
Bola.net - Empat kali juara WorldSBK, Carl Fogarty, mengaku sangat senang melihat level persaingan MotoGP yang sangat tinggi dan semakin sulit diprediksi. Namun, ia yakin, level yang tinggi ini bukan karena para pembalapnya punya kemampuan yang setara, melainkan karena teknologi motor-motor MotoGP yang jadi terlalu canggih.
Sejak Michelin menjadi suplier tunggal ban MotoGP dan adanya penyeragaman sistem elektronik (ECU) pada 2016, kejuaraan ini memang menjadi sangat sengit, walau Marc Marquez beberapa kali merebut gelar dunia dengan cara dominan. Pada 2016 dan 2020, bahkan terdapat sembilan pembalap berbeda yang mampu meraih kemenangan.
Fogarty pun mengaku takjub saat menonton MotoGP Doha, Qatar, pada awal April, di mana 10 pembalap pertama hanya dipisahkan jarak 5,382 detik dan 15 rider pertama hanya dipisahkan jarak 8,928 detik. Hasil ini otomatis membuat MotoGP Doha menjadi balapan tersengit dalam sejarah kelas tertinggi Grand Prix.
Talenta Murni Pembalap Jadi Sulit Dilihat

"Hal yang paling bikin saya takjub pada balapan-balapan MotoGP adalah 15 pembalap hanya dipisahkan lima detik. Komentator sangat heboh mengomentari pertunjukannya, tapi apakah ini pertunjukan yang memang diinginkan penggemar? Saya rasa ini lebih ke soal level performa," ujar Fogarty via MOW Magazine, Minggu (2/5/2021).
'Performa' yang dimaksud Foggy bukanlah performa rider, melainkan performa motor. Senada dengan Casey Stoner yang belakangan menyatakan opininya lewat Road Racing World, Fogarty menyebut MotoGP kini terlalu banyak memiliki elektronik di sana-sini, dan teknologinya kelewat canggih. Alhasil, talenta alami rider menjadi semu.
"Level teknologi dan elektronik MotoGP sangat tinggi, sampai sulit memahami kemampuan murni pembalapnya. Andai semua elektronik dicabut, jelas akan lebih banyak kecelakaan. Namun, pasti akan ada margin 1-2 menit di antara para rider, dan beberapa di antara mereka akan membuat perbedaan," ungkapnya.
MotoGP Kini Makin Mirip Formula 1

Fogarty pun tak malu-malu menyebut MotoGP kini jadi semakin mirip dengan Formula 1, di mana teknologi mobil menjadi faktor utama dalam kesuksesan sebuah tim, bukan kemampuan berkendara para pembalapnya. Elektronik dinilai Fogarty juga bikin para rider MotoGP sulit memperlihatkan gaya balapnya yang unik.
"MotoGP menuju ke arah F1. Elektroniknya terlalu canggih sampai Anda takkan lagi bisa melihat ban belakang para rider selip. Kadang, saya nonton balapan MotoGP dan bertanya-tanya: siapa pembalap terbaik di sini?" ungkap pria asal Inggris ini, yang juga beberapa kali pernah turun di GP500.
"Seperti F1, MotoGP kini jadi soal motor terbaik, tim terbaik, dan strategi terbaik untuk menang, bukannya pembalap yang berkendara mengatasi masalah-masalah yang ada. Pada zaman saya, pergelangan tangan lah yang berfungsi sebagai elektronik!" pungkas Fogarty, yang juga merupakan legenda Ducati ini.
Sumber: MOW Magazine
Video: Sirkuit Mandalika Siap Sambut MotoGP 2021
Baca Juga:
- Gara-Gara Fabio Quartararo, Jack Miller Menolak 'Shoey' di Podium MotoGP
- Pecco Bagnaia Sebut Haters Bakal Bikin Valentino Rossi Kembali Kuat
- Pecco Bagnaia Sedih Dirinya dan Jack Miller Sempat Diragukan Publik Italia
- Ducati: Kemenangan Perdana Pecco Bagnaia Hanya Soal Waktu
- Fabio Quartararo: Rasa 'Lapar' Lewis Hamilton Menginspirasi Semua Atlet
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 31 Oktober 2026 14:43Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
-
Otomotif 31 Oktober 2026 10:47Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 31 Oktober 2026 20:19Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
-
Liga Spanyol 31 Oktober 2026 19:45Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
-
Bola Indonesia 31 Oktober 2026 17:44Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
BERITA LAINNYA
-
otomotif 31 Oktober 2026 14:43Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
-
otomotif 31 Oktober 2026 10:47Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
-
otomotif 31 Oktober 2026 10:32Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
SOROT
-
Liputan6 31 Oktober 2026 00:27Prabowo Ingatkan Generasi Muda Jangan Malas Belajar Sejarah
-
Liputan6 30 Oktober 2026 23:40Naik Whoosh dari Cimahi, Prabowo Sapa Warga di Stasiun Halim
-
Liputan6 30 Oktober 2026 22:56Hadiah Istimewa Pramono untuk 10 Lurah Finalis Benyamin S Award
-
Liputan6 30 Oktober 2026 21:45Menteri Wihaji: Perbaiki Negara Dimulai dari Keluarga
-
Liputan6 30 Oktober 2026 20:48SMA Taruna Nusantara Kini Gratis, Prabowo Perluas Jadi 6 Kampus
MOST VIEWED
Ducati Berpeluang 'Team Order' di MotoGP Malaysia 2026, Marc Marquez Kirim Sinyal Tentang Alex Marquez
Aspal Sirkuit Sepang Hancur Jelang MotoGP Malaysia 2026, Pembalap Mengeluh Sebut Lintasan Mirip Arena Motocross!
MotoGP Qatar 2026 Penuh Tanda Tanya, Bos Ducati Pasang Badan untuk Sikap Marc Marquez
MotoGP Petronas Grand Prix of Malaysia 2026: Marquez Ingin Menjauh, Aprilia Menolak Menyerah
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5382303/original/097438400_1760576399-Chief_Executive_Officer__CEO__Danantara__Rosan_Perkasa_Roeslani_-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382832/original/057071200_1793012315-Prabowo_Subianto_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386841/original/019767400_1793378421-presidenri.go.id-30102026232744-6ae4c580aa9360.38613246-e1793377727603.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386830/original/012264700_1793375966-IMG_1430.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386812/original/083859800_1793371732-IMG_1252.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386790/original/076408100_1793368092-28f33103-de2e-4df7-828d-659c9aef0269.jpg)
