
Bola.net - Tujuh kali juara dunia, Lewis Hamilton, mengambil keputusan sensasional dengan meninggalkan Mercedes AMG Petronas pada akhir musim 2024 demi membela Scuderia Ferrari di Formula 1 2025. Hal ini diumumkan oleh kedua tim pada Jumat (2/2/2024) dini hari WIB.
Hamilton yang menjalani debut F1 pada 2007 bersama McLaren Mercedes, meraih gelar dunia pertamanya pada 2008, sebelum pindah ke Mercedes AMG Petronas sebagai pengganti Michael Schumacher pada 2013. Bersama skuad 'Silver Arrows', Hamilton meraup enam gelar dunia tambahan.
Meski begitu, Hamilton mengalami puasa gelar selama tiga tahun terakhir, usai kalah beruntun dari penggawa Oracle Red Bull Racing, Max Verstappen. Tak hanya itu, ia juga mengalami puasa kemenangan sepanjang musim 2022 dan 2023. Hal inilah yang diduga menjadi pemicu hengkangnya Hamilton.
Kontrak Multi-Tahunan, Setim dengan Charles Leclerc

Keputusan Hamilton ini tentu cukup mencengangkan, terutama mengingat ia menandatangani perpanjangan kontrak baru bersama Mercedes untuk musim 2024 dan 2025 pada Agustus 2023 lalu. Nyatanya, Hamilton justru mengubah keputusannya dalam kurun waktu lima bulan.
Hamilton memilih bertahan di Mercedes sampai akhir 2024 dan pindah ke Ferrari pada 2025 dengan kontrak multi-tahunan. Pembalap Inggris berusia 39 tahun ini akan mengambil alih kursi Carlos Sainz jr. Ia akan bertandem dengan Charles Leclerc, yang pekan lalu juga telah diumumkan bertahan di Ferrari dengan kontrak multi-tahunan.
"Scuderia Ferrari dengan bangga mengumumkan bahwa Lewis Hamilton akan bergabung dengan tim kami pada 2025 dengan kontrak multi-tahunan," tulis Scuderia Ferrari secara singkat dan padat lewat media sosial, mengonfirmasi gosip kedatangan Hamilton yang memanas sepanjang hari Kamis (1/2/2024).
Statistik Prestasi Lewis Hamilton di Formula 1
2007 Vodafone McLaren Mercedes: Runner up (12 podium, 4 kemenangan)
2008 Vodafone McLaren Mercedes: Juara (10 podium, 5 kemenangan)
2009 Vodafone McLaren Mercedes: Peringkat 5 (5 podium, 2 kemenangan)
2010 Vodafone McLaren Mercedes: Peringkat 4 (9 podium, 3 kemenangan)
2011 Vodafone McLaren Mercedes: Peringkat 5 (6 podium, 3 kemenangan)
2012 Vodafone McLaren Mercedes: Peringkat 4 (7 podium, 4 kemenangan)
2013 Mercedes AMG Petronas: Peringkat 4 (5 podium, 1 kemenangan)
2014 Mercedes AMG Petronas: Juara (16 podium, 11 kemenangan)
2015 Mercedes AMG Petronas: Juara (17 podium, 10 kemenangan)
2016 Mercedes AMG Petronas: Runner up (17 podium, 10 kemenangan)
2017 Mercedes AMG Petronas: Juara (13 podium, 9 kemenangan)
2018 Mercedes AMG Petronas: Juara (17 podium, 11 kemenangan)
2019 Mercedes AMG Petronas: Juara (17 podium, 11 kemenangan)
2020 Mercedes AMG Petronas: Juara (14 podium, 11 kemenangan)
2021 Mercedes AMG Petronas: Runner up (17 podium, 8 kemenangan)
2022 Mercedes AMG Petronas: Peringkat 6 (9 podium, 0 kemenangan)
2023 Mercedes AMG Petronas: Peringkat 3 (6 podium, 0 kemenangan)
Baca juga:
- Hasil Hari Pertama Tes Shakedown MotoGP Sepang 2024: Dani Pedrosa Ungguli Sang Rookie
- Daftar Pembalap Formula 1 2024: Charles Leclerc-Lando Norris Dapat Kontrak Baru, Bagaimana Lewis Hamilton?
- Franco Morbidelli Boleh Pulang dari Rumah Sakit, Akankah Ikut Tes MotoGP Sepang?
- Aksi Keren Valentino Rossi dalam Tes WorldSBK-MotoGP Portimao, Pakai Motor Hadiah dari Yamaha
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Champions 21 Januari 2026 12:17Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
-
Liga Champions 21 Januari 2026 11:36 -
Liga Inggris 21 Januari 2026 11:28Mikel Arteta Benarkan Wonderkid Arsenal Ini Segera Cabut dari Emirates Stadium
-
Liga Spanyol 21 Januari 2026 11:07Ingin Cetak Sejarah Baru, Vinicius Junior Pastikan akan Bertahan di Real Madrid!
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 21 Januari 2026 12:17 -
Liga Champions 21 Januari 2026 12:17 -
Lain Lain 21 Januari 2026 11:58 -
Liga Champions 21 Januari 2026 11:44 -
Tim Nasional 21 Januari 2026 11:40 -
Liga Champions 21 Januari 2026 11:36
MOST VIEWED
- Dijagokan Juarai MotoGP 2026, Marco Bezzecchi Merendah Karena Merasa Masih Harus Berbenah
- Toprak Razgatlioglu Sebut Target Podium di MotoGP 2026 Tidak Realistis, Pilih Tunggu 2027
- Pedro Acosta Masih Jaga Kans Gabung Skuad Valentino Rossi di MotoGP 2027, Tapi Utamakan Tim Pabrikan
- Jorge Martin Kembali Bidik Kemenangan dan Gelar Dunia di MotoGP 2026: Inilah Alasan Saya Digaet Aprilia!
HIGHLIGHT
- 8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih...
- 8 Pemain Strasbourg yang Wajib Dipertimbangkan Che...
- Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir ...
- 4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelat...
- 4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5479236/original/068802400_1768971895-WhatsApp_Image_2026-01-21_at_11.50.44.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/thumbnails/5479211/original/030628600_1768971055-inggris-dukung-rencana-prabowo-membangun-1-a52a3a.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5479210/original/048749100_1768970947-135047.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3276071/original/013936200_1603437779-word-stop-with-child-s-hand-dark-wall.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5448851/original/042624000_1766041640-Marc-Andre_ter_Stegen.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4081368/original/035536900_1657165361-Gaya_David_Beckham_saat_Nonton_Tenis_Wimbledon_2022-AP-1.jpg)

