
Bola.net - Spanyol berhasil mengalahkan Argentina dengan skor 1-0 setelah babak perpanjangan waktu pada final Piala Dunia 2026. Kemenangan tersebut memastikan La Roja merebut gelar juara dunia kedua sepanjang sejarah.
Sejak menit awal, Spanyol tampil jauh lebih agresif dibandingkan sang juara bertahan. Mereka menguasai jalannya pertandingan meski harus menunggu hingga babak tambahan untuk mencetak gol kemenangan.
Ferran Torres menjadi pembeda pada menit ke-106 setelah memanfaatkan umpan Nico Williams. Gol tersebut memastikan Spanyol menutup turnamen dengan cara yang sempurna.
Skor tipis tidak menggambarkan jalannya pertandingan secara keseluruhan. Spanyol tampil dominan di hampir seluruh aspek permainan dan pantas mengangkat trofi.
Keberhasilan ini sekaligus menegaskan filosofi permainan Luis de la Fuente yang tetap konsisten sepanjang turnamen. Berikut enam pelajaran penting dari kemenangan bersejarah Spanyol atas Argentina.
1. Rencana Luis de la Fuente untuk Meredam Messi Berjalan Sempurna

Luis de la Fuente sejak awal menegaskan bahwa Spanyol tidak akan melakukan penjagaan khusus terhadap Lionel Messi. Namun, ia memastikan seluruh pemain selalu siap membatasi ruang gerak sang kapten Argentina.
Strategi tersebut berjalan sangat efektif sepanjang pertandingan. Alex Baena, Marc Cucurella, Aymeric Laporte, Fabian Ruiz, dan Rodri bergantian menutup jalur umpan menuju Messi.
Akibatnya, Argentina kesulitan menghubungkan lini tengah dengan lini depan. Messi lebih sering menerima bola jauh dari kotak penalti sehingga ancamannya berkurang drastis.
Hingga babak pertama berakhir, Messi hanya mencatat sedikit sentuhan dan tidak mampu mengirim umpan berbahaya di area sepertiga akhir. Ia baru lebih aktif pada menit-menit akhir, tetapi semuanya sudah terlambat.
2. Dominasi Spanyol Lahir Lewat Identitas Permainan Mereka

Spanyol kembali memperlihatkan permainan berbasis penguasaan bola yang menjadi ciri khas mereka. Rodri, Fabian Ruiz, Dani Olmo, dan Alex Baena mendominasi lini tengah sepanjang pertandingan.
Argentina kesulitan mempertahankan ritme permainan karena tekanan tinggi yang dilakukan La Roja. Bahkan mereka sering gagal menyusun tiga umpan secara beruntun.
Rodri menjadi pusat distribusi bola dengan kebebasan turun ke lini belakang. Pergerakan para gelandang dan penyerang Spanyol juga terus menarik bek Argentina keluar dari posisinya.
Masuknya Pedri dan Ferran Torres pada babak kedua membuat tekanan Spanyol semakin meningkat. La Roja terus mengurung Argentina hingga akhirnya menemukan gol kemenangan.
3. Final Ini Mengingatkan pada Gelar Juara Tahun 2010

Keberhasilan Spanyol di Piala Dunia 2026 memiliki banyak kemiripan dengan final tahun 2010. Saat itu mereka juga mendominasi pertandingan sebelum mencetak gol kemenangan pada babak tambahan.
Perbedaannya, dominasi Spanyol kali ini bahkan lebih mencolok. Mereka melepaskan jauh lebih banyak tembakan, sedangkan Argentina hampir tidak memberikan ancaman berarti.
Argentina akhirnya harus bermain dengan 10 orang setelah Enzo Fernandez menerima kartu merah pada masa injury time. Situasi tersebut semakin memudahkan Spanyol mengendalikan pertandingan.
Jika pada 2010 Andres Iniesta menjadi pahlawan, kali ini giliran Ferran Torres yang menentukan sejarah. Ia mencetak gol yang memastikan trofi kembali ke tangan La Roja.
4. Ferran Torres Menjawab Semua Kritik

Ferran Torres datang ke final dengan membawa beban besar. Selama beberapa tahun terakhir, ia menjadi salah satu pemain Spanyol yang paling sering menerima kritik.
Performa Torres sepanjang turnamen memang belum konsisten. Namun, kontribusinya sebagai pemain pengganti beberapa kali membantu mengubah jalannya pertandingan.
Momen terbaik akhirnya datang pada babak tambahan. Torres menyambut bola kiriman Nico Williams dengan penyelesaian tenang menggunakan kaki kiri untuk membobol gawang Argentina.
Gol tersebut mengubah citra Torres dalam sekejap. Dari pemain yang sering diragukan, ia kini dikenang sebagai salah satu pahlawan terbesar dalam sejarah sepak bola Spanyol.
5. Rodri dan Pau Cubarsi Menuai Pengakuan

Rodri kembali membuktikan dirinya sebagai jantung permainan Spanyol. Ia mengatur tempo, memutus serangan lawan, sekaligus menjadi penghubung utama antar lini.
Penampilan konsistennya sepanjang turnamen membuat Rodri layak meraih penghargaan Bola Emas Piala Dunia 2026. Ia kembali menambah daftar prestasi individu yang luar biasa.
Di lini belakang, Pau Cubarsi tampil luar biasa meski masih berusia 19 tahun. Bek muda Barcelona tersebut menjadi tembok kokoh yang sulit ditembus lawan.
Cubarsi membantu Spanyol mencatat tujuh clean sheet dalam delapan pertandingan. Penghargaan Pemain Muda Terbaik menjadi hadiah yang pantas atas performa impresifnya.
6. Lamine Yamal Menandai Datangnya Era Baru

Lamine Yamal memang tidak tampil sebrilian biasanya sepanjang turnamen. Cedera hamstring yang sempat dialami membuat kondisinya belum benar-benar mencapai level terbaik.
Meski demikian, kehadiran Yamal tetap memberi pengaruh besar terhadap permainan Spanyol. Argentina selalu menempatkan lebih dari satu pemain untuk mengawalnya sehingga ruang bagi rekan-rekannya terbuka.
Yamal juga menjadi pemain dengan jumlah dribel sukses terbanyak pada partai final. Kontribusinya tidak hanya terlihat melalui statistik gol maupun assist.
Kini Yamal telah menjadi juara Piala Eropa dan juara Piala Dunia sebelum menginjak usia 20 tahun. Banyak pihak meyakini era baru sepak bola dunia telah dimulai setelah Spanyol mengalahkan Argentina di partai final.
Sumber: FotMob
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Champions 4 November 2026 14:40Tantang Fenerbahce, Liverpool Nostalgia Malam Magis di Istanbul
-
Bola Indonesia 4 November 2026 14:15Tempat Menonton Melbourne Victory vs Persib, 4 November 2026
-
Bola Indonesia 4 November 2026 14:09Link Streaming Melbourne Victory vs Persib, 4 November 2026
-
Liga Champions 4 November 2026 14:00Bocah Ajaib Manchester United itu Bernama Shea Lacey
LATEST UPDATE
-
Liga Champions 4 November 2026 14:00Bocah Ajaib Manchester United itu Bernama Shea Lacey
-
Liga Inggris 4 November 2026 13:20Tumbang Lawan AS Roma, Seberapa Parah Cedera Carlos Baleba?
-
Liga Eropa UEFA 4 November 2026 13:10Prediksi Celta vs Union Saint-Gilloise 6 November 2026
-
Liga Eropa UEFA 4 November 2026 12:04Prediksi Real Sociedad vs Lyon 6 November 2026
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 30 Oktober 2026 22:20Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
-
piala dunia 27 Oktober 2026 08:15Rekap Ballon d'Or 2026: Daftar Lengkap Para Pemenang Penghargaan
-
piala dunia 27 Oktober 2026 06:41Alexia Putellas Raih Ballon d'Or Feminin 2026, Sempurnakan Comeback
-
piala dunia 27 Oktober 2026 06:28Harry Kane Raih Ballon d'Or 2026, Akhiri Penantian 25 Tahun Inggris
-
piala dunia 27 Oktober 2026 06:21Harry Kane Raih Gerd Muller Trophy 2026 dengan 73 Gol
-
piala dunia 27 Oktober 2026 05:55Spanyol Sapu Bersih Yashin Trophy 2026 Putra dan Putri
SOROT
-
Liputan6 4 November 2026 14:09Perintah Prabowo ke Kapolri soal Kasus Penyadapan Presiden
-
Liputan6 4 November 2026 13:48Prabowo Titip Pesan Khusus ke Guru Besar dan Akademisi
-
Liputan6 4 November 2026 13:00Cek Fakta: Hoaks Presiden Prabowo Bakal Batasi Media Sosial
-
Liputan6 4 November 2026 12:18Jenderal Listyo Tersangka Penyadapan Presiden, Istana: Mengarah ke Makar
-
Liputan6 4 November 2026 12:043 Pati Jadi Tersangka Penyadapan Prabowo, Polri Pastikan Tetap Solid
-
Liputan6 4 November 2026 11:52Fakta-fakta Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382832/original/057071200_1793012315-Prabowo_Subianto_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9389827/original/042023800_1793774716-Screenshot_20261104_112322_Instagram.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9389747/original/012986700_1793772599-Screenshot_2026-11-04_130915.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5428980/original/030072900_1764569990-Presiden_dan_Kapolri_1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9383805/original/006884000_1793099058-147653.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9389393/original/091576400_1793712915-c78527e7-754a-4d24-807e-5ed68e31d421.jpg)
