
Bola.net - Dalam jumpa pers Formula 1 GP Jepang hari Kamis (4/10), Lewis Hamilton mengaku betapa sulit mengabarkan kepindahannya kepada pimpinan tim McLaren, Martin Whitmarsh melalui telepon.
Pebalap Inggris tersebut akan berpindah ke Mercedes musim depan. Ia menggantikan Michael Schumacher yang akan pensiun akhir musim ini. Hamilton juga akan bertandem dengan rekan setimnya saat masih membalap di kelas karting, Nico Rosberg.
"Kala itu adalah percakapan telepon tersulit yang pernah saya jalani," ujar Hamilton. "Saya harus mengendalikan emosi, namun sangat sulit. Martin berkata kepada saya, 'Yah, kami harus bagaimana lagi?', lalu saya berkata, 'Jujur saja, Martin. Ini hanya mengenai tantangan baru dan jalan lain yang ingin saya pilih'."
Hamilton pun mengaku dirinya akan sulit meninggalkan McLaren dan tim asal Inggris itu akan selalu menjadi bagian dari hidupnya.
"Saya menyayangi Martin. Jika seorang pebalap bekerja sama dengan sebuah tim dalam waktu yang cukup lama, maka ia akan belajar menyayangi seluruh krunya. Saya rasa hati saya akan selalu menjadi milik McLaren, meski harus membalap untuk tim lain," ungkapnya.
Hamilton yang mengaku belum bicara lagi dengan pimpinan McLaren Group, Ron Dennis, juga menyatakan sangat mungkin dirinya kembali ke tim tersebut suatu saat nanti.
"Saya dan McLaren memiliki hubungan yang sangat baik, kami tak memiliki perselisihan atas kepindahan ini. Saya akan pergi dengan hati bahagia. Saya melihat kepindahan ini bagaikan melewati sebuah jembatan, namun turun melalui jalan berbeda. Jika jalan itu membuat saya kembali, siapa tahu?" pungkasnya.
Hamilton menandatangani kontrak tiga tahun dengan Mercedes. Jika juara dunia tahun 2008 itu memang akan kembali ke tim lamanya, maka McLaren harus menunggu hingga tahun 2016 tiba. (gpu/kny)
Pebalap Inggris tersebut akan berpindah ke Mercedes musim depan. Ia menggantikan Michael Schumacher yang akan pensiun akhir musim ini. Hamilton juga akan bertandem dengan rekan setimnya saat masih membalap di kelas karting, Nico Rosberg.
"Kala itu adalah percakapan telepon tersulit yang pernah saya jalani," ujar Hamilton. "Saya harus mengendalikan emosi, namun sangat sulit. Martin berkata kepada saya, 'Yah, kami harus bagaimana lagi?', lalu saya berkata, 'Jujur saja, Martin. Ini hanya mengenai tantangan baru dan jalan lain yang ingin saya pilih'."
Hamilton pun mengaku dirinya akan sulit meninggalkan McLaren dan tim asal Inggris itu akan selalu menjadi bagian dari hidupnya.
"Saya menyayangi Martin. Jika seorang pebalap bekerja sama dengan sebuah tim dalam waktu yang cukup lama, maka ia akan belajar menyayangi seluruh krunya. Saya rasa hati saya akan selalu menjadi milik McLaren, meski harus membalap untuk tim lain," ungkapnya.
Hamilton yang mengaku belum bicara lagi dengan pimpinan McLaren Group, Ron Dennis, juga menyatakan sangat mungkin dirinya kembali ke tim tersebut suatu saat nanti.
"Saya dan McLaren memiliki hubungan yang sangat baik, kami tak memiliki perselisihan atas kepindahan ini. Saya akan pergi dengan hati bahagia. Saya melihat kepindahan ini bagaikan melewati sebuah jembatan, namun turun melalui jalan berbeda. Jika jalan itu membuat saya kembali, siapa tahu?" pungkasnya.
Hamilton menandatangani kontrak tiga tahun dengan Mercedes. Jika juara dunia tahun 2008 itu memang akan kembali ke tim lamanya, maka McLaren harus menunggu hingga tahun 2016 tiba. (gpu/kny)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Champions 7 April 2026 11:14 -
Liga Champions 7 April 2026 11:13 -
Otomotif 7 April 2026 11:10 -
Liga Champions 7 April 2026 11:04 -
Liga Italia 7 April 2026 10:46 -
Bola Indonesia 7 April 2026 10:41
MOST VIEWED
- Andrea Dovizioso Puji Toprak Razgatlioglu Usai 'Kalahkan' Fabio Quartararo di MotoGP Amerika 2026
- Andrea Dovizioso Sebut MotoGP Amerika Bukti Cedera Marc Marquez Lebih Parah dari yang Terlihat
- Lewis Hamilton Senang Comeback ke Papan Atas, Bisa Senang-Senang Lagi di Formula 1
- Jadwal Lengkap ARRC Asia Road Racing Championship 2026
HIGHLIGHT
- 6 Pencetak Gol Termuda Premier League: Dari Magis ...
- 5 Wonderkid Italia yang Bisa Selamatkan Azzurri da...
- 10 Rekor Liga Champions yang Mungkin Tak Akan Pern...
- 5 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- 5 Pemain yang Pernah Membela Galatasaray dan Liver...
- 4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Lev...
- 3 Alasan Malick Diouf Layak Jadi Target MU di 2026...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5548278/original/070903200_1775534409-Screenshot_2026-04-07_at_10.49.40.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5548136/original/050648000_1775527655-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-07T090530.071.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524824/original/073003100_1773015313-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5548132/original/035013100_1775527502-15d4ecc6-812c-4ed1-a293-24a6316beec7.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5545965/original/050548400_1775230569-Pekerja_Tewas.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5548113/original/041002800_1775525702-foto2.jpg)

