
Bola.net - - Pembalap Ducati Corse, Jorge Lorenzo melempar pujian kepada sang tandem, Andrea Dovizioso dan rider Repsol Honda, Marc Marquez yang bertarung sengit sepanjang balapan MotoGP Austria yang digelar di Sirkuit Red Bull Ring akhir pekan lalu. Dovizioso pun sukses keluar sebagai pemenang.
Lorenzo sendiri sempat mencuri perhatian dalam balapan ini. Usai mengalami jatuh bangun di seri-seri sebelumnya, Por Fuera memimpin selama 11 lap pertama. Sayang, masalah ban menderanya di pertengahan balap hingga harus mengubah mapping setup motor. Ia pun harus puas finis keempat.
"Dovi bekerja dengan sangat baik. Ia sangat cepat dan layak meraih kemenangan. Kemenangan ini hasil hebat bagi Dovi, tapi memang benar ia punya pengalaman lebih banyak di atas Desmosedici dibanding saya, terutama saat-saat di mana Anda harus mengatur performa ban saat balapan," ujarnya kepada GPOne.
Andrea Dovizioso, Marc Marquez dan Jorge Lorenzo. (c) AFP
Di lain sisi, Lorenzo juga angkat topi kepada Marquez, yang ogah main aman meski tengah memimpin klasemen pembalap. Dalam balapan ini, Marquez bersikeras ingin mengalahkan Dovizioso, sampai akhirnya kedua rider ini nyaris bersinggungan di tikungan terakhir.
"Marc satu-satunya rider yang selalu maksimal dan ia kembali menunjukkannya pada lap terakhir bersama Dovi. Ia memang tak berhasil, tapi Marc memang ingin selalu memenangkan setiap balapan. Inilah yang membedakannya dengan rider lain, yang lebih perhitungan dan main aman," pungkas Lorenzo.
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 20 Januari 2026 13:11Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
LATEST UPDATE
-
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026 16:42 -
Liga Champions 21 Januari 2026 16:38 -
Liga Champions 21 Januari 2026 16:31 -
Liga Champions 21 Januari 2026 16:09 -
Liga Champions 21 Januari 2026 15:56 -
Liga Champions 21 Januari 2026 15:08
MOST VIEWED
- Dijagokan Juarai MotoGP 2026, Marco Bezzecchi Merendah Karena Merasa Masih Harus Berbenah
- Toprak Razgatlioglu Sebut Target Podium di MotoGP 2026 Tidak Realistis, Pilih Tunggu 2027
- Pedro Acosta Masih Jaga Kans Gabung Skuad Valentino Rossi di MotoGP 2027, Tapi Utamakan Tim Pabrikan
- Jorge Martin Kembali Bidik Kemenangan dan Gelar Dunia di MotoGP 2026: Inilah Alasan Saya Digaet Aprilia!
HIGHLIGHT
- 8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih...
- 8 Pemain Strasbourg yang Wajib Dipertimbangkan Che...
- Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir ...
- 4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelat...
- 4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478844/original/040720200_1768943914-BodoGlimt_vs_Man_City_lagi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5479692/original/057742100_1768986387-Juru_Bicara_KPK_Budi_Prasetyo.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5479735/original/039501900_1768987850-Kades_di_Sragen_mandi_lumpur.webp)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478841/original/029387100_1768943182-AP26020727701192.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5080102/original/008701700_1736158590-20250106-Dapur_MBG-MER_2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478858/original/039728300_1768953282-vinicius-junior-alvaro-arbeloa-real-madrid.jpg)

