
Iannone sukses merebut kemenangan perdana Ducati di MotoGP sejak Seri Australia pada 2010 lalu melalui Casey Stoner, setelah mengambil keputusan menggunakan ban belakang medium di detik-detik menjelang start. Ban ini membuat ritme balapnya jauh lebih baik ketimbang Dovizioso, yang menggunakan ban belakang keras.
"Hasil ini mengecewakan. Segalanya berjalan baik, dan saya bahkan lebih baik dari Andrea di pengereman. Kami sama-sama tak mau mengambil risiko soal konsumsi bahan bakar dan ban, jadi kami tidak ngotot di awal. Kami menggunakan engine map yang berbeda, dan tak menggunakan kecepatan maksimal yang tersedia, tapi risiko yang diambil Andrea soal grip ban memang merupakan yang paling tepat," aku Dovi kepada Crash.net.
Pebalap asal Italia berusia 30 tahun ini mengaku kecewa pada dirinya sendiri, karena keputusan menggunakan ban keras adalah keputusannya sendiri dan disetujui oleh tim. Ia pun terpaksa harus rela melihat kemenangan diraih Iannone dengan keunggulan 0,9 detik.
"Kami ngotot 100 persen di enam lap terakhir, tapi saya akui tak punya grip yang sama dengan Andrea, dan lebih kesulitan. Saya sangat kecewa, tapi kecewa pada diri saya sendiri karena strategi ini keputusan saya. Memang benar menggunakan ban yang lebih lunak adalah risiko besar. Saya tak bisa menempel Andrea di lap terakhir. Meski begitu kami harus tetap positif karena kami finis 1-2," tutupnya. [initial]
Baca Juga:
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 8 Maret 2026 03:48 -
Liga Inggris 8 Maret 2026 03:33 -
Liga Inggris 8 Maret 2026 02:47 -
Tim Nasional 8 Maret 2026 02:16 -
Liga Inggris 8 Maret 2026 01:41 -
Liga Inggris 8 Maret 2026 01:37
MOST VIEWED
- Hasil FP1 Formula 1 GP Australia 2026: Charles Leclerc dan Lewis Hamilton Bikin Ferrari Berkuasa
- Hasil FP2 Formula 1 GP Australia 2026: Oscar Piastri Tercepat di Rumah Sendiri, Ungguli Kimi Antonelli
- Cedera Bahu Jadi Penghalang, Marc Marquez Minta Ducati Sabar Tunggu Kontrak MotoGP 2027
- MotoGP Akui Grand Prix Qatar 2026 Belum Pasti Digelar Akibat Konflik Timur Tengah
HIGHLIGHT
- 6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, ...
- 5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemi...
- 10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Men...
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: S...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524166/original/052134800_1772905097-WhatsApp_Image_2026-03-08_at_00.08.49.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5456394/original/065148700_1766853723-ryan-gravenberch-liverpool-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3301784/original/052407700_1605844535-20201120-Apel-gelar-pasukan-wilayah-Kodam-jaya-IMAM-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524127/original/019643400_1772893551-000_A2CE73W.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524105/original/094063400_1772892527-___Spa_day____sebelum_terima_rapot_bulan_depan._____________-Cukup_anxious_dengan_immunotherapy_bulan_ini_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5251070/original/032715900_1749782838-ClipDown.App_505430092_18506754997022238_8252221408962488816_n.jpg)
