FOLLOW US:


Drogba Pakai Pelindung Khusus, Queiroz Sewot

16-06-2010 20:30

 | Didier Drogba

Pelatih Portugal, Carlos Queiroz (c)AFP
Pelatih Portugal, Carlos Queiroz (c)AFP

Bola.net - Pelatih Portugal Carlos Queiroz, merasa marah bahwa bintang Pantai Gading Didier Drogba memperoleh perlakukan khusus karena ia diijinkan menggunakan alat pelindung pada lengannya yang patah.

Drogba mengalami cedera pada lengan kanannya saat melawan Jepang pada 4 Juni lalu dan mendapat ijin masuk ke babak kedua menggantikan Solomon Kalou pada pertandingan Grup G Piala Dunia yang berakhir 0-0 setelah menerima izin khusus dari wasit pertandingan, Jorge Lorrianda dari Uruguay.

Kedatangan penyerang Chelsea yang mengenakan alat pelindung itu hampir membuyarkan konsentrasi skuad Pantai Gading ketika ia datang untuk mendapat tambahan waktu di Stadion Nelson Mandela Bay.

Drogba dibebaskan untuk bermain pada pertemuan Senin petang yang melibatkan Lorrianda dan sejumlah petugas dari FIFA, Pantai Gading dan Portugal.

Queiroz terlihat kesal dan memberikan komentar setelah pertandingan usai: "Itu bukan keputusan kami mengijinkan Drogba main atau tidak, itu terserah FIFA."

"Pada pertemuan hari Senin FIFA mengatakan itu terserah wasit yang mempunyai keputusan apakah ia diijinkan untuk main," katanya.

"Kami melihat ada sedikit kejanggalan. Anda mempunyai pemain yang tidak mengenakan gelang tali atau plester, baik itu pemain yang sedang mengalami cedera pada lengannya dan membiarkan pemain kami mendapat resiko dengan alat pelindung yang dikenakannya itu."

"Drogba adalah seorang superstar Afrika dan kami ingin tahu jika semua peraturan akan sama buat setiap orang, tapi ia diijinkan bermain dengan alat pelindung, mungkin peraturan sudah diubah."

Drogba sendiri, berbicara masalah cedera yang dialami, mengatakan: "Jika saya mempunyai bahkan satu persen keraguan (tentang kemampuan saya bermain), saya tidak akan minta untuk berada di bangku cadangan. Keputusan diambil kemarin sore setelah konsultasi dengan pelatih."

Pelatih Pantai Gading Sven-Goran Eriksson menjelaskan bagaimana proses Drogba dimasukkan dalam daftar tim.

"Kami memutuskan setelah latihan Senin sore. Usai makan malam kami membicarakan Drogba, ia mengatakan ia lebih baik duduk di bangku, tapi kalau bos memerlukan saya, saya siap.Saya harap kita tidak memaksakan dia hari ini, namun kami ingin memenangkan pertandingan, jadi kami melakukan apa yang kami inginkan."

"Cedera pada dirinya hanya dia yang merasakan dan dokter dapat memutuskan. Saya tidak memaksa dia sama sekali." (ant/row)