
Bola.net - Graham Potter disebut-sebut menjadi kandidat kuat sebagai calon manajer Chelsea. Petinggi The Blues juga dikabarkan telah berbicara dengan pelatih 47 tahun tersebut.
Bahkan, menurut sejumlah sumber di Inggris negosiasi Chelsea dengan Brighton and Hove Albion berjalan positif. Klub berjuluk The Seagulls tersebut sepertinya siap melepas Graham Potter.
Chelsea harus segera mencari manajer baru setelah mendepak Thomas Tuchel. Pria asal Jerman dipecat setelah The Blues dikalahkan Dinamo Zagreb di fase grup Liga Champions 2022/2023.
Lantas, siapakah sebenarnya sosok Graham Potter hingga dianggap layak menukangi Chelsea? Berikut 5 fakta yang berhasil dihimpun Bola.net dari berbagai sumber.
Scroll ke bawah untuk informasi selengkapnya ya Bolaneters.
Awali Karier di Kampus
Graham Potter pensiun sebagai pemain pada tahun 2005. Di saat yang sama, dia menyelesaikan studi di Universitas Terbuka dengan gelar sarjana ilmu sosial.
Setelah itu, dia bekerja sebagai manajer pengembangan sepak bola di Hull University. Dia juga dipercaya sebagai direktur teknik Timnas Wanita Ghana pada Piala Dunia 2007.
Graham Potter juga aktif sebagai asisten pelatih di beberapa Universitas di Inggris. Salah satunya di Leeds Metropolitan University.
Tangani Klub Swedia
Graham Potter memulai kiprahnya sebagai manajer tim profesional di Liga Swedia. Dia menukangi Ostersund FK sejak 24 Juni 2011 yang kebetulan masih berkompetisi di kasta ketiga.
Tangan dingin Graham Potter membuat Ostersund mampu promosi hingga ke kasta teratas Liga Swedia. Klub yang berdiri tahun 1996 itu mentas di Liga Europa.
Graham Potter berpisah dengan Ostersund FK pada 30 Juni 2018. Dia 224 pertandingan dengan mempersembahkan 109 kemenangan, 56 hasil imbang dan 59 kali kalah atau rata-rata 1,71 poin per laga.
Prestasi Graham Potter
Graham Potter termasuk manajer yang masih minim prestasi. Sejak mengawali kariernya sebagai pelatih pada tahun 2011, baru sebiji gelar yang didapatkannya.
Satu-satunya gelar tersebut didapatkan bersama Ostersund FK pada musim 2017/2018. Mereka keluar sebagai juara Piala Swedia.
Ostersund FK keluar sebagai juara setelah mengalahkan IFK Norrkoping pada partai final. Mereka menang dengan skor telak 4-1.
Formasi Favorit
Sejak menukangi Brighton and Hove Albion, Graham Potter kerap menggunakan formasi dasar 3-4-2-1. Format tersebut mengandalkan 3 bek seperti yang dipakai Thomas Tuchel.
Akan tetapi, Graham Potter juga kerap mencoba formasi yang lain seperti 4-3-3, hingga 5-4-1. Tak jarang, ia juga menggunakan formasi 4-2-3-1 dan 4-1-4-1.
Bahkan, saat menukangi Ostersund FK di Liga Swedia, manajer kelahiran 20 Mei 1975 tersebut kerap menggunakan 4-4-2 double 6. Itu termasuk favoritnya kala itu.
Start Bagus Bersama Brighton
Graham Potter mengawali kiprahnya di Premier League 2022/2023 dengan hasil positif. Hingga pekan ke-6, ia mampu membawa Brighton and Hove ke papan atas.
Ya, Brighton mampu menempati posisi ke-4 klasemen sementara dengan mengumpulkan 13 poin. Bahkan, timnya baru menelan kekalahan.
Sementara dalam lima laga lainnya, Brighton meraih 4 kemenangan dan 1 kali imbang. Rataan poin yang didapatkan adalah 2,17 per laga.
(Bola.net/Mustopa El Abdy)
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 31 Oktober 2026 22:39Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
-
Liga Inggris 31 Oktober 2026 22:02Lisandro Martinez yang Konyol!
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 1 November 2026 05:33Hasil Man City vs Brighton: The Citizens Tumbang 0-1 di Etihad
-
Tim Nasional 31 Oktober 2026 23:47Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
-
Liga Inggris 31 Oktober 2026 22:39Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
-
Liga Inggris 31 Oktober 2026 22:02Lisandro Martinez yang Konyol!
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 30 Oktober 2026 22:20Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
-
piala dunia 27 Oktober 2026 08:15Rekap Ballon d'Or 2026: Daftar Lengkap Para Pemenang Penghargaan
-
piala dunia 27 Oktober 2026 06:41Alexia Putellas Raih Ballon d'Or Feminin 2026, Sempurnakan Comeback
-
piala dunia 27 Oktober 2026 06:28Harry Kane Raih Ballon d'Or 2026, Akhiri Penantian 25 Tahun Inggris
-
piala dunia 27 Oktober 2026 06:21Harry Kane Raih Gerd Muller Trophy 2026 dengan 73 Gol
-
piala dunia 27 Oktober 2026 05:55Spanyol Sapu Bersih Yashin Trophy 2026 Putra dan Putri
SOROT
-
Liputan6 31 Oktober 2026 00:27Prabowo Ingatkan Generasi Muda Jangan Malas Belajar Sejarah
-
Liputan6 30 Oktober 2026 23:40Naik Whoosh dari Cimahi, Prabowo Sapa Warga di Stasiun Halim
-
Liputan6 30 Oktober 2026 22:56Hadiah Istimewa Pramono untuk 10 Lurah Finalis Benyamin S Award
-
Liputan6 30 Oktober 2026 21:45Menteri Wihaji: Perbaiki Negara Dimulai dari Keluarga
-
Liputan6 30 Oktober 2026 20:48SMA Taruna Nusantara Kini Gratis, Prabowo Perluas Jadi 6 Kampus
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5382303/original/097438400_1760576399-Chief_Executive_Officer__CEO__Danantara__Rosan_Perkasa_Roeslani_-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382832/original/057071200_1793012315-Prabowo_Subianto_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386841/original/019767400_1793378421-presidenri.go.id-30102026232744-6ae4c580aa9360.38613246-e1793377727603.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386830/original/012264700_1793375966-IMG_1430.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386812/original/083859800_1793371732-IMG_1252.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386790/original/076408100_1793368092-28f33103-de2e-4df7-828d-659c9aef0269.jpg)
