
Bola.net - Project Leader VR46, Alessio Salucci, meyakini Marco Bezzecchi bisa menjadi idola baru MotoGP pada masa mendatang. Pasalnya, anak didik Valentino Rossi itu memiliki talenta yang hebat, kecepatan yang baik, kompetitif, dan karakter yang unik. Ini semua faktor-faktor yang juga membuat Rossi populer.
Bezzecchi telah menjadi anggota VR46 Riders Academy sejak 2015 dan tampil kompetitif di setiap kelas yang ia ikuti di arena Grand Prix. Ia pun menjalani debut MotoGP pada 2022 bersama skuad Rossi, Mooney VR46 Racing Team. Pembalap Italia ini juga mengarungi musim perdana yang cukup apik.
Rider yang akrab disapa 'Bez' itu secara menakjubkan meraih podium pertamanya dengan finis kedua di Assen, Belanda, usai membuntuti Maverick Vinales hampir sepanjang balapan. Setelahnya, dalam pekan balap di Buriram, Thailand, ia merebut pole. Itu adalah podium dan pole perdana VR46 di MotoGP.
Diuntungkan Rookie Lain yang Tak Garang

Salucci yang merupakan sahabat karib Rossi sejak anak-anak, mengaku kagum pada Bezzecchi. Namun, ia juga tak memungkiri bahwa keberhasilan Bezzecchi menyabet gelar debutan terbaik terbantu oleh fakta bahwa Raul Fernandez, Remy Gardner, Fabio di Giannantonio, dan Darryn Binder tidak terlalu kompetitif.
"Sejak awal saya berharap ia tampil sangat kuat, tetapi saya tak mengira ia bakal sekuat itu. Namun, jika lihat debutan lain pada 2022, saya rasa Raul adalah talenta luar biasa, tetapi KTM tidak mudah dikendarai. Remy juga naik KTM, dan Diggia agak kesulitan," ujar 'Uccio' lewat Speedweek pada Rabu (4/1/2023).
"Jadi, kami punya keuntungan dalam perebutan gelar debutan terbaik. Saya tak memungkirinya. Saya selalu mengatakan apa yang saya pikirkan. Begitulah seharusnya. Namun, Bez mampu naik podium dan meraih pole. Ia sangat tangguh. Saya terkejut, meski saya memang berharap begitu," lanjutnya.
Berkarakter Unik

Salucci pun yakin Bezzecchi akan tampil jauh lebih tangguh sekalinya sudah menggali pengalaman lebih banyak. Ia juga memprediksi bahwa rider Italia berusia 24 tahun tersebut bisa jadi favorit penggemar tak hanya berdasarkan talenta dan prestasinya, melainkan juga berkat karakternya yang unik.
Tak pelak lagi bahwa selama ini, Bezzecchi dianggap sebagai anggota VR46 Riders Academy yang karakter, pembawaan, dan penampilannya paling mirip dengan Rossi. "Bez adalah karakter yang unik. Semua orang di tim kami bisa mengonfirmasinya. Ia sangat hebat, ia jelas bisa menjadi karakter yang nyata," ungkap Salucci.
"Namun, semua selalu tergantung pada hasil. Meski begitu, ia apa adanya, sangat instingtif, dan ia adalah orang yang selalu mengatakan apa yang ia pikirkan. Kami melihatnya seperti itu juga di rumah. Jadi, ia punya potensi menjadi sosok pencuri perhatian di luar trek juga," pungkas pria Italia berusia 43 tahun tersebut.
Statistik Prestasi Marco Bezzecchi

Jumlah Grand Prix: 112
Jumlah pole: 5
Jumlah podium: 25
Jumlah kemenangan: 6
Jumlah gelar dunia: -
2015: Moto3 San Carlo Team Italia dan Minimoto Portomaggiore - Tidak terklasifikasi
2016: Moto3 Mahindra Racing - Peringkat 47
2017: Moto3 CIP - Peringkat 23
2018: Moto3 Redox PrüstelGP - Peringkat 3
2019: Moto2 Red Bull KTM Tech3 - Peringkat 23
2020: Moto2 Sky Racing Team VR46 - Peringkat 4
2021: Moto2 Sky Racing Team VR46 - Peringkat 3
2022: MotoGP Mooney VR46 Racing Team - Peringkat 14
Sumber: Speedweek
Baca juga:
- Yamaha Loyo, Fabio Quartararo Soal Kans Pindah Tim: Nggak Perlu Takut Perubahan
- Lewis Hamilton Injak Usia 38 Tahun, Mercedes Pede Bakal Sepakati Kontrak Baru
- 8 Tandem Marc Marquez di Repsol Honda: Wah, Semuanya Juara Dunia!
- Stefan Bradl: Naungi Marc Marquez Adalah Berkah Sekaligus Kutukan Bagi Tim
- MotoGP vs Formula 1: Balapan Makin Banyak, Makin Sulit Hindari Bentrok
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 7 Maret 2026 08:26Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 7 Maret 2026 10:01 -
Otomotif 7 Maret 2026 10:00 -
Tim Nasional 7 Maret 2026 09:57 -
Liga Inggris 7 Maret 2026 09:47 -
Voli 7 Maret 2026 09:44 -
Liga Inggris 7 Maret 2026 09:32
MOST VIEWED
- Hasil FP1 Formula 1 GP Australia 2026: Charles Leclerc dan Lewis Hamilton Bikin Ferrari Berkuasa
- Hasil FP2 Formula 1 GP Australia 2026: Oscar Piastri Tercepat di Rumah Sendiri, Ungguli Kimi Antonelli
- Cedera Bahu Jadi Penghalang, Marc Marquez Minta Ducati Sabar Tunggu Kontrak MotoGP 2027
- MotoGP Akui Grand Prix Qatar 2026 Belum Pasti Digelar Akibat Konflik Timur Tengah
HIGHLIGHT
- 6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, ...
- 5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemi...
- 10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Men...
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: S...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5507722/original/041308700_1771540940-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523436/original/088155600_1772816651-1001064690.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523431/original/011866200_1772816106-260254.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5211473/original/020366100_1746581539-hansi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5519603/original/021723700_1772587901-AP26062748359237.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5343404/original/006730000_1757415749-14689.jpg)
