
Bola.net - Sepak bola Italia tengah berada di titik nadir setelah dipastikan absen untuk ketiga kalinya secara beruntun di Piala Dunia. Kegagalan memilukan ini memancing kemarahan besar dari mantan petinggi Juventus, Luciano Moggi.
Bagi Moggi, kehancuran Azzurri bukanlah sebuah kebetulan belaka. Ia melihat adanya kerusakan sistemik yang sudah menggerogoti jantung sepak bola Italia selama hampir dua dekade terakhir.
Situasi ini dianggap sebagai cerminan dari bobroknya kepemimpinan federasi yang tidak kompeten. Publik kini menanti apakah akan ada perubahan nyata atau sekadar janji manis di tengah duka nasional.
Moggi tidak ragu menunjuk hidung pihak-pihak yang dianggapnya bertanggung jawab atas tragedi ini. Ia membawa narasi tajam tentang masa lalu dan tuntutan radikal untuk masa depan.
Kutukan Pasca Calciopoli dan Keruntuhan Sistem

Moggi menarik garis merah antara krisis saat ini dengan skandal besar yang mengguncang Italia tahun 2006 silam. Menurutnya, kejayaan di Berlin tahun itu adalah akhir dari era kepemimpinan yang kuat di tubuh tim nasional.
"Ingatlah bahwa hasil besar terakhir adalah pada tahun 2006, saat kita memenangi Piala Dunia dengan struktur kepemimpinan yang tangguh," kenang Moggi via TuttoMercatoWeb.
Ia meyakini bahwa setelah badai Calciopoli melanda, fondasi sepak bola Italia perlahan mulai runtuh dan kehilangan identitasnya. Sejak saat itu, prestise Italia di mata dunia terus merosot tanpa ada upaya perbaikan yang berarti.
"Dari titik itu, dengan munculnya fajar Calciopoli, sepak bola Italia telah tamat," tegas pria yang pernah menjadi sosok paling berpengaruh di Serie A tersebut.
Desakan Mundur untuk Gabriele Gravina
Sorotan tajam Moggi tertuju langsung pada Presiden FIGC, Gabriele Gravina, yang dianggap gagal total mengemban amanah. Ia menilai kegagalan beruntun di kualifikasi Piala Dunia adalah bukti tak terbantahkan bahwa kepemimpinan saat ini telah usang.
"Tim nasional adalah cermin dari sistem. Jika kita tersingkir tiga kali, itu berarti ada sesuatu yang rusak secara fundamental di tingkat dasar," cetusnya saat berbicara di Radio Tutto Napoli.
Moggi menggunakan perumpamaan keras untuk menggambarkan kondisi Federasi Sepak Bola Italia saat ini. Ia menuntut adanya penyegaran di kursi tertinggi demi menyelamatkan wajah sepak bola negeri pizza.
"Ikan membusuk dari kepalanya, dan oleh karena itu Gabriele Gravina harus menyingkir. Dia tidak beruntung dan juga tidak mampu menjalankan tugasnya," semprot Moggi dengan nada geram.
Menuntut Campur Tangan Pemerintah
Melihat kebuntuan yang terjadi, Moggi mendesak Menteri Olahraga Andrea Abodi untuk tidak tinggal diam melihat kehancuran ini. Baginya, reformasi internal di tubuh federasi hanyalah mimpi di siang bolong jika tidak ada tekanan dari luar.
"Kita perlu mulai dari nol, pembersihan total. Menteri Abodi harus melakukan intervensi secara serius," tuntutnya secara blak-blakan.
Ia merasa masa untuk berdiskusi sudah lewat dan kini saatnya mengambil tindakan nyata yang menyakitkan. Perubahan struktural yang masif dianggap sebagai satu-satunya jalan keluar dari lingkaran setan kegagalan ini.
"Cukup bicara: yang dibutuhkan saat ini adalah sebuah revolusi nyata," imbuh Moggi.
Dukungan untuk De Laurentiis dan Sindiran Tajam
Tak hanya soal federasi, Moggi juga memberikan dukungan kepada Presiden Napoli, Aurelio De Laurentiis, terkait restrukturisasi Serie A. Ia sepakat bahwa liga tertinggi Italia butuh perombakan total agar bisa kembali kompetitif.
"De Laurentiis benar, perombakan umum diperlukan karena hal-hal seperti ini tidak bisa terus berlanjut," ujarnya memberikan validasi.
Sebagai penutup yang menyakitkan, Moggi menyindir level kompetitif Italia yang kini merosot tajam. Ia merasa ironis melihat negara pemegang empat gelar juara dunia sekarang justru gemetar menghadapi tim yang secara tradisi berada di bawah mereka.
"Hari ini kita telah mencapai titik di mana kita takut pada tim-tim seperti Bosnia. Itu sudah menjelaskan segalanya," pungkas Moggi.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 31 Oktober 2026 07:50AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
-
Liga Italia 31 Oktober 2026 07:03Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
-
Liga Italia 30 Oktober 2026 22:58Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
-
Liga Italia 30 Oktober 2026 17:28Gokil! Bos Besar Pastikan AC Milan Bakal Jor-joran di Bursa Transfer Januari 2027
-
Liga Italia 30 Oktober 2026 16:48AC Milan Mulai Linglung, Apakah Ruben Amorim Bakal Dipecat?
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 31 Oktober 2026 07:50AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
-
Liga Inggris 31 Oktober 2026 07:36Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
-
Liga Spanyol 31 Oktober 2026 07:273 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
-
Liga Spanyol 31 Oktober 2026 07:23Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 30 Oktober 2026 22:20Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
-
piala dunia 27 Oktober 2026 08:15Rekap Ballon d'Or 2026: Daftar Lengkap Para Pemenang Penghargaan
-
piala dunia 27 Oktober 2026 06:41Alexia Putellas Raih Ballon d'Or Feminin 2026, Sempurnakan Comeback
-
piala dunia 27 Oktober 2026 06:28Harry Kane Raih Ballon d'Or 2026, Akhiri Penantian 25 Tahun Inggris
-
piala dunia 27 Oktober 2026 06:21Harry Kane Raih Gerd Muller Trophy 2026 dengan 73 Gol
-
piala dunia 27 Oktober 2026 05:55Spanyol Sapu Bersih Yashin Trophy 2026 Putra dan Putri
SOROT
-
Liputan6 31 Oktober 2026 00:27Prabowo Ingatkan Generasi Muda Jangan Malas Belajar Sejarah
-
Liputan6 30 Oktober 2026 23:40Naik Whoosh dari Cimahi, Prabowo Sapa Warga di Stasiun Halim
-
Liputan6 30 Oktober 2026 22:56Hadiah Istimewa Pramono untuk 10 Lurah Finalis Benyamin S Award
-
Liputan6 30 Oktober 2026 21:45Menteri Wihaji: Perbaiki Negara Dimulai dari Keluarga
-
Liputan6 30 Oktober 2026 20:48SMA Taruna Nusantara Kini Gratis, Prabowo Perluas Jadi 6 Kampus
-
Liputan6 30 Oktober 2026 19:47KPK Geledah Bea Cukai Semarang, Sita Dokumen dan Uang
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382832/original/057071200_1793012315-Prabowo_Subianto_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386841/original/019767400_1793378421-presidenri.go.id-30102026232744-6ae4c580aa9360.38613246-e1793377727603.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386830/original/012264700_1793375966-IMG_1430.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386812/original/083859800_1793371732-IMG_1252.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386790/original/076408100_1793368092-28f33103-de2e-4df7-828d-659c9aef0269.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4065432/original/001612500_1656325087-WhatsApp_Image_2022-06-27_at_5.08.03_PM.jpeg)
