
Bola.net - - Kepala mekanik Valentino Rossi di Movistar Yamaha MotoGP, Silvano Galbusera meyakini pembalapnya tersebut tidak terlalu luwes dan santai selama menjalani musim 2016, yakni setelah ia berpendapat Marc Marquez dan Jorge Lorenzo bersekongkol untuk menjegalnya dalam perebutan gelar dunia 2015.
Kepada La Gazzetta dello Sport, Galbusera menyatakan bahwa tak ada yang salah dengan motivasi Rossi, yang ia nilai masih sama tingginya seperti biasa. Meski begitu, pria Italia ini meyakini bahwa pikiran The Doctor terlalu terbebani oleh teorinya tersebut, berusaha keras untuk tak membiarkan performa Marquez mempengaruhinya.
"Vale sangat termotivasi. Pada 2016 ia bersenang-senang, uji coba membuatnya yakin, tapi ia tak terlalu rileks seperti biasa. Ia yakin setiap insiden kecil dengan Marc bisa berpengaruh. Ia tak boleh membiarkan kesalahan apapun terjadi. Tapi kini ia kembali dengan satu target: mengalahkan semua orang. Ini target tinggi, karena musim ini bakal sulit," ujarnya.
Galbusera pun menyatakan bahwa sang sembilan kali juara dunia ini akan fokus pada peningkatan performa diri dan motor dalam uji coba pramusim MotoGP Malaysia di Sirkuit Sepang pada 30 Januari-1 Februari mendatang.
"Di Sepang, kami akan paham seberapa tinggi level kami, apakah kami berada di level rival, dan apakah kami harus mengejar Honda dan Ducati. Mereka telah melakukan terobosan di elektronik, dan paket Honda-Marc paling berbahaya. Mereka kombinasi yang harus dikalahkan," pungkas Galbusera.
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Bola Dunia Lainnya 8 Maret 2026 07:08 -
Liga Inggris 8 Maret 2026 07:00 -
Liga Italia 8 Maret 2026 06:40 -
Liga Inggris 8 Maret 2026 06:20 -
Liga Inggris 8 Maret 2026 06:16 -
Liga Spanyol 8 Maret 2026 05:49
MOST VIEWED
- Hasil FP1 Formula 1 GP Australia 2026: Charles Leclerc dan Lewis Hamilton Bikin Ferrari Berkuasa
- Hasil FP2 Formula 1 GP Australia 2026: Oscar Piastri Tercepat di Rumah Sendiri, Ungguli Kimi Antonelli
- Cedera Bahu Jadi Penghalang, Marc Marquez Minta Ducati Sabar Tunggu Kontrak MotoGP 2027
- MotoGP Akui Grand Prix Qatar 2026 Belum Pasti Digelar Akibat Konflik Timur Tengah
HIGHLIGHT
- 6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, ...
- 5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemi...
- 10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Men...
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: S...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523539/original/041491400_1772846079-WhatsApp_Image_2026-03-07_at_00.20.24__1_.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5317773/original/080959000_1755405570-WhatsApp_Image_2025-08-17_at_07.23.13.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524249/original/002835100_1772925602-Penggerebekan_truk_berisi_daging_impor_kedaluwarsa.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524217/original/075495900_1772923142-Banjir_di_Kota_Tangerang.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524099/original/013428400_1772891139-IMG_5937_1_.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524216/original/062706800_1772922309-Gempa_guncang_Bengkulu.jpg)
