
- Pembalap Mercedes AMG Petronas, Valtteri Bottas mengaku dapat memaklumi permintaan timnya untuk bertahan di belakang sang tandem, Lewis Hamilton pada lap-lap penutup Formula 1 GP Jerman yang digelar di Sirkuit Hockenheim pada hari Minggu (22/7).
Pembalap Scuderia Ferrari, Sebastian Vettel mengalami kecelakaan pada Lap 52 dan membuat Safety Car masuk ke lintasan. Usai periode Safety Car berakhir, Bottas yang memiliki ban yang lebih baru sempat berusaha menyalip Hamilton yang tengah memimpin balapan.
Meski begitu, Mercedes lewat pimpinan strateginya, James Vowles mengirimkan pesan radio kepada Bottas untuk bertahan di posisi kedua sampai finis. Mengingat balapan ini diguyur hujan deras dan penuh risiko, pembalap Finlandia tersebut menerima keputusan timnya dengan suka rela. (espn/dhy)
Pertarungan Menyenangkan

"Usai Safety Car keluar, kami bebas untuk balapan dan saya rasa kami menjalani pertarungan yang menyenangkan dengan Lewis. Kami membutuhkan ritme yang sangat baik untuk menyalip di sini, melaju di atas ban yang kurang lebih sama dan bakal sangat mengecoh," ungkap Bottas kepada ESPN.
Bottas pun mengaku bahwa strategi tim ini juga memberinya peluang untuk meraih poin sebanyak mungkin ketimbang gagal finis. "Juga ada risiko, bila saya memaksa performa dan ban melakukan kesalahan konyol maka takkan masuk akal, karena kami ingin meraih poin sebanyak mungkin," ujarnya.
Tak Sakit Hati

Bottas juga menyatakan bahwa team order yang dilakukan Mercedes cukup masuk akal, dan dirinya sama sekali tak merasa kecewa, serta yakin dirinya tak dianaktirikan.
"Dari sisi saya, saya tak merasa sakit hati, menurut saya benar-benar masuk akal. Kami menjalani pertarungan sengit di lap pertama dan begitulah. Balapan saya sudah berakhir sebelumnya, mengingat Safety Car menurut saya datang pada saat yang buruk. Situasinya memang tak mendukung saya," pungkasnya. [initial]
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 22 Juli 2026 12:00Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
BERITA LAINNYA
-
otomotif 21 Juli 2026 18:02David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
SOROT
-
Liputan6 22 Juli 2026 13:12Profil Kuntadi, Jaksa yang Kini Jadi Jampidsus
-
Liputan6 22 Juli 2026 12:48Kuntadi Ditunjuk Jadi Jampidsus Kejagung
-
Liputan6 22 Juli 2026 12:30Prabowo Tunjuk Sudaryono jadi Kepala BGN, Dilantik Hari Ini
-
Liputan6 22 Juli 2026 11:52DPR: Kekosongan Kepala BGN Jangan Ganggu Evaluasi MBG
-
Liputan6 22 Juli 2026 11:39Mengenal Sudaryono, Asisten Prabowo yang Dikabarkan Bakal Pimpin BGN
MOST VIEWED
Bukan Juara, tetapi Paling Diburu! Ing Asavanund Jadi Magnet Yamaha Sunday Race 2026 di Mandalika
MAXI Race Jadi Daya Tarik Baru Yamaha Sunday Race 2026 di Mandalika: Ketika Skutik Premium Ikut Balapan
David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
Jadwal Yamaha Sunday Race Hari Kedua, Minggu 19 Juli 2026
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4747065/original/092566300_1708345537-IMG_9647.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6218706/original/020422100_1779096025-Kepala_Badan_Pemulihan_Aset__BPA__Kejaksaan__Kuntadi-18_Mei_2026b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7257325/original/055211900_1780043659-1000036408.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302187/original/020726000_1784536360-Screenshot_2026-07-20_at_15.30.41.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8068919/original/036807400_1780913659-Nanik_Prabowo.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5516853/original/025044900_1772355322-WhatsApp_Image_2026-03-01_at_12.23.58_PM.jpeg)
