
Ducati mengalami penurunan performa sejak ditinggalkan Casey Stoner pada akhir 2010. Setelah berganti-ganti pebalap dan struktur organisasi, akhirnya usaha mereka membuahkan hasil, melalui kemenangan yang diraih Andrea Iannone di Red Bull Ring.
Meski kecewa tak menjadi pebalap yang mempersembahkan hasil ini, Dovizioso yang merupakan tombak pengembangan Desmosedici tetap bangga. "Saya berada di Ducati selama empat tahun. Kami sangat kesulitan di dua musim pertama, dan kini kami kembali dengan performa yang sangat kuat," ujarnya kepada Crash.net, usai finis kedua di belakang Iannone.
"Kami finis 1-2 dengan kecepatan yang baik, dan saya sangat bangga bisa tergabung dalam proyek ini bersama Ducati. Engineer bekerja sangat keras di markas, dan saya tahu berapa jam yang mereka habiskan demi hasil ini," tambah juara dunia GP125 2004 ini.
Meski begitu, Dovizioso meyakini performa Desmosedici belum sempurna bila ingin konsisten meraih hasil seperti di Red Bull Ring. "Perubahan kami memang tidak masif, tapi semua area mengalami perubahan kecil, dan setiap pebalap masih berusaha memahami ban," tuturnya.
"Motor kami sudah lebih baik di beberapa seri terakhir, dan saya yakin kami akan lebih sengit di semua sirkuit. Ini tidak mudah karena kami mendapatkan ban berbeda di setiap seri, terkadang membuat nyaman, terkadang tidak. Tapi kami bisa memperbaikinya, begitu juga di sektor elektronik," tutup Dovizioso. [initial]
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 7 Maret 2026 10:01 -
Otomotif 7 Maret 2026 10:00 -
Tim Nasional 7 Maret 2026 09:57 -
Liga Inggris 7 Maret 2026 09:47 -
Voli 7 Maret 2026 09:44 -
Liga Inggris 7 Maret 2026 09:32
MOST VIEWED
- Hasil FP1 Formula 1 GP Australia 2026: Charles Leclerc dan Lewis Hamilton Bikin Ferrari Berkuasa
- Hasil FP2 Formula 1 GP Australia 2026: Oscar Piastri Tercepat di Rumah Sendiri, Ungguli Kimi Antonelli
- Cedera Bahu Jadi Penghalang, Marc Marquez Minta Ducati Sabar Tunggu Kontrak MotoGP 2027
- MotoGP Akui Grand Prix Qatar 2026 Belum Pasti Digelar Akibat Konflik Timur Tengah
HIGHLIGHT
- 6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, ...
- 5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemi...
- 10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Men...
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: S...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5507722/original/041308700_1771540940-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523436/original/088155600_1772816651-1001064690.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523431/original/011866200_1772816106-260254.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5211473/original/020366100_1746581539-hansi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5519603/original/021723700_1772587901-AP26062748359237.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5343404/original/006730000_1757415749-14689.jpg)
