
Bola.net - Usai hanya meraih dua podium tanpa kemenangan tahun ini, pebalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, meyakini bahwa MotoGP 2020 akan jadi tahun krusial bagi pabrikan Garpu Tala untuk memperbaiki kualitas motor YZR-M1. Hal ini ia sampaikan kepada Paddock GP.
Sejak ditinggalkan Jorge Lorenzo pada akhir 2016, Yamaha memang tak lagi terlalu mengancam dalam perebutan gelar dunia. Dalam kurun tiga musim, Yamaha bahkan baru meraih tujuh kemenangan, yakni enam lewat Maverick Vinales dan satu lewat Rossi.
Tahun ini, Rossi juga mengalami masa losing streak terburuk dalam kariernya, melalui 47 balapan tanpa kemenangan. Ia juga mengakhiri musim di peringkat ketujuh pada klasemen pebalap, tertinggal dari Vinales dan bahkan Fabio Quartararo yang berstatus debutan.
Harus Kejar Ketertinggalan
"Musim ini sangat rumit, hasilnya di bawah ekspektasi. Kami pikir kami lebih kuat dan kompetitif, tapi malah kesulitan, terutama pada paruh pertama musim. Pada paruh kedua, kami sedikit lebih cepat, tapi tetap tak bisa naik podium," ujar rider berusia 40 tahun ini.
Rossi, yang selama ini menuntut Yamaha untuk memperbaiki top speed dan tenaga mesin demi menyaingi Honda dan Ducati, merasakan adanya kemajuan pada YZR-M1 terbaru yang ia jajal dalam dua uji coba pascamusim.
"Saya rasa tahun 2020 akan jadi musim yang penting bagi Yamaha, karena pada 2017 dan 2018 kami sangat tertinggal dari para rival kami di sudut pandang teknis," ungkap sembilan kali juara dunia ini.
Kini Lebih Optimistis
Meski merasakan adanya kemajuan pada M1 2020, Rossi menyebut penyaluran tenaga mesinnya masih carut marut, dan mereka masih tertinggal 10 km/jam dari Ducati. Namun rider Italia ini yakin Yamaha bisa mengatasinya musim depan.
"Tampaknya, tahun ini Yamaha bekerja lebih baik dan saya rasa ini langkah pertama untuk kembali ke puncak. Kami bisa lebih optimistis soal masa depan Yamaha, karena mereka telah mengalami kemajuan pada motor tahun ini," pungkasnya.
Selama musim dingin dan masa liburan MotoGP, Rossi akan menjalani aksi tukar kendaraan balap dengan pebalap Mercedes AMG Petronas Formula 1, Lewis Hamilton, di Valencia pada 9 Desember, dan turun dalam balapan Gulf 12 Hours di Abu Dhabi pada 13-15 Desember.
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 31 Januari 2026 04:21 -
Liga Inggris 31 Januari 2026 03:01 -
Liga Spanyol 31 Januari 2026 00:59 -
Voli 30 Januari 2026 22:47 -
Voli 30 Januari 2026 22:40 -
Otomotif 30 Januari 2026 21:16
MOST VIEWED
- Daftar Crew Chief MotoGP 2026, 4 Pembalap Dapat Pendamping Baru Agar Kompetitif
- 3 Pembalap Muda Incaran Valentino Rossi untuk MotoGP 2027, Pilihan yang Sulit!
- Maverick Vinales Dirumorkan Bakal Gantikan Pedro Acosta di Red Bull KTM Factory Racing MotoGP 2027
- 12 Tahun Sejak Kecelakaan Ski, Michael Schumacher Dikabarkan Tak Lagi Terbaring di Tempat Tidur
HIGHLIGHT
- 9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan...
- 5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke...
- 5 Klub Potensial untuk Xabi Alonso Setelah Pergi d...
- 5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/1101201/original/038411100_1451931786-499791614.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5454810/original/007778500_1766572803-jokowi__1_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5486892/original/056275200_1769635928-gianluca-prestianni-benfica-berebut-bola-jude-bellingham-real-madrid-liga-champions.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4750795/original/017104800_1708660528-lulalahfah_1708488000_3307090680726527786_199618161.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482402/original/054602000_1769182507-lula_lahfah.png)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5487881/original/098610500_1769682055-4.jpg)

