
Sejak pindah ke LCR Honda pada 2015, prestasi Crutchlow sejatinya cukup naik turun. Hingga kini, ia baru mengoleksi tiga podium, bahkan kerap terjatuh dan gagal finis musim ini. Meski begitu juara World Supersport 2009 asal Inggris ini tetap puas atas kinerjanya di LCR Honda, meski Ducati kini jauh lebih konsisten bertarung di papan atas.
"Di mana mereka saat di Brno?" gurau Crutchlow kepada Speedweek. "Saya bahagia untuk Ducati, mereka menang di Austria meski saya juga sangat ingin menang, sampai-sampai saya harus jump start! Saat di Austria, saya mengamati mereka karena mereka bekerja dengan sangat baik, dan saya tahu betapa kerasnya mereka bekerja," ujarnya.
Crutchlow bergabung dengan Ducati pada akhir 2013, tepat saat Dall'Igna juga bergabung dengan pabrikan yang bermarkas di Borgo Panigale, Bologna tersebut. Meski memiliki kontrak berdurasi dua tahun, kedua belah pihak sama-sama sepakat untuk memutusnya setelah musim pertama. Meski begitu, Crutchlow sama sekali tak menyesal meninggalkan Ducati.
"Apakah saya menyesal meninggalkan Ducati? Tidak, saya tidak menyesal. Saya pergi atas alasan-alasan pribadi, dan saya telah menjelaskan semuanya. Bersama LCR, saya membentuk tim yang baik. Saya juga punya hubungan baik dengan Honda, karena saya ikut mengembangkan motor mereka. Saya senang atas keputusan saya dan sama sekali tak menyesal," tutupnya. [initial]
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 29 Januari 2026 15:07Daftar Crew Chief MotoGP 2026, 4 Pembalap Dapat Pendamping Baru Agar Kompetitif
-
Otomotif 29 Januari 2026 15:03Pedro Acosta Prediksi Marc Marquez Bakal Masih Rajai MotoGP 2026 Meski Cedera Bahu
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 29 Januari 2026 17:38 -
Tim Nasional 29 Januari 2026 17:16 -
Liga Italia 29 Januari 2026 17:13 -
Liga Inggris 29 Januari 2026 16:59 -
Otomotif 29 Januari 2026 16:46 -
Liga Inggris 29 Januari 2026 16:23
MOST VIEWED
- Hore! Valentino Rossi Akhirnya Jajal Sirkuit Mandalika untuk Pertama Kali, Dampingi VR46 Riders Academy Latihan
- Ducati Beber Cara Marc Marquez 'Lindungi' Pecco Bagnaia Saat Hadapi Beratnya MotoGP 2025
- Punya Firasat Baik, Ducati Sinyalir Gaji Tak Jadi Masalah dalam Negosiasi Kontrak Baru Marc Marquez
- Maverick Vinales Dirumorkan Bakal Gantikan Pedro Acosta di Red Bull KTM Factory Racing MotoGP 2027
HIGHLIGHT
- 9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan...
- 5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke...
- 5 Klub Potensial untuk Xabi Alonso Setelah Pergi d...
- 5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5487896/original/064524000_1769682728-warga_cengkareng_kebanjiran.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5397953/original/053288700_1761822677-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5487876/original/039936500_1769681897-227634.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2216036/original/093247000_1526473912-20180516-IHSG-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5486876/original/015473100_1769632332-AP26028729308264.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5486893/original/094939900_1769636501-vangelis-pavlidis-benfica-tekel-aurelien-tchouameni-real-madrid-liga-champions.jpg)

