
- Legenda MotoGP sekaligus 15 kali juara dunia, Giacomo Agostini mengaku tak habis pikir mengapa banyak orang 'peduli' pada perselisihan antara rider Movistar Yamaha MotoGP, Valentino Rossi dan rider Repsol Honda, Marc Marquez. Hal ini ia sampaikan kepada Marca, usai Rossi kembali menolak berjabat tangan dengan Marquez di Misano, San Marino.
Rossi dan Marquez yang dulunya berteman, segera berselisih usai Rossi menuduh Marquez bersekongkol dengan Jorge Lorenzo untuk menjegalnya merebut gelar dunia pada 2015. Keduanya sempat berbaikan usai rider Moto2, Luis Salom tewas di Catalunya, Spanyol pada 2016, namun perselisihan mereka kembali terjadi tahun ini.
Dalam MotoGP Argentina pada April lalu, Marquez menabrak Marquez di lap-lap akhir. Usai balap, Marquez menghampiri garasi Rossi untuk meminta maaf, namun ditolak mentah-mentah dan diusir begitu saja. Kepada awak media, The Doctor pun menyebut Marquez rider berbahaya dan meminta maaf demi publikasi semata.
Tak Penting Bagi Orang Lain

Marquez pun baru-baru ini mengaku masih ingin berdamai dengan Rossi. Saat keduanya bertemu dalam sesi jumpa pers di Misano, Rossi mengaku mereka tak perlu berdamai karena dirinya merasa tak punya masalah dengan Marquez. Uniknya, saat Marquez kembali menawarkan jabat tangan, Rossi kembali menolaknya.
Situasi mereka memang sulit dipahami. Marc masih sangat muda. Hal pertama yang ia katakan adalah ia telah melakukan kesalahan: \'Aku minta maaf dan mari berjabat tangan\'. Tapi mungkin Vale masih marah soal insiden itu, jadi mungkin ini bukan waktu yang tepat baginya. Vale tak menerima pertemanan, kali ini dalam bentuk jabat tangan, ungkap Agostini.
Maksud saya, hal ini tak penting bagi siapa pun. Yang penting keduanya membuat kita senang dan memberikan pertunjukan yang baik. Semua orang sebaiknya tenang saja, anggap saja cerita mereka sudah usai. Biarkan mereka bekerja keras, bersenang-senang dan tampil baik, lanjutnya.
Kontroversi Tak Berfaedah
Usai Rossi kembali menolak jabat tangan Marquez, Jorge Lorenzo menyebut Rossi bersikap kekanakan dan menyatakan Marquez seharusnya menahan diri untuk tak terjun dalam permainan mental The Doctor. Agostini pun menyatakan bahwa tak seorang pun bisa memaksakan kehendak Rossi maupun Marquez.
Semua ini soal ego, sulit untuk tahu apa yang dipikirkan seseorang. Vale mungkin berpikir, \'Aku tak pernah melakukan hal macam itu, jadi aku takkan pernah memaafkanmu, meski kau sendiri minta maaf.\' Tapi ini tak penting. Toh Marc tampil dan menang seperti biasa, ujar ikon MV Agusta dan Yamaha ini.
Ini semua tak ada pengaruhnya bagi kita. Ini hanyalah kontroversi tak berguna, karena kita hanya ingin pertunjukan menarik. Soal mereka berteman atau tidak, bukan urusan orang. Vale memang tak memaafkan Marc, tapi ia punya alasan sendiri. Kita tak bisa memaksakan kehendak kepada orang lain. Itulah mengapa saya bilang ini kontroversi tak berguna, pungkas pria yang akrab disapa Ago ini.
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 9 Agustus 2026 19:57Hasil MotoGP Silverstone 2026: Raul Fernandez Dominan, Marc Marquez Posisi Ke-7
-
Otomotif 21 Juli 2026 18:02David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 15 Agustus 2026 20:30Link Streaming AC Milan vs Manchester United Malam Ini, 15 Agustus 2026
-
Liga Inggris 15 Agustus 2026 19:40Dukungan Youri Tielemans untuk Kobbie Mainoo: Dia Masa Depan MU!
-
Liga Inggris 15 Agustus 2026 19:03Link Streaming Chelsea vs Real Sociedad Sabtu 15 Agustus 2026
-
Liga Inggris 15 Agustus 2026 19:00Arsenal Inginkan Jarell Quansah, Bayer Leverkusen: Maaf, Gak Dulu!
-
Liga Inggris 15 Agustus 2026 18:40Arti Penting Laga Kontra AC Milan Bagi Manchester United
BERITA LAINNYA
-
otomotif 9 Agustus 2026 19:57Hasil MotoGP Silverstone 2026: Raul Fernandez Dominan, Marc Marquez Posisi Ke-7
-
otomotif 9 Agustus 2026 07:50Jadwal dan Live Streaming ARRC 2026 Mandalika Hari Ini, Minggu 9 Agustus 2026
SOROT
-
Liputan6 15 Agustus 2026 22:02Mensesneg Pastikan Pemberian Kewarganegaraan Ganda Selektif
-
Liputan6 15 Agustus 2026 21:51Cerita Petani dan Buruh Pabrik Diundang Prabowo Ikut Upacara di Istana
-
Liputan6 15 Agustus 2026 21:41Tangis Haru Gladys Video Call Orang Tua Usai Dikukuhkan Jadi Paskibraka
-
Liputan6 15 Agustus 2026 21:25Prabowo Kirim 50 Ribu Sembako untuk Korban Gempa NTT
-
Liputan6 15 Agustus 2026 21:12Update Korban Gempa NTT: 47 Meninggal Dunia, 157 Rumah Rusak Berat
-
Liputan6 15 Agustus 2026 20:50Perjalanan Kereta di Sumut Dihentikan Sementara Imbas Gempa Simalungun
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7767979/original/011455400_1780578714-IMG_3908__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9325101/original/085744100_1786805485-IMG-20260815-WA0024.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9325094/original/079301000_1786804905-IMG-20260815-WA0137.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9325087/original/002471800_1786803945-WhatsApp_Image_2026-08-15_at_21.19.04__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9325085/original/041166800_1786803140-292961.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9325075/original/092165300_1786801814-930244ef-3aee-40d5-be08-0ee6d00a6aed.jpg)
