
- Pabrikan peserta MotoGP dikabarkan menggagas ide agar sang promotor, Dorna Sports mengubah jadwal penyelenggaraan pekan balap mulai tahun depan. Menurut MCN, Yamaha merupakan salah satu pabrikan yang paling getol agar perubahan ini dilakukan.
Belakangan beberapa rider MotoGP, termasuk Valentino Rossi, mengeluhkan buruknya performa dan kurangnya grip ban Michelin dalam sesi balap, dan mengindikasi bahwa hal ini dipengaruhi oleh ban Dunlop milik Moto2 yang 'tertinggal' di lintasan.
Masalah ini tak pernah dialami para rider MotoGP selama uji coba, mengingat mereka tak pernah berbagi lintasan dengan Moto2. Dua proposal pun telah diajukan kepada Komite Grand Prix (GPC) untuk menghindari masalah tersebut.
Dua Proposal Telah Diajukan
Selama ini, kelas Moto3 selalu memulai sesi latihan dan kualifikasi terlebih dahulu, diikuti MotoGP dan Moto2 mendapat giliran terakhir. Urutan sesi ini pun berubah pada hari balap (Minggu), di mana Moto3 selalu mendapat giliran pertama untuk turun lintasan, dan diikuti Moto2 dan MotoGP.
Salah satu dari proposal yang diajukan kepada GPC adalah, Moto2 dan Moto3 disarankan bertukar waktu sesi latihan, hingga latihan Moto2 digelar lebih dulu. Proposal kedua, Moto2 dan MotoGP disarankan bertukar waktu sesi balap pada hari Minggu, hingga Moto2 digelar sebagai sesi balap penutup.
Yamaha Dukung Perubahan
Meski menyadari bahwa perubahan format ini harus menunggu persetujuan dari GPC yang berisi FIM, Dorna Sports, IRTA dan MSMA, Managing Director Yamaha Motor Racing, Lin Jarvis sangat mendukung perubahan ini dan berharap GPC mengabulkan salah satu dari proposal tersebut.
"Saya rasa aneh bila kami menjalani pekan balap dengan sebuah format, tapi kemudian format ini dibalik pada Minggu. Setidaknya kami harus menjalankan format yang sama sepanjang pekan. Ini memang ada kaitannya dengan waktu siaran televisi dan faktor lainnya, tapi mengapa harus menambah variabel lain pada hari balap?" ungkapnya.
"Semua tergantung format apa yang akan mereka pilih, tapi bagi para engineer, format ini tampaknya menambah variabel yang tak kami butuhkan. Teorinya adalah karena MotoGP lebih rumit, dan untuk mencari setup, butuh lebih banyak waktu. Tapi mungkin kami harus mereka ulang apakah 'teori' ini masih valid," pungkas pria Inggris ini.
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 29 Oktober 2026 17:51Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
-
Otomotif 29 Oktober 2026 10:18Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 30 Oktober 2026 11:25Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
-
Liga Inggris 30 Oktober 2026 10:38Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
-
Liga Inggris 30 Oktober 2026 09:38Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
-
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026 08:15Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
-
Liga Inggris 30 Oktober 2026 07:02Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
BERITA LAINNYA
-
otomotif 29 Oktober 2026 17:51Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
-
otomotif 29 Oktober 2026 10:18Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
SOROT
-
Liputan6 30 Oktober 2026 06:30Taktik Sudaryono Tutup Celah Rasuah BGN hingga MBG
-
Liputan6 29 Oktober 2026 22:11Prabowo Segera Resmikan 1.413 Titik Listrik Desa
-
Liputan6 29 Oktober 2026 21:45Rincian Bonus Atlet Asian Games dan Asian Para Games dari Prabowo
-
Liputan6 29 Oktober 2026 20:23Kubu Gibran Tunjukkan Riwayat Pendidikan, Penggugat Soroti Bukti Penyetaraan
-
Liputan6 29 Oktober 2026 19:55Prabowo Sebut Olahraga Jadi Simbol Kehormatan Bangsa
-
Liputan6 29 Oktober 2026 19:39Momen Massa Trisakti Bakar Flare Sebelum Bubarkan Diri
MOST VIEWED
Jorge Martin Nekat Coba Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Ducati Berpeluang 'Team Order' di MotoGP Malaysia 2026, Marc Marquez Kirim Sinyal Tentang Alex Marquez
MotoGP Qatar 2026 Penuh Tanda Tanya, Bos Ducati Pasang Badan untuk Sikap Marc Marquez
MotoGP Malaysia 2026: Marc Marquez Siap Ambil Risiko, Sebut Jorge Martin Bakal Tampil Cepat
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385345/original/080698200_1793254600-IMG_1193.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309734/original/019415900_1785244482-1000390994.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385897/original/098515500_1793278230-IMG-20261029-WA0170.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385915/original/075393800_1793280225-IMG_0682.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385893/original/039717800_1793277580-254265.jpg)
