
Bola.net - Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, akhirnya menanggapi tuduhan frontal rider WorldSSP, Michel Fabrizio, yang menyebutnya memberikan pengaruh negatif kepada rider muda lewat gaya balapnya yang agresif. Dalam jumpa pers MotoGP Austin, Kamis (30/9/2021), Marquez pun menyebut komentar Fabrizio hanya membuatnya buang-buang waktu.
Fabrizio, yang juga merupakan eks pembalap WorldSBK, melempar tuduhan ini lewat Instagram usai pembalap WorldSSP300 yang juga sepupu Maverick Vinales, Dean Berta Vinales, meninggal dunia dalam usia 15 tahun usai terlibat dalam kecelakaan dengan beberapa rider muda lain di Jerez, Spanyol, Sabtu (25/9/2021).
Dalam unggahannya, Fabrizio menyatakan mundur dari balap motor sebagai aksi protes karena ajang-ajang junior seperti Moto3, WorldSSP300, dan Talent Cup terlalu berbahaya, terbukti dari tiga rider muda yang nyawanya terenggut dalam empat bulan terakhir. Menurutnya, rider-rider muda terlalu agresif karena meniru Marquez.
Dukungan untuk Maverick Vinales

"Valentino Rossi beberapa tahun lalu, saat Marquez masuk ke MotoGP, dikritik usai mengeluh soal manuver Marquez yang tak tepat. Padahal kita harusnya sepakat dengannya. Marc jadi referensi: para rider muda ingin meniru kelakuannya, menyalip pada limitnya, melaju kelewat miring pada rivalnya, mengambil risiko di tiap incinya," tulis Fabrizio.
Komentar Fabrizio ini menuai pro-kontra. Beberapa pihak sepakat, tapi juga tak sedikit yang mengecamnya karena berkomentar di luar konteks. Marquez sendiri sudah membaca komentar Fabrizio, dan mengaku heran mengapa seorang pembalap seperti dia tega melontarkan komentar negatif saat dunia balap motor sedang berduka.
"Pertama, saya ingin memberikan dukungan saya kepada Maverick dan Keluarga Vinales, karena saya mengenal mereka. Ini adalah musim yang berat dan sedih bagi dunia balap," ungkap sang delapan kali juara dunia, yang sudah menjadi rival Maverick Vinales sejak anak-anak.
Ingin Ada Perubahan

"Saat dengar dan baca komentar dari 'orang itu', saya tak bisa memahami bagaimana bisa seorang pembalap seperti dia bisa mengatakan hal macam itu dalam musim yang sedih dan berat bagi dunia balap. Jadi, saya tak mau menghabiskan waktu saya untuk komentar itu, karena saya ogah peduli," ujar Marquez.
Di lain sisi, seperti para rivalnya di MotoGP, Marquez sepakat bahwa harus ada perombakan besar pada regulasi demi memperbaiki tingkat keselamatan. Seperti yang diketahui, Dean Berta adalah rider remaja ketiga yang meninggal dunia tahun ini, setelah Jason Dupasquier dan Hugo Millan.
"Hal terbaik adalah mencoba memahami, melakukan analisa dengan baik, demi memperbaiki tingkat keselamatan. Risiko memang selalu ada dalam balap motor, namun kami harus paham cara mengurangi risiko ini," pungkas Marquez.
Sumber: Instagram/MichelFabrizio84, MotoGP
Baca Juga:
- Jack Miller: Ngeri, Tak Seharusnya Banyak Rider Muda Meninggal Dunia
- Ikuti MotoGP: Qatar Masuk Kalender Formula 1 2021, Sepakati Kontrak 2023-2032
- Aprilia: Maverick Vinales Pilih Absen Saat Sudah Tiba di Houston
- Teritori Marquez-Honda: Inilah Fakta-Fakta Unik Jelang MotoGP Austin
- Alberto Surra Resmi Jadi Anggota Baru VR46 Riders Academy
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 21 Juli 2026 18:02David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
LATEST UPDATE
-
Asia 23 Juli 2026 08:46Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
-
Piala Dunia 23 Juli 2026 07:27Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
-
Liga Inggris 23 Juli 2026 06:07Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
BERITA LAINNYA
-
otomotif 21 Juli 2026 18:02David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
SOROT
-
Liputan6 23 Juli 2026 08:38Kejagung Terbitkan Sprindik TPPU, Usut Emas 74 Kg di Rumah Febrie
-
Liputan6 23 Juli 2026 08:20Penampakan Artefak Indonesia yang Dibawa Direktur FBI saat Temui Prabowo
-
Liputan6 23 Juli 2026 08:15Direktur FBI Temui Prabowo, Bawa Artefak Indonesia yang Diselundupkan
-
Liputan6 23 Juli 2026 08:05Presiden Prabowo Hadiri Puncak Harlah PKB Malam Ini
-
Liputan6 23 Juli 2026 08:00Deretan Kasus Kekerasan dalam Pacaran: Disekap Hingga Disiksa
-
Liputan6 23 Juli 2026 07:27Bandung Siaga Kejahatan Jalanan, Ratusan Polisi Patroli hingga Pagi
MOST VIEWED
Bukan Juara, tetapi Paling Diburu! Ing Asavanund Jadi Magnet Yamaha Sunday Race 2026 di Mandalika
MAXI Race Jadi Daya Tarik Baru Yamaha Sunday Race 2026 di Mandalika: Ketika Skutik Premium Ikut Balapan
David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
Jadwal Yamaha Sunday Race Hari Kedua, Minggu 19 Juli 2026
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292890/original/041047500_1783663722-jam5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304769/original/024518000_1784770063-IMG-20260723-WA0001.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304768/original/016406100_1784770063-IMG-20260723-WA0009.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302187/original/020726000_1784536360-Screenshot_2026-07-20_at_15.30.41.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/527394/original/aniaya-ilustrasi-131207b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304762/original/064173500_1784766584-IMG_8715.jpeg)
