Jorge Martin Ucapkan Terima Kasih ke Aprilia, Sudah Bantu Bangkit dari Masa Kelam di MotoGP

Jorge Martin Ucapkan Terima Kasih ke Aprilia, Sudah Bantu Bangkit dari Masa Kelam di MotoGP
Pembalap Aprilia Racing, Jorge Martin (c) Aprilia Racing

Bola.net - Jorge Martin tampaknya sudah kembali ke dirinya yang dulu. Dalam dua seri terakhir, termasuk MotoGP Amerika 2026 akhir pekan lalu, ia naik podium dalam semua balapan, bahkan memenangi Sprint di Circuit of The Americas, Sabtu (28/3/2026).

Martin, yang membela Aprilia Racing, sempat absen 14 seri pada musim 2025 akibat berbagai cedera parah. Hal ini pun sempat membuat mentalnya goyah, dan ingin meninggalkan Aprilia pada akhir musim lalu. Namun, niatan itu akhirnya ia urungkan.

Bertahan di Aprilia jadi keputusan tepat. Kini, ia kembali garang di atas RS-GP, selalu naik podium dalam balapan Sprint dan Grand Prix di Seri Brasil dan Amerika. Ia bahkan sedang duduk peringkat kedua klasemen dengan 77 poin.

Nikmati Momen yang Terjadi Sekarang

Nikmati Momen yang Terjadi Sekarang

Jorge Martin, Marco Bezzecchi, dan kru Aprilia Racing (c) Aprilia Racing

Kepada GPOne, Minggu (29/3/2026), juara dunia Moto3 2018 dan MotoGP 2024 ini pun mengaku sangat menikmati momen kebangkitannya. Kini, Martin berusaha untuk mempertahankan tren positif ini sepanjang musim.

"Saya sangat bersyukur. Saya tahu apa artinya berada di saat-saat sulit. Jadi, saya sangat bahagia dan menikmati momen ini, karena Anda tak pernah tahu apa yang akan terjadi selanjutnya. Saya sangat puas atas penampilan saya," ujarnya.

Martin pun mengaku sempat tak ingin balapan lagi musim lalu, tetapi keluarga dan kru Aprilia Racing membantunya bangkit. Dengan kemauan keras, pembalap Spanyol berusia 28 tahun ini kembali ke papan atas.

Kerja Keras demi Kembali ke Performa Terbaik

"Anda tak bisa membayangkan betapa sulitnya musim lalu, terputus dari dunia, dari MotoGP. Saya tak mau kembali, tapi kini saya di sini. Saya berterima kasih kepada Aprilia. Mereka membantu saya kembali ke level saya," tutur Martin.

Meski begitu, pembalap berjuluk 'Martinator' ini tidak mau besar kepala. Ia tak mau menyatakan level performanya telah kembali seperti saat ia sengit memperebutkan gelar dunia pada 2023 dan 2024 dengan Pecco Bagnaia.

"Saya selalu berusaha meningkatkan diri. Dua tahun telah berlalu, saya rasa saya sudah lebih baik. Namun, semua orang juga. Levelnya terus meningkat. Begitulah di MotoGP dan di semua olahraga. Saya bekerja keras untuk kembali ke performa terbaik saya," tutupnya.

Sumber: GPOne