
Bola.net - Marc Marquez memahami Ducati Lenovo Team tak berusaha menentukan siapa pembalap nomor satu dan nomor dua di skuad mereka pada MotoGP 2025. Namun, menurutnya, Pecco Bagnaia akan menjadi penentu status ini, karena rider Italia itu merupakan tulang punggung Ducati sejak 2021.
Marquez dan Bagnaia menjadi duet yang sangat disorot pada 2025, karena sama-sama merupakan juara dunia MotoGP. Keduanya juga mengawinkan total 11 gelar dunia. Selain itu, rivalitas mereka diperkirakan bakal kian sengit karena Bagnaia merupakan murid Valentino Rossi, musuh bebuyutan Marquez.
Dalam jumpa pers Esterella Galicia 0,0 di Spanyol pada Selasa (26/11/2024), Marquez mengaku kehadirannya di Ducati Lenovo Team cukup unik. Pasalnya, ini pertama kalinya ia takkan punya status rider nomor satu di tim yang ia bela. Pasalnya, Bagnaia jauh lebih unggul dalam empat musim terakhir.
Pecco Bagnaia Lebih Diunggulkan
Marquez juga tak muluk ingin merebut status rider nomor satu di Ducati Lenovo Team, apalagi jika mengingat Bagnaia berjasa menyabet gelar dunia untuk Ducati usai paceklik gelar selam 15 tahun. Selain itu, Bagnaia juga menjadi runner up pada 2024, sementara Marquez mengakhiri musim di peringkat ketiga.
"Saya ada di situasi yang tak pernah saya hadapi sebelumnya. Meski tak ada pembalap nomor satu dan nomor dua di garasi kami, logikanya akan ada status tersebut. Orang yang menentukannya adalah Pecco. Kenapa? Karena Pecco orang yang memberikan dua gelar kepada Ducati, orang yang meraih 11 kemenangan musim ini," ujarnya seperti yang dikutip Crash.net.
Sebut Pecco Bagnaia sebagai Referensi
Marquez juga mengaku tidak akan muluk ingin langsung tampil kompetitif pada seri-seri perdana musim depan. Ia menyatakan bahwa dirinya masih harus beradaptasi dengan cara kerja kru barunya, begitu juga motor Desmosedici GP25, demi bisa mendekati performa Bagnaia.
"Logisnya, dialah yang diunggulkan pada masa pramusim dan seri-seri pertama. Saya sendiri akan coba bekerja agar lebih mendekati performanya, karena ia adalah referensi, rider yang membuat Ducati menjadi juara lagi, dan melaju sangat cepat. Jika ingin jadi juara dunia, Anda harus mendapatkannya di trek. Saya pun punya senjata terbaik untuk memperebutkan gelar dunia," tutupnya.
Sumber: Crashnet
Baca Juga:
- Ducati Disarankan Hati-Hati Naungi Marc Marquez, Jangan Sampai Bikin Pecco Bagnaia 'Cemburu'
- 'Marc Marquez Wajib Diwaspadai di MotoGP 2025, Tapi Dia Takkan Dominan Seperti Dulu'
- Siapa Pembalap yang dapat Jatah Motor Baru dan Lama di MotoGP 2025?
- Pindah ke KTM, Maverick Vinales Bisa Jadi Rider MotoGP Pertama yang Menang Bareng 4 Motor Berbeda
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Spanyol 21 Juli 2026 20:00Michael Olise Masih Aman di Bayern Munchen, Real Madrid Mundur
-
Liga Inggris 21 Juli 2026 19:00Marcus Rashford Ikut Tur Pramusim Manchester United di Irlandia
-
Liga Inggris 21 Juli 2026 18:183 Cara Xabi Alonso Memaksimalkan Morgan Rogers di Chelsea
-
Otomotif 21 Juli 2026 18:02David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 21 Juli 2026 21:21Pemain PSG di Piala Dunia 2026: Fabian Ruiz Juara, Dembele Bersinar
-
Bola Indonesia 21 Juli 2026 21:07Marcos Santos Bangun Identitas Baru untuk Arema FC Musim 2026/2027
-
Bola Indonesia 21 Juli 2026 20:59Menanti Daya Ledak Kembalinya Iwan Budianto Tangani Arema FC
BERITA LAINNYA
-
otomotif 21 Juli 2026 18:02David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
SOROT
-
Liputan6 21 Juli 2026 21:14Megawati: Kudatuli Simbol Ketidakadilan
-
Liputan6 21 Juli 2026 20:47Fakta Baru Mayat Pria Mengapung di Bakauheni
-
Liputan6 21 Juli 2026 20:35Prabowo Tunjuk 5 Pejabat Baru BGN, Ketut Sumedana Jadi Deputi Pengawasan
-
Liputan6 21 Juli 2026 20:22Satgas PRR Minta Pemda Gerak Cepat Siapkan Lahan Hunian Tetap
-
Liputan6 21 Juli 2026 20:15Kemendagri Ungkap Kunci Percepatan Eliminasi TBC
-
Liputan6 21 Juli 2026 20:06Staf Pemkot Parepare Minta Maaf Usai Insiden Flare Nobar Piala Dunia
MOST VIEWED
Yamaha Racing Indonesia Kuasai Latihan Perdana R3 BLU CRU Asia Pacific 2026: Abid Tercepat, Ditempel Sabian
Aktor Thailand Ing Asavanund Ramaikan Persaingan di Yamaha Sunder Race 2026, Turun pada Kelas R3 BLU CRU Asia-Pacific
Reynaldi Junior Wakili Indonesia di Podium Hari Pertama R3 Blu Cru Asia Pasific 2026
Bukan Juara, tetapi Paling Diburu! Ing Asavanund Jadi Magnet Yamaha Sunday Race 2026 di Mandalika
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303525/original/018798800_1784639971-IMG_9409.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303541/original/046071900_1784641635-1001484373.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303539/original/039229800_1784640967-IMG_3166.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303527/original/059828600_1784640130-WhatsApp_Image_2026-07-21_at_19.53.39.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303520/original/002158000_1784639756-WhatsApp_Image_2026-07-21_at_19.53.37.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303503/original/008658600_1784639183-897503.jpg)

