
Bola.net - Dani Pedrosa membeberkan penyebab dirinya gagal menjadi juara dunia MotoGP. Ia menyatakan bahwa tubuhnya yang mungil membuat dirinya sulit mengendalikan motor berkapasitas mesin yang besar dan bertenaga tinggi. Seperti yang diketahui, The Little Samurai memiliki tinggi 160 cm dan berat badan 51 kg.
Selama berkarier di Grand Prix sejak 2001, Pedrosa mengoleksi 153 podium dan 54 kemenangan. Ia juga menyabet gelar dunia GP125 2003, GP250 2004, dan GP250 2005. Ia menjalani debut MotoGP pada 2006 dan tampil sangat kompetitif. Sayangnya, ia tak pernah jadi juara. Prestasi terbaiknya adalah runner up sebanyak tiga kali.
Lewat Motorbike Magazine pada Rabu (30/11/2022), Pedrosa pun menyatakan bahwa dirinya sudah punya keraguan bakal bisa tampil baik di MotoGP sejak ia masih turun di ajang GP125. Pasalnya, kala itu ia juga sudah ragu bisa berkuasa di GP250, meski ujung-ujungnya malah dua kali menjuarai kelas intermediate.
Dimensi yang Berbeda Antara GP250 dan MotoGP

"Jujur saja, saat menjuarai GP125 dan naik ke GP250, saya sudah punya keraguan, karena motornya makin besar dan berat, sementara saya sangat kecil. Entah apakah Anda ingat, kala itu sudah ada keraguan soal saya, karena gaya balap saya terlalu halus, sementara motor-motor itu butuh kekuatan lebih besar," kisah Pedrosa.
Pada 2004, Pedrosa diketahui sempat mendapatkan kans menjalani tes dengan motor MotoGP yang kala itu berkapasitas mesin 990cc. Ia mengaku cukup syok melihat perbedaan besar antara motor tersebut dengan motor 250cc yang ia pakai balapan. Ia tak memungkiri dirinya sedikit 'jiper' sebelum naik ke kelas tertinggi.
"Saya ingat saya punya keraguan sendiri, karena saya terlalu kecil. Meski saya beradaptasi dengan baik pada 250cc, saya sudah coba motor MotoGP pada akhir 2004 dan rasanya dimensinya berbeda, benar-benar besar. Tak hanya tenaganya, melainkan juga ukuran motornya," ungkap Pedrosa, yang kini jadi test rider KTM.
Sulit Kendalikan Motor MotoGP

Pedrosa menyatakan bahwa dalam tesnya kala itu, ia sangat sulit mencari posisi yang nyaman di atas motornya karena tubuhnya yang mungil. Soal kecepatan yang tinggi, ia mengaku bisa menghadapinya. Namun, kendala utamanya adalah kesulitan mengendalikan motor sesuai dengan gaya balapnya.
"Saya sulit mencapai stang. Saya hampir terjatuh, dan kaki saya lepas dari footpeg. Saya tak bisa mengerem. Saat pindah ke MotoGP, saya makin ragu bahwa saya bisa mendominasi motornya. Bukan untuk melaju cepat, melainkan mengendalikan motor sesuai yang saya mau setiap waktu," curhatnya.
"Itu yang bikin saya paling rugi di MotoGP, bahwa saya tak selalu bisa mengendalikan motor. Ini memengaruhi kepercayaan diri saya, karena Anda tahu motor itu bisa mengalahkan Anda dalam kondisi dan situasi tertentu," pungkas Pedrosa, yang juga dikenal kerap mengalami berbagai cedera selama berlaga di MotoGP.
Statistik Prestasi Dani Pedrosa

Jumlah Grand Prix: 296
Jumlah pole: 49
Jumlah podium: 153
Jumlah kemenangan: 54
Jumlah gelar dunia: 3 (GP125 2003, GP250 2004, dan GP250 2005)
2001: GP125 Telefónica MoviStar Junior Team - Peringkat 8
2002: GP125 Telefónica MoviStar Junior Team - Peringkat 3
2003: GP125 Telefónica MoviStar Junior Team - Juara
2004: GP250 Telefónica MoviStar Honda - Juara
2005: GP250 Telefónica Movistar Honda - Juara
2006: MotoGP Repsol Honda Team - Peringkat 5
2007: MotoGP Repsol Honda Team - Runner up
2008: MotoGP Repsol Honda Team - Peringkat 3
2009: MotoGP Repsol Honda Team - Peringkat 3
2010: MotoGP Repsol Honda Team - Runner up
2011: MotoGP Repsol Honda Team - Peringkat 4
2012: MotoGP Repsol Honda Team - Runner up
2013: MotoGP Repsol Honda Team - Peringkat 3
2014: MotoGP Repsol Honda Team - Peringkat 4
2015: MotoGP Repsol Honda Team - Peringkat 4
2016: MotoGP Repsol Honda Team - Peringkat 6
2017: MotoGP Repsol Honda Team - Peringkat 4
2018: MotoGP Repsol Honda Team - Peringkat 11
2021: MotoGP Red Bull KTM Factory Racing - Peringkat 25
Sumber: Motorbike Magazine
Baca juga:
- Dani Pedrosa 'Damai' Tak Pernah Juarai MotoGP: Saya Sudah Kerahkan yang Terbaik
- Gabung Mercedes di Formula 1 2023, Mick Schumacher Jadi Pembalap Cadangan
- Tim Peserta MotoE 2023 Berkurang di Era Ducati, Avintia dan Ajo Pilih Mundur
- Marc Marquez Tidak Anti-Sprint Race di MotoGP: Lebih Banyak Balapan, Lebih Bagus!
- Daftar Negara Paling Sering Juarai MotoGP, Spanyol Ternyata Masih Tertinggal
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 19 Agustus 2026 21:01Wayne Rooney Kirim Pesan untuk Marcus Rashford: Ini yang Harus Diubah
-
Liga Inggris 19 Agustus 2026 20:06Manchester United Terancam Gagal Dapatkan Pengganti Luke Shaw
-
Liga Spanyol 19 Agustus 2026 19:36Barcelona Sempat Hubungi Inter Milan soal Lautaro Martinez
-
Liga Spanyol 19 Agustus 2026 19:06Barcelona Siap Dengarkan Tawaran untuk Raphinha, Al-Hilal Mengintai
-
Liga Inggris 19 Agustus 2026 18:36Arsenal Selangkah Lagi Dapatkan Ezri Konsa dari Aston Villa
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 20 Agustus 2026 00:274 Pemain yang Berpotensi Dilepas Arsenal pada Musim Panas 2026/2027
-
Bola Indonesia 19 Agustus 2026 23:25Kabar Baik dari Persija Jakarta: Shin Tae-yong Ungkap Kondisi Radovan Pankov
-
Liga Inggris 19 Agustus 2026 22:50Tijjani Reijnders Resmi Gabung Al-Qadsiah dengan Mahar Rp1,1 Triliun
-
Tim Nasional 19 Agustus 2026 22:17Final Piala AFF 2026: Vietnam Tantang Thailand, Leg Pertama Digelar di Bangkok
BERITA LAINNYA
-
otomotif 9 Agustus 2026 19:57Hasil MotoGP Silverstone 2026: Raul Fernandez Dominan, Marc Marquez Posisi Ke-7
-
otomotif 9 Agustus 2026 07:50Jadwal dan Live Streaming ARRC 2026 Mandalika Hari Ini, Minggu 9 Agustus 2026
SOROT
-
Liputan6 20 Agustus 2026 01:30Kapal Rumah Sakit TNI AD Berlayar ke NTT Bantu Korban Gempa
-
Liputan6 20 Agustus 2026 01:04Gempa M5,7 Guncang NTT, Warga Labuan Bajo Berhamburan
-
Liputan6 20 Agustus 2026 00:37Gempa Magnitudo 5,7 Kembali Guncang NTT
-
Liputan6 20 Agustus 2026 00:16Prakiraan Cuaca BMKG hingga 21 Agustus, Jakarta Berpotensi Hujan
-
Liputan6 19 Agustus 2026 23:02Identitas 9 Warga Papua yang Disandera KKB, Ada Ibu Hamil dan Anak-Anak
-
Liputan6 19 Agustus 2026 22:46Kisah Ibu Pemberani Cegah Anak Disandera KKB, Berakhir Dibuang ke Jurang
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9328299/original/020812900_1787163998-WhatsApp_Image_2026-08-19_at_11.04.24_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9327404/original/034015600_1787108386-ntt4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9327405/original/051904200_1787108386-ntt7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9328296/original/070514400_1787159940-potensi_hujan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9328287/original/035768200_1787155635-Jozanda-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3342995/original/082423000_1610015693-IMG-20210106-WA0020.jpg)
