
Marquez finis ketiga dalam balapan yang dimulai dalam kondisi basah itu. Dengan ban depan dan belakang lunak, ia tak bisa menyamai level performa Crutchlow dan Rossi, namun puas bisa memperlebar jarak poin di klasemen dari Jorge Lorenzo, yang gagal meraih poin dengan finis ke-17.
"Kami tak menjalankan strategi terbaik dan tak memilih ban terbaik pula, tapi tak apa. Ini benar-benar keputusan saya, karena saya pikir bakal flag-to-flag. Biasanya, lintasan ini cepat mengering, namun ternyata tetap basah, hingga saya harus mengatur performa ban," ujar Marquez kepada Crash.net.
"Saya mencoba mencari bagian lintasan yang masih basah, dan saat Cal dan Vale menyalip, saya melihat mereka pakai ban keras. Saya tak mau terganggu atas hal ini, jadi saya fokus mengendalikan Andrea Iannone dan Hector Barbera. Pada empat lap terakhir, saya pun menyerang demi podium," lanjutnya.
Meski sang tandem, Dani Pedrosa terus kesulitan di atas RC213V dan hanya finis ke-12, Marquez mengaku tetap merasa kuat baik dalam kondisi kering maupun basah, walaupun akselerasi Honda masih merupakan masalah terbesar di kondisi kering.
"Yang terpenting adalah saya merasa kuat di kondisi kering dan basah, jadi ini bagus untuk posisi di klasemen. Dalam kondisi kering, akselerasi jauh lebih penting, tapi ini titik lemah kami. Dalam kondisi basah, akselerasi kami terbatas di ban belakang, bukan mesin atau wheelie, dan kami tetap kompetitif," tutupnya. [initial]
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 7 Maret 2026 21:33 -
Bola Indonesia 7 Maret 2026 21:18 -
Liga Inggris 7 Maret 2026 21:12 -
Liga Inggris 7 Maret 2026 20:33 -
Liga Spanyol 7 Maret 2026 20:00 -
Liga Inggris 7 Maret 2026 20:00
MOST VIEWED
- Hasil FP1 Formula 1 GP Australia 2026: Charles Leclerc dan Lewis Hamilton Bikin Ferrari Berkuasa
- Hasil FP2 Formula 1 GP Australia 2026: Oscar Piastri Tercepat di Rumah Sendiri, Ungguli Kimi Antonelli
- Cedera Bahu Jadi Penghalang, Marc Marquez Minta Ducati Sabar Tunggu Kontrak MotoGP 2027
- MotoGP Akui Grand Prix Qatar 2026 Belum Pasti Digelar Akibat Konflik Timur Tengah
HIGHLIGHT
- 6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, ...
- 5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemi...
- 10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Men...
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: S...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524127/original/019643400_1772893551-000_A2CE73W.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524105/original/094063400_1772892527-___Spa_day____sebelum_terima_rapot_bulan_depan._____________-Cukup_anxious_dengan_immunotherapy_bulan_ini_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5251070/original/032715900_1749782838-ClipDown.App_505430092_18506754997022238_8252221408962488816_n.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5330141/original/020576100_1756355628-SaveClip.App_523939144_18514757959022238_4442021098973062784_n.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523457/original/072847500_1772837047-newsCover_2026_3_5_1772724922942-0n3cs.webp)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524098/original/016663700_1772890911-1001509836.jpg)
