
Bola.net - Timnas Italia resmi memulai babak baru setelah Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) menunjuk Paolo Maldini sebagai Direktur Teknik. Legenda AC Milan itu dipercaya memimpin proyek pembinaan Azzurri hingga Piala Dunia 2030.
Penunjukan Maldini menjadi salah satu keputusan paling penting yang diambil FIGC dalam beberapa tahun terakhir. Mantan kapten Italia tersebut tidak hanya bertugas memilih pelatih baru, tetapi juga membangun fondasi jangka panjang sepak bola nasional.
Harapan besar pun mengiringi kehadiran pria berusia 58 tahun itu. Pengalaman panjang sebagai pemain elite dan petinggi klub dinilai menjadi modal berharga untuk membawa Italia kembali bersaing di level tertinggi.
Pandangan serupa juga disampaikan Alessandro Costacurta. Mantan bek Timnas Italia itu bahkan menilai kehadiran Maldini memiliki arti yang lebih besar dibanding sekadar menunjuk pelatih kepala baru.
Maldini Dinilai Lebih Penting daripada Pelatih Baru
Costacurta menyambut positif keputusan FIGC menunjuk Maldini sebagai Direktur Teknik. Menurut mantan rekan setimnya itu, Italia mendapatkan sosok yang memiliki integritas sekaligus pemahaman mendalam tentang sepak bola.
“Ini adalah berita bagus untuk sepak bola Italia, karena kami telah mendatangkan salah satu orang yang paling berwawasan dan tulus dalam olahraga ini,” kata mantan rekan setimnya di Milan dan Italia, Costacurta, kepada Sky Sport Italia.
Presiden FIGC Giovanni Malagò juga mengungkapkan bahwa Maldini memang menjadi pilihan utama sejak awal proses pencarian Direktur Teknik. Kini, salah satu tugas pertamanya adalah menentukan pelatih baru Timnas Italia.
“Malagò membuat pilihan terbaik. Bahkan, memilih Maldini mungkin lebih penting daripada memilih pelatih baru,” tambah Costacurta.
Duet Maldini dan Leonardo Jadi Modal Besar

Selain menunjuk Maldini, FIGC juga merekrut Leonardo sebagai konsultan teknis. Kehadiran mantan pemain dan direktur AC Milan itu diyakini akan memperkuat struktur baru yang sedang dibangun.
Costacurta menilai keduanya memiliki karakter yang berbeda, tetapi justru saling melengkapi. Perbedaan cara berpikir tersebut dinilai menjadi kekuatan dalam mengambil keputusan penting.
“Mereka memiliki karakteristik yang berbeda. Leo lebih seperti seorang pemimpi, seorang visioner, sedangkan Paolo lebih praktis, mengandalkan pengetahuan dan instingnya,” kata Costacurta.
“Hal terbaik tentang mereka adalah mereka saling mendengarkan, meskipun berawal dari ide yang berbeda, dan selalu berhasil menemukan solusi bersama," tegas legenda AC Milan itu.
Sumber: Football Italia
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 27 Oktober 2026 06:28Harry Kane Raih Ballon d'Or 2026, Akhiri Penantian 25 Tahun Inggris
-
Piala Dunia 27 Oktober 2026 06:21Harry Kane Raih Gerd Muller Trophy 2026 dengan 73 Gol
-
Piala Dunia 27 Oktober 2026 05:55Spanyol Sapu Bersih Yashin Trophy 2026 Putra dan Putri
-
Piala Dunia 27 Oktober 2026 05:45Luis de la Fuente Raih Men's Coach of the Year 2026, Cetak Sejarah
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 31 Oktober 2026 23:47Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
-
Liga Inggris 31 Oktober 2026 22:39Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
-
Liga Inggris 31 Oktober 2026 22:02Lisandro Martinez yang Konyol!
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 30 Oktober 2026 22:20Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
-
piala dunia 27 Oktober 2026 08:15Rekap Ballon d'Or 2026: Daftar Lengkap Para Pemenang Penghargaan
-
piala dunia 27 Oktober 2026 06:41Alexia Putellas Raih Ballon d'Or Feminin 2026, Sempurnakan Comeback
-
piala dunia 27 Oktober 2026 06:28Harry Kane Raih Ballon d'Or 2026, Akhiri Penantian 25 Tahun Inggris
-
piala dunia 27 Oktober 2026 06:21Harry Kane Raih Gerd Muller Trophy 2026 dengan 73 Gol
-
piala dunia 27 Oktober 2026 05:55Spanyol Sapu Bersih Yashin Trophy 2026 Putra dan Putri
SOROT
-
Liputan6 31 Oktober 2026 00:27Prabowo Ingatkan Generasi Muda Jangan Malas Belajar Sejarah
-
Liputan6 30 Oktober 2026 23:40Naik Whoosh dari Cimahi, Prabowo Sapa Warga di Stasiun Halim
-
Liputan6 30 Oktober 2026 22:56Hadiah Istimewa Pramono untuk 10 Lurah Finalis Benyamin S Award
-
Liputan6 30 Oktober 2026 21:45Menteri Wihaji: Perbaiki Negara Dimulai dari Keluarga
-
Liputan6 30 Oktober 2026 20:48SMA Taruna Nusantara Kini Gratis, Prabowo Perluas Jadi 6 Kampus
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5382303/original/097438400_1760576399-Chief_Executive_Officer__CEO__Danantara__Rosan_Perkasa_Roeslani_-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382832/original/057071200_1793012315-Prabowo_Subianto_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386841/original/019767400_1793378421-presidenri.go.id-30102026232744-6ae4c580aa9360.38613246-e1793377727603.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386830/original/012264700_1793375966-IMG_1430.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386812/original/083859800_1793371732-IMG_1252.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386790/original/076408100_1793368092-28f33103-de2e-4df7-828d-659c9aef0269.jpg)
