
Bola.net - Pembalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, mengaku yakin dirinya bisa jadi bisa meraih kemenangan, jika melihat ban Fabio Quartararo benar-benar aus pada akhir balapan MotoGP Catalunya di Sirkuit Barcelona-Catalunya, Spanyol, Minggu (27/9/2020). Sayang, Rossi malah jatuh pada Lap 16 dan gagal finis.
Rossi yang start ketiga, naik ke posisi kedua pada lap pembuka, dan tersalip Quartararo pada Lap 6. Namun, Rossi bertekad tenang demi menyimpan ketahanan bannya. Quartararo juga menyalip Franco Morbidelli pada Lap 19. Morbidelli pun melakukan kesalahan dan melebar di Tikungan 1 pada Lap 14, dan Rossi menyalipnya.
Sejak itulah Rossi mengubah strategi, bertekad menempel Quartararo, karena memprediksi ban depan dan belakang lunak rider Prancis itu bakal aus pada akhir balapan karena sudah kelewat ngotot pada awal balapan. Sayang, pada Lap 16, ban depan Rossi mendadak selip di Tikungan 2 dan membuatnya gagal finis.
"Sungguh disayangkan karena ini pekan balap yang baik. Saya cepat sejak Jumat dan kami mampu memperbaiki motor, jadi saya sangat kuat. Saya ngotot karena saya ingin menempel Fabio, tapi hari ini suhunya sangat rendah dan Tikungan 2 selalu berbahaya, karena suhu ban depan bagian kiri lebih rendah," ungkapnya via Crash.net.
Selip Akibat Bagian Kiri Ban Bersuhu Rendah
Many fans hearts sank as @ValeYellow46 crashed out of the race while chasing the lead! 💥
— MotoGP™🏁 (@MotoGP) September 27, 2020
The Doctor's 200th premier class podium will have to wait a little longer! 😔#CatalanGP 🏁 pic.twitter.com/P5DwP84SYH
Tak dipungkiri Rossi salah satu rider yang dijagokan menang di Catalunya, karena ritme balapnya sangat menjanjikan sejak sesi latihan. Selain itu, ada ekspektasi tinggi karena ia baru saja tanda tangan kontrak dengan Petronas Yamaha SRT, start dari barisan terdepan, dan ini startnya yang ke-350 di kelas tertinggi. Apalagi, ia dikenal sebagai rider tersukses di trek ini dengan 10 kemenangan.
"Mungkin saya kelewat ngotot masuk tikungan itu dan ban depan selip. Jika melihat data, nyatanya sangat mirip dengan lap sebelumnya. Tapi dengan suhu serendah ini, saya memang harus lebih memperhatikan bagian kiri. Sangat disayangkan karena kami butuh podium usai pekan balap yang kuat seperti ini," ujar rider 41 tahun ini.
Usai Franco melakukan kesalahan di Tikungan 1, saya makin ngotot karena tak mau tertinggal dari Fabio. Saya ingin menempel karena saya tahu motor kami lebih cepat pada akhir balapan, lagipula Suzuki dan Ducati tak terlalu jauh. Jelas saya bisa naik podium hari ini, dan siapa tahu yang bisa terjadi pada akhir lap, apalagi Fabio jadi sangat lamban?" lanjutnya.
Siapa Tahu Hasil Akhirnya Bisa Jadi Berbeda?
Rossi menyatakan ritmenya cukup menjanjikan pada lap-lap awal, namun ia memutuskan berkendara lebih halus demi menyisakan ban untuk akhir balapan. "Jadi, saya bertahan di depan tanpa harus ngotot. Fabio, Franco, dan saya adalah yang tercepat pada bagian awal balapan dan kami sangat berdekatan," tuturnya.
"Mungkin Fabio lebih cepat, tapi bannya juga mengalami degradasi parah pada lap-lap akhir. Jadi, kita takkan pernah tahu, karena saya jatuh. Tapi jika saya tak kelewat ngotot seperti Fabio, mungkin saya bisa lebih baik pada lap-lap akhir dan bahkan menang," pungkas sembilan kali juara dunia ini.
Dengan hasil buruk ini, Rossi pun melorot ke peringkat 11 pada klasemen pembalap dengan koleksi 58 poin, tertinggal 50 poin dari Quartararo di puncak. Balapan selanjutnya akan digelar pada 9-11 Oktober di Sirkuit Le Mans, Prancis.
Sumber: Crashnet
Video: Deretan Momen MotoGP Catalunya, Quartararo Menang dan Rossi Jatuh
Baca Juga:
- Fabio Quartararo Lega Akhirnya Menang Lagi Usai Sebulan 'Menderita'
- Reaksi Netizen Soal Jatuhnya Rossi dan Kemenangan Quartararo di MotoGP Catalunya
- Klasemen Sementara MotoGP 2020 Usai Seri Catalunya, Spanyol
- Hasil Balap MotoGP Catalunya: Fabio Quartararo Raih Kemenangan Ketiga
- Klasemen Sementara Formula 1 2020 Usai Seri Sochi, Rusia
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 21 Juli 2026 18:02David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 23 Juli 2026 18:24Karim Adeyemi Resmi Gabung Barcelona dari Borussia Dortmund
BERITA LAINNYA
-
otomotif 21 Juli 2026 18:02David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
SOROT
-
Liputan6 23 Juli 2026 19:03Instruksi Prabowo: Semua Kementerian Harus Dukung Koperasi Merah Putih
-
Liputan6 23 Juli 2026 18:30Mendikti Buka Suara Soal URI, Tegaskan Tak Membawahi Seluruh Kampus
-
Liputan6 23 Juli 2026 18:21Mulai September 2026, Bansos Disalurkan Lewat Koperasi Desa Merah Putih
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5544401/original/060462400_1775103106-unnamed__48_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302187/original/020726000_1784536360-Screenshot_2026-07-20_at_15.30.41.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5547972/original/053740900_1775480530-e83bb935-bce9-4a7e-a1fa-5f5a68b277e7.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304080/original/037315600_1784706181-12394.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8669810/original/074257300_1782706469-WhatsApp_Image_2026-06-29_at_11.12.12.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4762001/original/051041800_1709608675-20240305-Imbauan_Keselamatan-MER_3.jpg)
