
Bola.net - - Race Director (Direktur Badan Pengawas Balap) MotoGP, Mike Webb menjelaskan mengapa pihaknya menjatuhkan hukuman 0,3 detik kepada rider Movistar Yamaha MotoGP, Valentino Rossi setelah ia mengalami senggolan dengan debutan Monster Yamaha Tech 3, Johann Zarco pada lap 7 di Tikungan 4 Circuit of The Americas, Austin, Texas pada Minggu (23/4).
Saat masuk ke tikungan berbentuk 'S' ini, Zarco berusaha menyalip Rossi dan keduanya bersenggolan hingga The Doctor ke luar lintasan saat dan terpaksa memotong jalur di Tikungan 4. Race Direction menyebut insiden ini bukan kesalahan Rossi, namun menyatakan Rossi mendapat keuntungan jarak dari rider Repsol Honda, Marc Marquez.
"Anda tak boleh ambil keuntungan dengan keluar lintasan. Tapi jelas ada keuntungan karena ia jadi lebih dekat dengan Marc. Ini jelas bagi semua orang, termasuk Vale sendiri. Tindakan yang benar adalah menyerahkan keuntungan itu kembali: menutup gas dan kembali ke jarak semula di belakang Marc seperti sebelum insiden terjadi," ujar Webb kepada Crash.net.
Valentino Rossi (c) Yamaha
Webb pun menyatakan bahwa rider Ducati Corse, Jorge Lorenzo sempat mengalami peristiwa yang sama pada pertengahan balap, namun rider Spanyol ini tak mendapat hukuman karena tak mendapat keuntungan apapun. Webb juga menyatakan hukuman yang dijatuhkan kepada Rossi termasuk hukuman yang cukup ringan.
"Agar adil untuk semua rider, usai kami melihat keuntungan diambil atas alasan apapun, kami harus mengambil kembali keuntungan itu. Penalti yang wajar sejatinya adalah meminta rider turun satu posisi. Bagi kami penalti itu tak perlu dilakukan karena Vale memang terpaksa keluar lintasan. Jadi yang kami inginkan adalah memastikan keuntungan yang ia raih diserahkan kembali," ungkap pria asal Selandia Baru ini.
Hukuman 0,3 detik ini pun diberlakukan di akhir balap, membuat Rossi yang finis kedua tertinggal 2,769 detik dari Marquez dan unggul 2,043 detik dari Dani Pedrosa di posisi ketiga. Kini sang sembilan kali juara dunia tengah memimpin klasemen pembalap dengan koleksi 56 poin.
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 21 Januari 2026 18:54Bicara Hati ke Hati, Cara Intim Duo Yamaha Bangun Chemistry Jelang MotoGP 2026
LATEST UPDATE
-
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026 22:30 -
Liga Italia 21 Januari 2026 22:20 -
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026 22:13 -
Liga Inggris 21 Januari 2026 21:18 -
Liga Champions 21 Januari 2026 21:07 -
Tim Nasional 21 Januari 2026 20:56
MOST VIEWED
- Dijagokan Juarai MotoGP 2026, Marco Bezzecchi Merendah Karena Merasa Masih Harus Berbenah
- Toprak Razgatlioglu Sebut Target Podium di MotoGP 2026 Tidak Realistis, Pilih Tunggu 2027
- Pedro Acosta Masih Jaga Kans Gabung Skuad Valentino Rossi di MotoGP 2027, Tapi Utamakan Tim Pabrikan
- Jorge Martin Kembali Bidik Kemenangan dan Gelar Dunia di MotoGP 2026: Inilah Alasan Saya Digaet Aprilia!
HIGHLIGHT
- 8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih...
- 8 Pemain Strasbourg yang Wajib Dipertimbangkan Che...
- Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir ...
- 4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelat...
- 4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478933/original/079657200_1768961772-Ketua_KNKT__Soerjanto_Tjahjono.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5479997/original/027162300_1769003247-WhatsApp_Image_2026-01-21_at_20.19.54.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5479983/original/030014600_1769002457-Ratusan_Kontainer_Limbah_B3_Menumpuk_di_Batam.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5479971/original/038425800_1769001303-137248.jpg)

