
Bola.net - - Eks rider MotoGP sekaligus empat kali juara dunia GP250, Max Biaggi menyebut bahwa rider Repsol Honda, Marc Marquez merupakan rider terbaik yang ada di MotoGP saat ini. Hal inilah yang ia yakini merupakan alasan mengapa rider berusia 24 tahun itu sukses meraih empat gelar dunia hanya dalam kurun lima tahun saja.
Dalam wawancara bersama Motosprint, The Roman Emperor juga mengaku sangat terkesan oleh aksi-aksi 'save' Marquez sepanjang musim ini, di mana rider Spanyol tersebut sering kali 'menyelamatkan diri' dari kecelakaan hebat. Menurut Biaggi, ini adalah salah satu bukti kehebatan talenta Marquez.
"Bagaimana Anda tak terkesan oleh apa yang dilakukan Marc di atas motor? Caranya melakukan aksi 'save' membuat Anda speechless. Ketika Anda nyaris jatuh lalu langsung bangkit, itu bukan hanya keberuntungan, tapi juga kemampuan! Ia melakukan hal-hal yang hanya dia yang bisa melakukannya," ujarnya.
Max Biaggi (c) Istimewa
Biaggi pun yakin Marquez belum mencapai titik kesuksesan tertinggi. "Sederhana saja, Marc jadi juara karena dia rider terkuat, dan ia sudah meraih segalanya dalam usia 24 tahun. Dan yang paling menarik adalah, dia belum mencapai titik puncaknya. Hal-hal terbaik darinya masih akan berdatangan," ungkapnya.
Melihat performa garangnya setiap musim, dua kali juara WorldSBK ini yakin Marquez bakal sulit dihentikan sampai bertahun-tahun mendatang, tak peduli motor apa yang akan dikendarainya di masa depan.
"Margin di MotoGP semakin sempit. Hanya dengan jarak sepersekian detik, 3-4 rider bertarung sengit. Jika Anda meletakkan Marc di atas motor lain, ia akan sama saja. Ia juga akan menang dengan motor lain dan jelas ia juga akan menang di atas Ducati," pungkas Biaggi.
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 7 Maret 2026 06:13 -
Liga Inggris 7 Maret 2026 05:16 -
Liga Spanyol 7 Maret 2026 05:15 -
Liga Inggris 7 Maret 2026 05:04 -
Bundesliga 7 Maret 2026 04:57 -
Liga Eropa Lain 7 Maret 2026 04:50
MOST VIEWED
- Jorge Martin Takjub Lihat Dominasi Marco Bezzecchi di MotoGP Thailand 2026: Level Performanya Berbeda!
- Jadi Murid Valentino Rossi Tak Halangi Pecco Bagnaia Akur dengan Marc Marquez, Justru Sering Dapat Nasihat
- Serunya Kunjungan Luca Marini dan Joan Mir ke Bali, Belajar Budaya Lokal Bareng Honda
- Formula 1 dan WEC Utamakan Keselamatan Terkait Konflik Timur Tengah, Bagaimana dengan MotoGP?
HIGHLIGHT
- 6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, ...
- 5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemi...
- 10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Men...
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: S...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523436/original/088155600_1772816651-1001064690.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523431/original/011866200_1772816106-260254.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5211473/original/020366100_1746581539-hansi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5519603/original/021723700_1772587901-AP26062748359237.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5343404/original/006730000_1757415749-14689.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523402/original/083790500_1772811975-IMG_2172.jpeg)

