
Saat insiden itu terjadi, Espargaro tengah berada di posisi keenam dan menempel rider Repsol Honda, Marc Marquez. Menurutnya, ia sudah bekerja dengan baik dalam mengontrol performa ban depan dan belakang lunak yang ia pilih, dan menyatakan bahwa mesin adalah kendala utamanya.
"Saya sangat nyaman sejak start, bertarung dengan pebalap terdepan. Tapi tiba-tiba saja tak ada tenaga dari mesin, dan saya menyadari ada api, jadi saya cepat-cepat berhenti! Awal tahun lalu, mesin kami bermasalah, tapi sepanjang musim, segalanya sempurna. Musim ini pun sempurna. Tapi ini mesin pertama yang rusak, dan ini wajar di dunia balap," ujarnya.
Aleix Espargaro saat mesin GSX-RR miliknya terbakar di Brno. (c) Speedweek
"Saya sangat nyaman di belakang Marc dan mencoba mengendalikan ban. Saya memang tak menyelesaikan delapan lap terakhir, tapi ban saya sungguh baik-baik saja. Jadi kami kehilangan kesempatan bertarung dengan Marc," tuturnya kepada Crash.net usai balap.
Dengan tujuh seri tersisa, kakak kandung Pol Espargaro ini pun tetap berharap bisa naik podium, sebelum benar-benar hijrah ke Aprilia Racing Team Gresini akhir musim nanti. Apalagi sang tandem, Maverick Vinales sudah lebih dulu memetik podium di Le Mans, Prancis awal Mei lalu.
"Saya sungguh tak bisa percaya atas apa yang terjadi tahun ini. Setiap seri selalu berbeda. Saya tak pernah bisa menjalani balapan dengan normal. Satu-satunya hal yang saya inginkan adalah meraih podium sebelum Valencia. Saya akan mencoba lagi di Silverstone," tutup Espargaro. [initial]
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 21 Januari 2026 18:54Bicara Hati ke Hati, Cara Intim Duo Yamaha Bangun Chemistry Jelang MotoGP 2026
LATEST UPDATE
-
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026 22:13 -
Liga Inggris 21 Januari 2026 21:18 -
Liga Champions 21 Januari 2026 21:07 -
Tim Nasional 21 Januari 2026 20:56 -
Voli 21 Januari 2026 20:45 -
Liga Inggris 21 Januari 2026 20:38
MOST VIEWED
- Dijagokan Juarai MotoGP 2026, Marco Bezzecchi Merendah Karena Merasa Masih Harus Berbenah
- Toprak Razgatlioglu Sebut Target Podium di MotoGP 2026 Tidak Realistis, Pilih Tunggu 2027
- Pedro Acosta Masih Jaga Kans Gabung Skuad Valentino Rossi di MotoGP 2027, Tapi Utamakan Tim Pabrikan
- Jorge Martin Kembali Bidik Kemenangan dan Gelar Dunia di MotoGP 2026: Inilah Alasan Saya Digaet Aprilia!
HIGHLIGHT
- 8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih...
- 8 Pemain Strasbourg yang Wajib Dipertimbangkan Che...
- Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir ...
- 4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelat...
- 4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478933/original/079657200_1768961772-Ketua_KNKT__Soerjanto_Tjahjono.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5479997/original/027162300_1769003247-WhatsApp_Image_2026-01-21_at_20.19.54.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5479983/original/030014600_1769002457-Ratusan_Kontainer_Limbah_B3_Menumpuk_di_Batam.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5479971/original/038425800_1769001303-137248.jpg)

