
Bola.net - Para rider MotoGP menyambut hangat keputusan Federasi Balap Motor Internasional (FIM) menunjuk Simon Crafar sebagai Ketua FIM Stewards Panel alias 'wasit' baru mulai 2025. Crafar yang merupakan eks pembalap GP500 dan kini menjadi reporter pitlane Dorna Sports, menggantikan Freddie Spencer.
FIM Stewards Panel memiliki tugas untuk menjatuhkan penalti kepada para pembalap atau tim yang melanggar regulasi Grand Prix. Selama menjabat sebagai chairman, Spencer kerap mengambil keputusan-keputusan kontroversial, yang dianggap para pembalap tidak adil dan tidak konsisten.
Pada Juli lalu, Spencer pun menyatakan keputusannya untuk mengundurkan diri akhir musim nanti, dan jabatannya resmi akan diambil alih Crafar. Crafar yang dikenal memiliki pengetahuan luas soal balap motor, langsung disambut oleh Pecco Bagnaia, Jorge Martin, dan Marc Marquez.
Pecco Bagnaia Sebut Ini Bukan Tugas Mudah

"Saya rasa, itu adalah salah satu tugas paling sulit untuk dilakukan di paddock ini. Pasalnya, untuk mengambil keputusan macam itu tidaklah mudah. Namun, yang saya pikirkan adalah, dengan Simon, kami bisa melakukan dialog dengan baik," ujar Bagnaia via MotoGP.com, Kamis (1/8/2024).
"Kami sering mengobrol dengan Simon setiap akhir pekan. Saya rasa ia bisa mengambil alih dengan jalur yang sama, dan ia pasti bisa bekerja dengan sangat baik. Namun, sudah jelas ini bukan pekerjaan yang mudah," lanjut tiga kali juara dunia dari Ducati Lenovo Team ini.
Rider Prima Pramac Racing, Jorge Martin, juga yakin rasa cinta Crafar pada MotoGP, disertai pengetahuannya yang sangat luas, bakal berpengaruh sangat positif pada cara kerjanya nanti. Ia juga yakin bahwa pria asal Selandia Baru itu akan memperlakukan pembalap dengan adil.
Jorge Martin Sebut Simon Crafar Bakal Lebih Adil

"Menurut saya, ini adalah perubahan besar. Sebuah perubahan yang sangat baik. Saya kenal Simon dengan sangat baik. Selain itu, saya juga tahu bahwa ia masih sering berkendara. Jadi, jelas ia lebih memahami bagaimana pergerakan motor kami, bagaimana situasi bisa berubah dengan cepat," ujar Martin.
"Seperti yang dikatakan Pecco, ia bisa lebih adil dalam menghadapi berbagai situasi berbeda. Ia juga selalu datang untuk memahami olahraga ini lebih baik, belajar dari kami, dan menanyakan banyak hal kepada kami. Jadi, jelas ia bakal sangat baik dalam pekerjaan barunya," lanjut rider asal Spanyol ini.
Marquez juga menyatakan hal senada. Ia mengharapkan yang terbaik untuk Crafar, tapi juga memperingatkan bahwa tugas ini takkan mudah. Di lain sisi, ia juga yakin para pembalap harus beradaptasi dengan cara kerja Crafar, yang diprediksi banyak pihak bakal lebih tegas memberikan sanksi.
Marc Marquez Sebut Para Rider Juga Harus Adaptasi

"Seperti yang dikatakan Pecco dan Jorge, saya doakan yang terbaik untuk Simon. Saya mengharapkan yang terbaik untuknya. Pasalnya, ini adalah jabatan yang sangat sulit, karena ini seperti wasit di sepak bola," ungkap sang delapan kali juara dunia.
"Mustahil untuk membuat semua orang senang. Jadi, pada akhirnya ini soal Race Direction , dan kami harus beradaptasi pada aturan baru atau aturan yang sama, dan soal di mana limitnya. Seperti yang kita tahu, situasi musim ini sedikit berubah," tutup Marquez.
Sebagai catatan, mulai 2016, Race Direction dan FIM Stewards Panel menjadi dua badan berbeda di MotoGP. Race Direction bertugas memastikan pekan balap berjalan aman dan efisien, serta berjalan tepat waktu sesuai regulasi. FIM Stewards Panel bertugas menjatuhkan penalti kepada para pembalap atau tim yang melanggar regulasi.
Sumber: MotoGP
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 6 Maret 2026 21:00Tempat Menonton Wolves vs Liverpool: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 7 Maret 2026 00:28 -
Bolatainment 7 Maret 2026 00:17 -
Liga Italia 6 Maret 2026 23:13 -
Liga Italia 6 Maret 2026 22:45 -
Tim Nasional 6 Maret 2026 22:40 -
Bola Indonesia 6 Maret 2026 22:35
MOST VIEWED
- Jorge Martin Takjub Lihat Dominasi Marco Bezzecchi di MotoGP Thailand 2026: Level Performanya Berbeda!
- Jadi Murid Valentino Rossi Tak Halangi Pecco Bagnaia Akur dengan Marc Marquez, Justru Sering Dapat Nasihat
- Serunya Kunjungan Luca Marini dan Joan Mir ke Bali, Belajar Budaya Lokal Bareng Honda
- Formula 1 dan WEC Utamakan Keselamatan Terkait Konflik Timur Tengah, Bagaimana dengan MotoGP?
HIGHLIGHT
- 6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, ...
- 5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemi...
- 10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Men...
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: S...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523436/original/088155600_1772816651-1001064690.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523431/original/011866200_1772816106-260254.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5211473/original/020366100_1746581539-hansi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5519603/original/021723700_1772587901-AP26062748359237.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5343404/original/006730000_1757415749-14689.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523402/original/083790500_1772811975-IMG_2172.jpeg)

