
Bola.net - Pembalap Suzuki Ecstar sekaligus juara dunia MotoGP 2020, Joan Mir, merasa sangat lega bisa kembali naik podium. Finis kedua dalam Seri Algarve di Portimao, Portugal, Minggu (7/11/2021), Mir pun meraih podiumnya yang keenam musim ini, sekaligus yang perdana sejak finis ketiga dalam Seri Aragon.
Start ketiga, Mir melorot ke posisi keempat di Tikungan 1. Namun, ia langsung menyalip Jorge Martin dan Jack Miller. Ia coba menekan Pecco Bagnaia, namun rider Ducati itu terlalu tangguh untuk dikejar. Alhasil, Mir harus legawa finis kedua dan belum meraih kemenangan lagi sejak Seri Eropa 2020.
Meski begitu, Mir ternyata puas atas hasil ini, terutama usai menjalani pekan balap yang solid. Ia memang langsung tampil kuat sejak FP1, dan bahkan mampu melaju cepat di kualifikasi. Padahal, selama ini Suzuki dikenal sangat tertinggal pada lap tunggal hingga posisi start para ridernya selalu buruk.
Sempat Tunggu Pecco Bagnaia Bikin Blunder

"Saya puas atas podium ini. Bukan karena hasilnya, tapi lebih ke soal jalannya pekan balap yang kami lalui. Sulit dipercaya. Saya nyaman sejak momen pertama, dan saya bisa tampil kompetitif sejak FP1. Setelahnya, saya sangat nyaman di atas motor dan pondasinya baik, semuanya jadi mudah," ujar Mir dalam sesi jumpa pers usai balap.
"Pekan balap macam inilah yang saya butuhkan. Dengan cuaca normal, saya mampu menjalani banyak lap. Hari ini, Pecco lebih baik dan bisa berkendara dengan efektif, karena dengan ritme itu, saya melakukan lebih banyak kesalahan. Saya menunggu ia melakukan kesalahan, tapi tak pernah terjadi," lanjutnya.
Mir pun menyebut kunci utama performa apiknya sepanjang pekan balap ini adalah rear right height device terbaru. Suzuki sempat menyediakan versi pertamanya pada pertengahan musim ini, namun menyediakan versi kedua di Algarve. Mir menyatakan perangkat tersebut memberikan perbedaan besar di akselerasi.
Masih Bisa Dikembangkan Lebih Jauh
2nd place for @JoanMirOfficial! 👏
— MotoGP™🏁 (@MotoGP) November 7, 2021
The 2020 World Champion has had a fine weekend in Portimao! 💪#AlgarveGP 🏁 pic.twitter.com/bJobQ07mDc
"Saya pakai perangkat itu. Saya rasa semua orang sudah pakai, dan ini memperbaiki akselerasi. Ini salah satu hal yang sudah kami tingkatkan demi tampil baik akhir pekan ini. Ini salah satu poin kunci, karena saya tahu, dengan perangkat ini saya dapat akselerasi yang lebih baik karena wheelie-nya berkurang," tuturnya.
Meski begitu, Mir yakin perangkat ini masih punya ruang untuk dikembangkan lebih jauh, apalagi rear ride height device pabrikan lain sudah lebih efektif. "Dengan perangkat ini, kami harus bisa lebih baik lagi. Itu sudah jelas, karena ini baru prototipe kedua. Tahun depan, kami harus melakukan sesuatu lebih baik," tutupnya.
Dengan hasil ini, Mir juga telah resmi mengunci peringkat ketiga di klasemen pembalap. Ia mengoleksi 195 poin, tertinggal 32 poin dari Bagnaia, dan unggul 30 poin atas Jack Miller. Seri penutup MotoGP 2021 akan digelar di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Spanyol, pada 12-14 November.
Sumber: MotoGP
Baca Juga:
- Fakta-Fakta Unik Pedro Acosta: Tinggalkan Sekolah, Kini Jadi Juara Dunia Moto3
- Pecco Bagnaia: Akhir Pekan Sempurna, Menangi Algarve Tanpa Beban Juara
- Klasemen Sementara Formula 1 2021 Usai Seri Meksiko
- Hasil Balap Formula 1 GP Meksiko: Max Verstappen Bekuk Lewis Hamilton
- Klasemen Sementara Moto2 2021 Usai Seri Algarve di Portimao
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 6 Maret 2026 21:00Tempat Menonton Wolves vs Liverpool: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 7 Maret 2026 05:04 -
Bundesliga 7 Maret 2026 04:57 -
Liga Eropa Lain 7 Maret 2026 04:50 -
Liga Italia 7 Maret 2026 04:47 -
Liga Inggris 7 Maret 2026 04:44 -
Liga Italia 7 Maret 2026 04:39
MOST VIEWED
- Jorge Martin Takjub Lihat Dominasi Marco Bezzecchi di MotoGP Thailand 2026: Level Performanya Berbeda!
- Jadi Murid Valentino Rossi Tak Halangi Pecco Bagnaia Akur dengan Marc Marquez, Justru Sering Dapat Nasihat
- Serunya Kunjungan Luca Marini dan Joan Mir ke Bali, Belajar Budaya Lokal Bareng Honda
- Formula 1 dan WEC Utamakan Keselamatan Terkait Konflik Timur Tengah, Bagaimana dengan MotoGP?
HIGHLIGHT
- 6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, ...
- 5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemi...
- 10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Men...
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: S...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523436/original/088155600_1772816651-1001064690.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523431/original/011866200_1772816106-260254.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5211473/original/020366100_1746581539-hansi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5519603/original/021723700_1772587901-AP26062748359237.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5343404/original/006730000_1757415749-14689.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523402/original/083790500_1772811975-IMG_2172.jpeg)

