
Bola.net - - Usai menduduki peringkat ketiga di Moto3 tahun lalu, Marco Bezzecchi akan menghadapi tantangan baru, yakni turun di Moto3 bersama Red Bull KTM Tech 3. Rider asal Italia ini pun mengaku sama sekali tak mengira bakal menjalani masa-masa menyenangkan sekaligus menegangkan hanya dalam dua tahun berpartisipasi di arena Grand Prix.
Bezzecchi yang merupakan anak didik Valentino Rossi di VR46 Riders Academy, menjalani debut Moto3 semusim penuh pada 2017. Membela CIP di atas motor Mahindra, ia hanya duduk di peringkat ke-23. Tahun lalu, ia pindah ke Redox Prustel GP untuk mengendarai KTM, dan prestasinya langsung melonjak tajam.
Bersama Jorge Martin, Bezzecchi memperebutkan gelar dengan sembilan podium dan tiga kemenangan. Keduanya bergantian memimpin klasemen pebalap, dan ketika berpeluang mengamankan peringkat runner up di Valencia, ia justru dua kali terjatuh dan finis ke-20. Hasil ini membuatnya harus merelakan status runner up jatuh ke tangan Fabio di Giannantonio.
"Sungguh impresif jika melihat diri saya pada 2017. Tak ada orang yang mau bertaruh sepeser euro pun untuk saya! Saya bisa katakan kami telah bekerja dengan sangat baik, dan saya senang bisa membayar dukungan yang diberikan orang-orang terdekat saya, terutama ayah saya," ujar Bezzecchi kepada Motosprint.
Berusaha Tetap Membumi

Dinilai sukses mengharumkan nama Italia, rider berusia 20 tahun ini pun mendapat banyak pujian dari berbagai pihak. Meski begitu, Bezzecchi mengaku tak ingin kelewat terlena dan memilih berusaha tetap rendah hati.
"Anda bisa terlena dengan mudah jika mendapat banyak perhatian seperti saya tahun lalu. Kini semua orang mewawancarai saya, bahkan walikota (Rimini) mengadakan pesta untuk saya. Tapi jika Anda menjalani dua balapan buruk, Anda langsung banjir kritik tajam. Saya memang pebalap profesional, tapi semua saya mulai dari nol," ungkapnya.
Waktu yang Tepat untuk Naik Kelas
Sikap rendah hati pun dibawa Bezzecchi ke Moto2. Ia yakin sikap ini bakal memengaruhi mentalitasnya dalam menjalani musim debut di kelas intermediate, terutama usai duduk di posisi 25 dalam daftar kombinasi catatan waktu uji coba pascamusim Jerez, Spanyol, November lalu. Kini ia pun memilih fokus pada tahap adaptasi.
"Usai semusim penuh berada di depan, sungguh aneh melihat nama saya ada di posisi bawah daftar catatan waktu. Tapi Triumph mesin yang hebat, terutama soal akselerasi. Bannya sangat berbeda dengan Moto3, terutama usianya, jadi Anda punya banyak waktu untuk mencari catatan yang baik. Motor ini lebih besar dan sensitif pada pergerakan tubuh," tuturnya.
Rider yang akrab disapa Bez ini pun yakin, meski ia gagal merebut gelar Moto3, 2019 adalah waktu yang tepat untuk naik kelas. "Saya rasa ini waktu yang tepat untuk naik ke Moto2, meski saya punya kesempatan bertahan di Moto3. Mesin Triumph dan elektronik baru membuat semua orang memulai nyaris dari nol, dan ketertinggalan para debutan jelas bakal lebih kecil," tutupnya.
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 28 Oktober 2026 16:19Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
-
Otomotif 27 Oktober 2026 20:40Jorge Martin Nekat Coba Balapan di MotoGP Malaysia 2026
-
Otomotif 24 Oktober 2026 11:32Hasil Sprint Race MotoGP Australia 2026: Marc Marquez Menang, Jorge Martin Crash!
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 28 Oktober 2026 23:00Link Streaming Liverpool vs Chelsea 29 Oktober 2026
-
Lain Lain 28 Oktober 2026 22:30KapanLagi Korea Hadirkan Pengalaman Belajar Hangeul yang Seru Bersama Kkuljaem
-
Liga Spanyol 28 Oktober 2026 22:28Perang Dingin Real Madrid dengan Wasit La Liga Terus Berlanjut
-
Liga Inggris 28 Oktober 2026 22:19Newcastle Siap Beri Diskon Jika MU Mau Pekerjakan Eddie Howe
BERITA LAINNYA
-
otomotif 28 Oktober 2026 16:19Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
-
otomotif 27 Oktober 2026 20:40Jorge Martin Nekat Coba Balapan di MotoGP Malaysia 2026
-
otomotif 24 Oktober 2026 11:32Hasil Sprint Race MotoGP Australia 2026: Marc Marquez Menang, Jorge Martin Crash!
SOROT
-
Liputan6 28 Oktober 2026 19:25Momen Menlu Singapura Temui Prabowo di Hambalang
-
Liputan6 28 Oktober 2026 18:31Mendagri Dorong Percepatan Pembentukan Satgas MBG di Daerah
-
Liputan6 28 Oktober 2026 17:09DPR Ajak Rawat Persatuan lewat Kerja Nyata di Hari Sumpah Pemuda
-
Liputan6 28 Oktober 2026 16:34Mendagri Terbitkan SE, Pemda Diperkuat Awasi Program MBG
-
Liputan6 28 Oktober 2026 16:03Kedubes Korsel Gelar Lomba Menulis untuk Mahasiswa, Hadiah Puluhan Juta Rupiah
-
Liputan6 28 Oktober 2026 13:41Pesan Mensesneg untuk Generasi Muda di Hari Sumpah Pemuda
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384902/original/065831300_1793190238-Screenshot_20261028_184744_YouTube.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384874/original/022200100_1793187052-568a86b5-36bf-4d30-8d84-6efe87dc9df2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384822/original/084645000_1793182193-514944ab-87ec-4840-a7dd-65d011621da7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384724/original/054388800_1793180074-dfb65872-4c61-4a2e-bc8c-7f949bc60ec9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5543346/original/069128200_1775022582-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7767979/original/011455400_1780578714-IMG_3908__1_.jpeg)
