
Bola.net - - Fans timnas Jepang jelas memiliki banyak alasan untuk merayakan kemenangan mereka 2-1 atas Kolombioa di laga pertama Grup H Piala Dunia 2018 Rusia. Kemenangan tersebut mengejutkan banyak pihak dan Jepang sukses mencatatkan sejarah.
Negeri sakura itu menjadi tim Asia pertama yang mampu meraih kemenangan dari tim Amerika Selatan di ajang Piala Dunia. Tetapi ternyata Jepang tidak hanya menang dalam hal sepak bola.
Betapa tidak, hampir seluruh fans samurai biru tidak langsung meninggalkan stadion setelah laga usai. Lupakan soal selebrasi berlebihan, fans jepang justru bersatu dan memunguti sampah yang berserakan.
Japanese fans are the best! 😁🇯🇵 #COLJPN #WorldCup pic.twitter.com/8ygiLYYWDL
— julie (@pinkys421) June 19, 2018
Refleksi Kultur

Beberapa rekaman video yang beredar memperlihatkan fans jepang membawa kantong sendiri dan memunguti sampah. Tidak hanya di wilayah mereka, tetapi juga di wilayah fans Kolombia.
This is my favourite moment of the World Cup so far; Japan fans picking up litter after their victory vs Columbia. The lessons in life we can take from the game. Why I support 🇯🇵 #class✅#respect✅#WorldCup pic.twitter.com/FyYLhAGDbi
— Christopher McKaig (@Coachmckaig) June 19, 2018
"Ini bukan hanya soal kultur sepak bola tetapi ini bagian kultur masyarakat Jepang," ujar jurnalis Scott McIntyre kepada BBC.
"Anda sering mendengar orang berkata sepak bola adalah refleksi kultur. Aspek penting di masyarakat Jepang adalah memastikan segalanya bersih dan itu berlaku di semua acara olah raga dan tentunya juga di sepak bola."
Sejak Kecil

Tak perlu waktu lama, aksi fans Jepang itu mengundang banyak tanya dari fans-fans lain. Mereka tentu terkejut dengan kebiasaan fans Jepang tersebut, yang melakukannya dengan senyuman.
"Membersihkan (stadion) setelah pertandingan sepak bola adalah lanjutan dari perilaku dasar yang diajarkan di sekolah, saat para murid membersihkan ruang kelas mereka dan lorong sekolah," lanjut dia.
#Japanese fans clean up the area where they were seated after their #WorldCupRussia2018 encounter. What an example. How wonderful !! well done 👍🏾 #japan pic.twitter.com/F7QFs6q7XY
— Leslie Ann Boisselle (@trinilab) June 19, 2018
"Dengan terus diingatkan saat masa kecil, perilaku ini kemudian menjadi kebiasaan bagi hampir seluruh warga Jepang."
Keindahan Sepak Bola

Lebih lanjut, aksi fans Jepang itu tentu langsung mendapat pujian dari banyak pihak. Mereka dinilai sudah mengambil langkah tepat dan memberi contoh pada seluruh dunia soal merawat planet, dan sepak bola adalah wadah yang sangat tepat untuk itu.
"Adakah tempat yang lebih baik untuk membuat pernyataan soal kebutuhan untuk bertanggung jawab pada planet daripada Piala Dunia," tanya dia.
"Saya rasa Piala Dunia indah karena menyatukan banyak negara dan banyak orang bersama dan mereka bisa belajar dan bertukar hal seperti ini (kebudayaan). Itulah keindahan sepak bola.
Keberhasilan Jepang

Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 8 Maret 2026 13:22 -
Liga Spanyol 8 Maret 2026 13:20 -
Liga Spanyol 8 Maret 2026 13:05 -
Otomotif 8 Maret 2026 13:00 -
Liga Italia 8 Maret 2026 12:56 -
Otomotif 8 Maret 2026 12:46
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 6 Maret 2026 09:44 -
piala dunia 5 Maret 2026 23:13 -
piala dunia 4 Maret 2026 00:14 -
piala dunia 3 Maret 2026 14:49 -
piala dunia 3 Maret 2026 14:30 -
piala dunia 2 Maret 2026 17:19
HIGHLIGHT
- 6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, ...
- 5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemi...
- 10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Men...
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: S...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5192610/original/075951700_1745188702-MADRID_BILBAO_1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524385/original/061264000_1772944251-ClipDown.com_551256479_18525425173022238_7948439602243380320_n.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524438/original/084882300_1772947426-Banjir_di_Cipinang_Melayu.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5400733/original/020747600_1762146027-ClipDown.com_571045026_18531746140022238_5678456159712626039_n.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3650051/original/018473900_1638382189-WhatsApp_Image_2021-12-02_at_1.02.57_AM.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524296/original/000488600_1772933206-Lokasi_penemuan_mayat_perempuan_di_Depok.jpg)
