
Bola.net - Argentina membuat kejutan pada laga perdana mereka di Piala Dunia 2022. Tim Tango justru harus menelan kekalahan 1-2 dari Arab Saudi.
Kekalahan ini tergolong sangat mengejutkan. Pasalnya, di atas kertas, skuad Argentina jauh lebih diunggulkan ketimbang Arab Saudi.
Bahkan, Argentina digadang-gadang sebagai salah satu kandidat terkuat juara Piala Dunia 2022 Qatar. Gracenote Sport, lembaga di bawah Nielsen, menyebut Lionel Messi dan kawan-kawan memiliki peluang 18 persen untuk memenangi Piala Dunia 2022. Peluang mereka hanya kalah tipis dari Brasil, yang disebut memiliki peluang sebesar 20 persen.
Namun, secara matematis, kekalahan ini tak bisa disebut sebagai kiamat bagi Argentina. Sejarah membuktikan, ada sejumlah tim yang gagal meraih kemenangan pada laga perdana mereka, tapi bisa bangkit dan menjadi juara.
Siapa saja tim-tim tersebut? Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Inggris 1966

Piala Dunia 1966 merupakan satu-satunya momen sejauh ini di mana Inggris sukses memenangi trofi lambang supremasi sepak bola dunia tersebut. Di partai final, The Three Lions meraih kemenangan 4-2 dari Jerman Barat.
Namun, siapa sangka, Inggris ternyata memulai turnamen ini dengan tak terlalu bagus. Berstatus sebagai tuan rumah Piala Dunia, mereka gagal memulai turnamen ini dengan baik. Bobby Charlton dan kawan-kawan harus rela ditahan imbang tanpa gol oleh Uruguay di Grup 1.
Setelahnya, Inggris bangkit. Usai mengalahkan Meksiko dengan skor 2-0, mereka pun mengalahkan Prancis dengan skor yang sama.
Berstatus sebagai juara Grup 1, Inggris kemudian bertemu dengan Argentina pada Babak Perempat Final. Pada laga yang dihelat di Wembley, Inggris menang 1-0 dan melaju ke Babak Semifinal. Gol Inggris dicetak Geoff Hurst.
Di semifinal, Inggris berhadapan dengan Portugal. Kali ini, mereka kembali berhasil menang dengan skor 2-1. Kali ini, dua gol Inggris diborong Bobby Charlton.
Italia 1982

Sama seperti Inggris, Italia juga gagal memenangi laga pertama mereka di Piala Dunia. Gli Azzurri hanya mampu bermain imbang tanpa gol kala menghadapi Polandia, di Grup 1.
Namun, pada dua laga berikutnya, Italia juga hanya mampu bermain imbang. Mereka berturut-turut bermain imbang kala menghadapi Peru dan Kamerun. Keduanya dengan skor sama, 1-1. Dengan hasil ini, Italia hanya mampu lolos ke fase grup kedua dengan status runner-up Grup 1.
Di fase grup kedua, Italia tergabung di Grup C. Mereka tergabung bersama dua tim kuat Amerika Latin, Argentina dan Brasil.
Italia membuat kejutan dengan meraih dua kemenangan di fase grup tersebut. Usai mengalahkan Argentina dengan skor 2-1, mereka mengalahkan Brasil dengan skor 3-2.
Hasil ini membawa Italia lolos ke Semifinal untuk berhadapan dengan Polandia. Kali ini, Gli Azzurri berhasil menang dua gol tanpa balas untuk melaju ke partai puncak.
Di final, Italia bertemu dengan Jerman, yang sebelumnya menaklukkan Prancis. Dalam laga final yang dihelat di Santiago Bernabeu, Italia sukses mengalahkan Jerman dengan skor 3-1.
Tiga gol Italia dicetak Paolo Rossi, Marco Tardelli, dan Alessandro Altobelli. Sementara, gol semata wayang Jerman dicetak Paul Breitner.
Spanyol 2010

Jika dua pendahulunya hanya bisa bermain imbang pada partai perdana mereka di Piala Dunia, nasib Spanyol justru lebih parah. Tim Matador harus menelan kekalahan pada laga perdana tersebut.
Tergabung di Grup H, Spanyol menghadapi Swiss pada laga perdana mereka. Hasilnya, mereka harus menelan kekalahan 0-1 melalui gol tunggal Gelson Fernandes.
Namun, Spanyol bangkit. Mereka kemudian meraih kemenangan kala menghadapi dua lawan tersisa, Honduras dan Chile. Keduanya dengan skor 2-0 dan 2-1.
Lolos sebagai juara grup, Spanyol menghadapi Portugal di Babak 16 Besar. Pada laga ini, mereka meraih kemenangan dengan skor 1-0. Gol tunggal Spanyol dicetak David Villa.
Di perempat final, Spanyol harus berhadapan dengan Paraguay. Lagi-lagi David Villa menjadi pahlawan bagi timnya. Gol tunggal eks penggawa Barcelona ini memastikan kemenangan 1-0 Spanyol pada laga tersebut.
Spanyol harus menghadapi Jerman di Semifinal. Namun, lagi-lagi mereka bisa meraih kemenangan 1-0. Kali ini, yang jadi pahlawan dengan gol tunggalnya adalah Carles Puyol.
Di partai puncak, Spanyol berhadapan dengan Belanda. Namun, lagi-lagi La Furia Roja sukses meraih kemenangan 1-0. Gol kemenangan Spanyol dicetak Andres Iniesta pada menit 116.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
Baca Juga:
- 5 Pemain Argentina Performa Terburuk Usai Dipermalukan Arab Saudi 1-2
- 5 Masterclass Herve Renard yang Buat Arab Saudi Permalukan Argentina
- Hasil Piala Dunia 2022 Denmark vs Tunisia: Skor 0-0
- 6 Pelajaran Argentina vs Arab Saudi di Piala Dunia 2022: Messi Ukir Rekor Baru, tapi Rekor 36 Unbeat
- Kalah dari Arab Saudi, Timnas Argentina Hanya Selevel Timnas Maroko dan Mesir
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 30 Oktober 2026 22:57Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
-
Liga Inggris 30 Oktober 2026 22:07Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
-
Liga Inggris 30 Oktober 2026 21:46Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
-
Bola Indonesia 30 Oktober 2026 18:05Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
-
Bola Indonesia 30 Oktober 2026 17:59Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 31 Oktober 2026 20:19Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
-
Liga Spanyol 31 Oktober 2026 19:45Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 30 Oktober 2026 22:20Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
-
piala dunia 27 Oktober 2026 08:15Rekap Ballon d'Or 2026: Daftar Lengkap Para Pemenang Penghargaan
-
piala dunia 27 Oktober 2026 06:41Alexia Putellas Raih Ballon d'Or Feminin 2026, Sempurnakan Comeback
-
piala dunia 27 Oktober 2026 06:28Harry Kane Raih Ballon d'Or 2026, Akhiri Penantian 25 Tahun Inggris
-
piala dunia 27 Oktober 2026 06:21Harry Kane Raih Gerd Muller Trophy 2026 dengan 73 Gol
-
piala dunia 27 Oktober 2026 05:55Spanyol Sapu Bersih Yashin Trophy 2026 Putra dan Putri
SOROT
-
Liputan6 31 Oktober 2026 00:27Prabowo Ingatkan Generasi Muda Jangan Malas Belajar Sejarah
-
Liputan6 30 Oktober 2026 23:40Naik Whoosh dari Cimahi, Prabowo Sapa Warga di Stasiun Halim
-
Liputan6 30 Oktober 2026 22:56Hadiah Istimewa Pramono untuk 10 Lurah Finalis Benyamin S Award
-
Liputan6 30 Oktober 2026 21:45Menteri Wihaji: Perbaiki Negara Dimulai dari Keluarga
-
Liputan6 30 Oktober 2026 20:48SMA Taruna Nusantara Kini Gratis, Prabowo Perluas Jadi 6 Kampus
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5382303/original/097438400_1760576399-Chief_Executive_Officer__CEO__Danantara__Rosan_Perkasa_Roeslani_-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382832/original/057071200_1793012315-Prabowo_Subianto_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386841/original/019767400_1793378421-presidenri.go.id-30102026232744-6ae4c580aa9360.38613246-e1793377727603.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386830/original/012264700_1793375966-IMG_1430.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386812/original/083859800_1793371732-IMG_1252.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386790/original/076408100_1793368092-28f33103-de2e-4df7-828d-659c9aef0269.jpg)
