, semua baik-baik saja, tapi sekrup yang patah itu di arah yang sedikit berbeda. Sedikit sekali, 1-2 milimeter. Namun, itu menyentuh saraf radial, dan saraf itu sangat penting untuk lengan," lanjut Marquez.
Kendala saraf ini memengaruhi cara Marquez berkendara musim ini. Selain sulit kompetitif, ia kerap kecelakaan di lima seri pertama. Meski telah meraih dua kemenangan Sprint, ia puasa podium di balapan Grand Prix.
Kecelakaan di MotoGP Prancis Juga Dipicu Kendala Saraf
Masalah saraf ini juga salah satu faktor yang membuat Marquez hilang kendali di Tikungan 13 Sirkuit Le Mans di Sprint MotoGP Prancis. Insiden ini memicu cedera baru, yakni patah tulang metatarsal kelima kaki kanan.
"Itulah mengapa saya berkendara secara tidak menentu, karena ketika sekrup menyentuh saraf, saya tak bisa berkendara dengan baik," ungkap sang sembilan kali juara dunia.
"Itulah mengapa saya jatuh dengan cara yang aneh. Butuh sedikit tenang. Melepas sekrup ini butuh operasi panjang, tapi tidak terlalu berisiko, dan kita lihat saja bagaimana situasinya berkembang," pungkas Marquez.
Sumber: Sky Sport Italia
Baca Juga:
- Marc Marquez Ternyata Sudah Rencanakan Operasi Bahu Lagi Sebelum Kecelakaan di MotoGP Prancis 2026
- Kesulitan di Kualifikasi Moto2 Prancis 2026, Mario Aji Tetap Fokus Cari Kemajuan di Balapan
- Manajer Honda Team Asia Puji Performa Kuat Veda Ega Pratama di Kualifikasi Moto3 Prancis 2026
- Tampil Kuat di Kualifikasi, Veda Ega Pratama Pede Hadapi Balapan Moto3 Prancis 2026
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 26 Juni 2026 11:36Man of the Match Paraguay vs Australia: Aiden O'Neill
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 26 Juni 2026 11:38Man of the Match Turki vs Amerika Serikat: Arda Guler
-
Piala Dunia 26 Juni 2026 11:36Man of the Match Paraguay vs Australia: Aiden O'Neill
BERITA LAINNYA
-
otomotif 15 Juni 2026 16:06Jadwal Lengkap Balapan MotoGP 2026
SOROT
-
Liputan6 26 Juni 2026 12:21Fakta di Balik 6 Pelajar NTT Terpapar Radikalisme
-
Liputan6 26 Juni 2026 12:096 Pelajar NTT Terpapar Radikalisme Lewat HP, Bukan Kelompok Anak Nakal
-
Liputan6 26 Juni 2026 12:00Korban Taufik Hidayat Tak Di-cover BPJS, Dudung Telepon Pejabat Ini
-
Liputan6 26 Juni 2026 11:41Data Terkini Korban Gempa Venezuela: 235 Orang Tewas, 4.300 Luka-Luka
-
Liputan6 26 Juni 2026 11:30Bupati Gowa Tolak Pansus Hak Angket karena Dugaan Selingkuh
-
Liputan6 26 Juni 2026 10:57Mutasi Besar-besaran, Kapolri Ganti 190 Kapolres
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
6 Calon Pengganti Marc Cucurella di Chelsea, Ada B...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5465948/original/003486500_1767780887-1000070110.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8522257/original/040784300_1782450591-WhatsApp-Image-2569-06-26-at-11.46.43.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8522060/original/066754900_1782450323-WhatsApp-Image-2026-06-26-at-09.56.32.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8511937/original/048297600_1782434870-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8520683/original/040698500_1782448254-WhatsApp_Image_2026-06-26_at_11.27.40.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3912867/original/070770300_1643009764-20220124-Kapolri-raker-dengan-komisi-III-ANGGA-5.jpg)
