
Bola.net - Hujan lebat tak menyurutkan ribuan fans mendiang Marco Simoncelli ketika jenazah pembalap MotoGP itu tiba di negara asalnya, Italia.
Simoncelli meninggal dunia pada Minggu (23/10) lalu saat menjalani balapan MotoGP di Sirkuit Sepang, Malaysia. Ia meninggal karena luka dada, kepala dan leher setelah ia kehilangan kendali dari motor Honda yang ditungganginya saat membelok di trek. Ia langsung jatuh di antara pembalap Amerika Colin Edwards dan sesama pembalap asal Italia, Valentino Rossi.
Dua sepeda motor, salah satunya adalah yang membawa ia juara balapan 250 cc tahun 2008 dan satu motor yang pernah ia pakai untuk balapan musim ini, berada di antara peti mati jenazah Simoncelli yang disemayamkan di Coriano, provinsi Rimini, Italia.
Simoncelli meninggal di usia yang masih sangat muda, 24 tahun. Ia dikenal sebagai pembalap Italia yang memiliki banyak fans, dengan trademark rambut kribonya. Pemakaman Simoncelli dijadwalkan hari Kamis (28/10) waktu setempat.
Jenazah Simoncelli tiba di Italia hari Selasa, dua hari setelah kecelakaan fatal yang merenggut nyawanya di GP Malaysia.
Ayah Simoncelli, Paolo, dan Valentino Rossi, saat tiba di bandara Leonardo Da Vinci, Roma, mereka disambut langsung oleh presiden Komite Olimpiade Italia, Giovanni Petrucci.
Sebelumnya Petrucci juga "mewajibkan" seluruh pertandingan olah raga di Italia yang diselenggarakan hari Minggu lalu -termasuk semua laga Serie A- untuk melakukan satu menit mengheningkan cipta dan memakai pita hitam di lengan sebagai penghormatan pada Simoncelli.
"Hari Minggu lalu kami mengheningkan cipta selama satu menit untuk menunjukkan secara penuh bagaimana anak ini (Simoncelli) sangat kita cintai," kata Petrucci seperti dilansir Daily Mail. "Kami di sini untuk menunjukkan cinta dan kasih sayang pada anak ini," (dm/zul)
Simoncelli meninggal dunia pada Minggu (23/10) lalu saat menjalani balapan MotoGP di Sirkuit Sepang, Malaysia. Ia meninggal karena luka dada, kepala dan leher setelah ia kehilangan kendali dari motor Honda yang ditungganginya saat membelok di trek. Ia langsung jatuh di antara pembalap Amerika Colin Edwards dan sesama pembalap asal Italia, Valentino Rossi.
Dua sepeda motor, salah satunya adalah yang membawa ia juara balapan 250 cc tahun 2008 dan satu motor yang pernah ia pakai untuk balapan musim ini, berada di antara peti mati jenazah Simoncelli yang disemayamkan di Coriano, provinsi Rimini, Italia.
Simoncelli meninggal di usia yang masih sangat muda, 24 tahun. Ia dikenal sebagai pembalap Italia yang memiliki banyak fans, dengan trademark rambut kribonya. Pemakaman Simoncelli dijadwalkan hari Kamis (28/10) waktu setempat.
Jenazah Simoncelli tiba di Italia hari Selasa, dua hari setelah kecelakaan fatal yang merenggut nyawanya di GP Malaysia.
Ayah Simoncelli, Paolo, dan Valentino Rossi, saat tiba di bandara Leonardo Da Vinci, Roma, mereka disambut langsung oleh presiden Komite Olimpiade Italia, Giovanni Petrucci.
Sebelumnya Petrucci juga "mewajibkan" seluruh pertandingan olah raga di Italia yang diselenggarakan hari Minggu lalu -termasuk semua laga Serie A- untuk melakukan satu menit mengheningkan cipta dan memakai pita hitam di lengan sebagai penghormatan pada Simoncelli.
"Hari Minggu lalu kami mengheningkan cipta selama satu menit untuk menunjukkan secara penuh bagaimana anak ini (Simoncelli) sangat kita cintai," kata Petrucci seperti dilansir Daily Mail. "Kami di sini untuk menunjukkan cinta dan kasih sayang pada anak ini," (dm/zul)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Otomotif 5 April 2026 09:29 -
Bola Dunia Lainnya 5 April 2026 09:22 -
Otomotif 5 April 2026 09:20 -
Liga Spanyol 5 April 2026 09:15 -
Voli 5 April 2026 08:56 -
Voli 5 April 2026 08:46
MOST VIEWED
- Andrea Dovizioso Puji Toprak Razgatlioglu Usai 'Kalahkan' Fabio Quartararo di MotoGP Amerika 2026
- Andrea Dovizioso Sebut Aprilia Bisa Juarai MotoGP 2026: Sedang Tangguh dan Marc Marquez Sedang Cedera
- Tak Ada Rider Nomor 1, Aprilia Bakal Bebaskan Marco Bezzecchi dan Jorge Martin Duel sampai Akhir Musim
- Aldi Satya Mahendra Jalani Pemulihan Cedera Tangan, Menetap di Eropa demi Fokus ke Seri WorldSSP Belanda
HIGHLIGHT
- 6 Pencetak Gol Termuda Premier League: Dari Magis ...
- 5 Wonderkid Italia yang Bisa Selamatkan Azzurri da...
- 10 Rekor Liga Champions yang Mungkin Tak Akan Pern...
- 5 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- 5 Pemain yang Pernah Membela Galatasaray dan Liver...
- 4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Lev...
- 3 Alasan Malick Diouf Layak Jadi Target MU di 2026...










:strip_icc()/kly-media-production/medias/3017478/original/046853000_1578564285-20200109-Waspadai-Gelombang-Tinggi-dan-Banjir-Rob-IMAM-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5538673/original/073262100_1774572336-MPL_ID_S17_02.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5546504/original/053466800_1775310466-7.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4019602/original/055672200_1652264923-polri_3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5546445/original/031542400_1775302089-WhatsApp_Image_2026-04-04_at_18.23.24.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4706409/original/091051700_1704368320-20240104-Cuaca_Ekstrim-ANG_5.jpg)

