
Bola.net - - Rider Suzuki Ecstar, Andrea Iannone tak memungkiri dirinya memiliki gaya balap agresif, namun dirinya mengaku jengkel kerap disalahkan secara berlebihan setiap kali melakukan kesalahan. Hal ini ia sampaikan kepada GPOne usai menjalani MotoGP Australia yang penuh aksi saling salip agresif.
Sebelumnya, Iannone diketahui beberapa kali menabrak lawan, yang paling kontroversial adalah dua insiden tahun lalu, saat ia menabrak Andrea Dovizioso di Argentina, juga saat menabrak Jorge Lorenzo di Catalunya. Hingga kini, dua kesalahan tersebut dianggap sebagai dosa terbesar The Maniac.
Di Australia akhir pekan lalu, Iannone dan debutan Monster Yamaha Tech 3, Johann Zarco kembali menjadi sorotan usai dianggap paling agresif dalam melakukan manuver menyalip. Meski begitu, 'dosa' Iannone dan Zarco kali ini tak dianggap keterlaluan, bahkan dianggap cukup fair oleh para rivalnya.
Johann Zarco (c) Tech 3
"Kami mematuhi semua aturan. Saya agresif di lintasan, tapi juga fair. Saya tak paham, saat rider seperti saya melakukan kesalahan, masalahnya selalu dibesar-besarkan. Contohnya saat Cal Crutchlow dan Jorge bertabrakan di Jepang. Jika saya yang melakukannya, maka saya bakal diperlakukan seperti kriminal yang telah melakukan lusinan pembunuhan," ungkapnya.
Zarco juga sempat kena 'semprot' oleh Valentino Rossi di Austin, Texas, dan baru-baru ini oleh Lorenzo, saat hendak menyalip rider Ducati Corse itu dalam balapan di Jepang. Iannone pun mengaku heran mengapa manuver macam itu kerap mendapat kritik tajam.
"Saya dengar banyak orang membicarakan Johann, tapi saya tak pernah mengkritik siapapun. Rasanya mengecewakan, dan saya heran mendengar orang-orang mengkritik saya, apalagi hal-hal macam ini sejatinya sudah biasa terjadi di lintasan," pungkas rider Italia ini.
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 20 Januari 2026 13:11Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
LATEST UPDATE
-
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026 16:42 -
Liga Champions 21 Januari 2026 16:38 -
Liga Champions 21 Januari 2026 16:31 -
Liga Champions 21 Januari 2026 16:09 -
Liga Champions 21 Januari 2026 15:56 -
Liga Champions 21 Januari 2026 15:08
MOST VIEWED
- Dijagokan Juarai MotoGP 2026, Marco Bezzecchi Merendah Karena Merasa Masih Harus Berbenah
- Toprak Razgatlioglu Sebut Target Podium di MotoGP 2026 Tidak Realistis, Pilih Tunggu 2027
- Pedro Acosta Masih Jaga Kans Gabung Skuad Valentino Rossi di MotoGP 2027, Tapi Utamakan Tim Pabrikan
- Jorge Martin Kembali Bidik Kemenangan dan Gelar Dunia di MotoGP 2026: Inilah Alasan Saya Digaet Aprilia!
HIGHLIGHT
- 8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih...
- 8 Pemain Strasbourg yang Wajib Dipertimbangkan Che...
- Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir ...
- 4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelat...
- 4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5479752/original/002740200_1768988813-2d8a8ac0-e1a1-497e-941e-a229e99a393a.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478844/original/040720200_1768943914-BodoGlimt_vs_Man_City_lagi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5479692/original/057742100_1768986387-Juru_Bicara_KPK_Budi_Prasetyo.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5479735/original/039501900_1768987850-Kades_di_Sragen_mandi_lumpur.webp)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478841/original/029387100_1768943182-AP26020727701192.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5080102/original/008701700_1736158590-20250106-Dapur_MBG-MER_2.jpg)

