
Bola.net - Luca Marini yakin membantu Honda bangkit dari keterpurukan di MotoGP 2024 takkan mudah. Namun, ia merasa terhormat membela Repsol Honda, yakni tim paling prestisius dalam sejarah Grand Prix. Menurutnya, membela skuad ini bagai pesepak bola yang membela Real Madrid atau Barcelona.
Secara total, tim pabrikan Honda telah meraih 19 gelar dunia pembalap di kelas GP500/MotoGP, tetapi 15 di antaranya diraih ketika skuad ini bernama Repsol Honda sejak 1995. Tak hanya itu, mereka juga terhitung 10 kali menjadi juara dunia tim, yakni sejak gelar dunia tim diadakan pada MotoGP 2002.
Marini juga mengikuti jejak sang kakak, Valentino Rossi, yang berseragam Repsol Honda pada 2002 dan 2003 serta menyapu dua gelar. Sayang, Honda terpuruk selama empat musim belakangan, dan Marini disebut datang pada waktu yang tak tepat. Namun, ia yakin mereka bisa kembali ke puncak.
Tim Ideal Karena Tim Impian

"Saya rasa saya rider yang tepat untuk Honda saat ini, dan saya rasa bagi saya Honda adalah tim yang ideal, karena ini adalah impian saya. Ini seperti bermain untuk Real Madrid atau Barcelona. Spektakuler," ujar Marini dalam siniar Por Orejas yang dikutip Motorsport Italia pada Kamis (18/1/2024).
Marini, yang sebelumnya membela Ducati lewat Mooney VR46 Racing Team, kini membela Repsol Honda dengan kontrak dua musim sebagai pengganti enam kali juara dunia MotoGP, Marc Marquez. Marini mengakui dirinya memikul beban besar, tetapi ia tetap optimistis bisa bekerja dengan baik bersama Honda.
"Sudah jelas saat ini paket teknis Honda bukan yang terbaik, tetapi dengan pengalaman yang saya punya di MotoGP bersama Ducati dan segala hal yang bisa saya berikan kepada Honda, dalam waktu dekat kami bisa bertarung ke puncak lagi, demi podium," ungkap pembalap berusia 26 tahun ini.
Honda Harus Sabar, Tak Boleh Buru-Buru

Meski begitu, Marini tidak mau terlalu muluk soal targetnya bersama Repsol Honda di MotoGP 2024. Ia yakin performa mentereng tak bisa didapat secara instan. Yang terpenting adalah mereka bekerja secara telaten dan tidak gegabah dalam mengembangkan RC213V teranyar.
"Saya rasa saat ini kami hanya bisa memperbaiki diri. Kami harus sabar dan memberi diri sendiri waktu, tak boleh buru-buru. MotoGP ajang yang rumit dengan banyak rivalitas. Tak hanya dari Ducati, tapi juga dari KTM Aprilia, dan Yamaha yang ngotot demi memperbaiki motor," tuturnya.
"Ini takkan mudah, tetapi kami harus bekerja lebih baik dari para rival kami. Saya yakin kami punya potensi dan punya orang-orang yang tepat untuk melakukannya," pungkas pembalap berjuluk 'Marinovich' ini, yang juga merupakan runner up Moto2 2020.
Sumber: Por Orejas Podcast, Motorsport Italia
Baca juga:
- Ducati: Yamaha dan Honda Layak Dibantu Konsesi, Tapi Aprilia dan KTM Tidak!
- Fans Marquez Bros Merapat! Jadwal Siaran Langsung Peluncuran Gresini Racing MotoGP 2024
- Foto: Corak Mobil Baru McLaren F1 Team Jelang Formula 1 2024, 'Papaya' Banget!
- Foto: Corak Motor 2 Skuad BMW di WorldSBK 2024, Siap Juara Bareng Toprak Razgatlioglu!
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Spanyol 21 Juli 2026 20:00Michael Olise Masih Aman di Bayern Munchen, Real Madrid Mundur
-
Liga Inggris 21 Juli 2026 19:00Marcus Rashford Ikut Tur Pramusim Manchester United di Irlandia
-
Liga Inggris 21 Juli 2026 18:183 Cara Xabi Alonso Memaksimalkan Morgan Rogers di Chelsea
-
Otomotif 21 Juli 2026 18:02David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 21 Juli 2026 22:29FIFA Hapus Kartu Merah Leandro Paredes di Final Piala Dunia 2026
BERITA LAINNYA
-
otomotif 21 Juli 2026 18:02David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
SOROT
-
Liputan6 21 Juli 2026 22:44Kronologi Kebakaran Gedung Djakarta Theater
-
Liputan6 21 Juli 2026 22:17Ledakan Rumah Mewah di Medan: Korban Terakhir Ditemukan
-
Liputan6 21 Juli 2026 21:14Megawati: Kudatuli Simbol Ketidakadilan
-
Liputan6 21 Juli 2026 20:47Fakta Baru Mayat Pria Mengapung di Bakauheni
-
Liputan6 21 Juli 2026 20:35Prabowo Tunjuk 5 Pejabat Baru BGN, Ketut Sumedana Jadi Deputi Pengawasan
MOST VIEWED
Yamaha Racing Indonesia Kuasai Latihan Perdana R3 BLU CRU Asia Pacific 2026: Abid Tercepat, Ditempel Sabian
Aktor Thailand Ing Asavanund Ramaikan Persaingan di Yamaha Sunder Race 2026, Turun pada Kelas R3 BLU CRU Asia-Pacific
Reynaldi Junior Wakili Indonesia di Podium Hari Pertama R3 Blu Cru Asia Pasific 2026
Bukan Juara, tetapi Paling Diburu! Ing Asavanund Jadi Magnet Yamaha Sunday Race 2026 di Mandalika
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303578/original/029822600_1784648668-WhatsApp_Image_2026-07-21_at_22.22.05.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303568/original/084225500_1784647002-87853a60-7024-430f-967d-d897bb478cea.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303561/original/020896900_1784645389-IMG_5803.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303525/original/018798800_1784639971-IMG_9409.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303541/original/046071900_1784641635-1001484373.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303539/original/039229800_1784640967-IMG_3166.jpeg)

