
Bola.net - - MotoGP Australia di Phillip Island pada hari Minggu menjadi bencana bagi rider Ducati Corse, Andrea Dovizioso. Rider Italia ini justru hanya mampu finis ke-13 ketika rival terdekatnya dalam perebutan gelar, Marc Marquez memenangi balapan. Kepada GPOne, Dovizioso pun berkisah soal performa buruknya sepanjang balapan.
Dovizioso yang dikenal tak pernah terlalu menyukai Phillip Island, sirkuit yang juga dikenal tak terlalu cocok untuk Ducati, terpaksa harus start ke-11. Ia mampu mempertahankan posisi itu pada lap pertama, namun justru melebar di Tikungan 1 pada awal lap kedua, hingga melorot ke posisi 19.
"Saya melakukan kesalahan di lap kedua, dan ini memperumit keadaan. Saya sangat cepat di tikungan itu, dan rasanya nyaris mustahil mengerem. Saya mengharapkan hasil baik, tapi yang terjadi justru berbeda. Saya start dengan ban belakang medium, tapi pada akhir balapan tetap aus. Selain itu, saya juga sangat lamban di tikungan terakhir," ujarnya.
Keputusan Dovizioso mengganti ban belakang lunak ke medium di menit-menit terakhir sebelum start, juga sempat mencuri perhatian. Berharap ban ini tak cepat aus dan bisa mempertahankan ritme, ketidakcocokan gaya Dovizioso dengan karakter sirkuit tetap jadi masalah. Kini dengan dua seri tersisa,ia pun tertinggal 33 poin dari Marquez.
"Dalam balapan ini akhirnya kami tahu limit kami. Mungkin di balapan lain saya bisa menutupinya. Sangat disayangkan, karena kami kehilangan begitu banyak poin dan bakal sulit mengejar walau saya akan tetap mengerahkan segalanya di dua seri terakhir. Apapun bisa terjadi, tapi dengan Marc, semua bakal sulit," tuturnya.
Ketika ditanya apakah start dari belakang merupakan titik awal masalah dalam balapan, Dovizioso membantah. Ia tak mau mencari-cari alasan dan tetap mengakui dirinyalah yang tak mampu melaju cepat.
"Ini tak ada hubungannya dengan posisi start. Saya hanya tidak cepat. Titik. Grip turun karena saya tak bisa berkendara dengan smooth. Inilah alasan performa saya hari ini. Tanpa kesalahan itu (melebar), mungkin saya bisa finis 10 besar bersama rider-rider KTM, tapi tak bisa lebih dari itu," pungkasnya.
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 27 Februari 2026 16:05Hasil Latihan MotoGP Thailand 2026: Marco Bezzecchi Tercepat, Ungguli Marc Marquez
-
Otomotif 27 Februari 2026 14:00Hasil Latihan Moto3 Thailand 2026: David Almansa Tercepat, Veda Ega Pratama Lolos ke Q2
LATEST UPDATE
-
Liga Eropa Lain 28 Februari 2026 03:05 -
Liga Italia 28 Februari 2026 02:45 -
Bundesliga 28 Februari 2026 00:30 -
Liga Inggris 28 Februari 2026 00:30 -
Liga Italia 28 Februari 2026 00:00 -
Bola Indonesia 27 Februari 2026 22:30
MOST VIEWED
- Kode Fabio Quartararo Pindah Tim, Alex Rins: Waktunya Yamaha Dengarkan Saya dan Jack Miller
- Demi Kesejahteraan Pembalap, MotoGP Ingin Tetapkan Upah Minimum Mulai 2027
- 6 Hal Menarik yang Patut Dipantau di MotoGP 2026, Banyak Rekor Bisa Patah!
- Toprak Razgatlioglu Ngaku Tunggu Kecelakaan Pertama di MotoGP demi Pahami Limit Performanya
HIGHLIGHT
- Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang P...
- 5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi M...
- 10 Pemain dengan Gaji Tertinggi di Premier League:...
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: S...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5515652/original/027031200_1772183970-tangga_Stasiun_Depok_Baru.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5515887/original/090122300_1772204204-ramos.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5385413/original/076707400_1760930652-IMG-20251020-WA0003.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5515100/original/087935800_1772160283-ClipDown.com_639785592_18566552455046792_8529065870513926482_n.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5491530/original/066747600_1770098637-IMG-20260203-WA0025.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5515822/original/040288400_1772191679-Guru_dan_teman_kelas_STN_menyalakan_lilin_di_meja.jpg)

