Peluang Tipis Italia ke Piala Dunia 2026: Bergantung pada Nasib Iran di Tengah Konflik Global

Peluang Tipis Italia ke Piala Dunia 2026: Bergantung pada Nasib Iran di Tengah Konflik Global
Starting XI Timnas Italia saat melawan Timnas Bosnia-Herzegovina di final playoff Piala Dunia 2026, 1 April 2026 di Zenica. (c) AP Photo/Armin Durgut

Bola.net - Timnas Italia menghadapi kenyataan pahit setelah kembali gagal lolos ke putaran final Piala Dunia. Namun, di tengah kekecewaan tersebut, secercah harapan masih tersisa bagi Gli Azzurri untuk tampil di edisi 2026, meski peluangnya sangat kecil dan bergantung pada situasi di luar lapangan.

Italia harus menelan pil pahit usai tersingkir secara mengejutkan di babak play-off oleh Bosnia dan Herzegovina. Dalam laga yang berlangsung dramatis, Italia kalah 4-1 melalui adu penalti, dengan Edin Dzeko menjadi salah satu sosok kunci kemenangan lawan.

Kegagalan ini menandai kali ketiga secara beruntun Italia absen dari panggung Piala Dunia, sebuah catatan buruk bagi salah satu negara dengan sejarah sepak bola paling gemilang di dunia.

Harapan dari Situasi Tak Biasa

Harapan dari Situasi Tak Biasa

Reaksi pemain Italia setelah kalah dalam laga final play-off kualifikasi Piala Dunia 2026 antara Bosnia vs Italia di Zenica, 1 April 2026 (c) Fabio Ferrari/LaPresse via AP

Di tengah keterpurukan, muncul skenario tak terduga yang bisa membuka jalan bagi Italia. Peluang tersebut berkaitan dengan ketidakpastian partisipasi Iran di Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat.

Situasi geopolitik menjadi faktor utama. Konflik yang memanas antara Iran dan Amerika Serikat, yang juga menjadi tuan rumah bersama turnamen, memunculkan spekulasi mengenai kemungkinan Iran mengundurkan diri. Ketegangan meningkat setelah serangan militer bersama AS dan Israel pada Februari lalu menewaskan pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei.

Pernyataan dari pejabat Iran yang menyebut negaranya “tidak memiliki kemungkinan untuk berpartisipasi” semakin memperkuat ketidakpastian tersebut. Bahkan, Presiden AS saat itu, Donald Trump, secara terbuka menyarankan Iran mundur demi “keamanan mereka sendiri”.

Iran pun merespons dengan tegas. Mereka menolak kemungkinan dikeluarkan dari turnamen dan justru menyebut bahwa seharusnya Amerika Serikat yang mempertimbangkan mundur.

Sikap FIFA dan Peluang Italia

Sikap FIFA dan Peluang Italia

Pemain muda Marco Palestra (kiri) tak kuasa menahan tangis di pelukan Leonardo Spinazzola usai kalah dari Bosnia di final playoff Piala Dunia 2026. (c) AP Photo/Armin Durgut

Di tengah polemik tersebut, FIFA memiliki kewenangan penuh untuk mengambil keputusan jika sebuah tim mengundurkan diri dari turnamen. Secara teori, hal ini bisa membuka peluang bagi Italia untuk masuk sebagai tim pengganti, mengingat mereka merupakan salah satu tim dengan peringkat tertinggi di antara negara yang gagal lolos.

Namun, secara realistis, peluang tersebut tetap kecil. FIFA cenderung akan memilih tim pengganti dari konfederasi yang sama guna menjaga keseimbangan jumlah peserta dari tiap kawasan. Artinya, jika Iran mundur, kemungkinan besar slot tersebut akan diberikan kepada tim Asia lainnya, bukan Italia.

Selain itu, pernyataan Presiden FIFA, Gianni Infantino, tampaknya telah meredam spekulasi. Ia menegaskan bahwa Iran akan tetap ambil bagian dalam turnamen.

“Kami ingin Iran bermain, dan Iran akan bermain di Piala Dunia. Tidak ada rencana B, C, atau D. Hanya ada rencana A,” ujar Infantino.

Jadwal Iran Tetap Berjalan

Jadwal Iran Tetap Berjalan

Selebrasi pemain Timnas Iran usai memastikan tampil di Piala Dunia 2026. (c) dok.AFC

Saat ini, Iran dijadwalkan memulai kiprah mereka pada 16 Juni melawan Selandia Baru. Setelah itu, mereka akan menghadapi Belgia di California dan Mesir di Seattle.

Dengan kondisi tersebut, harapan Italia untuk “menumpang” ke Piala Dunia 2026 praktis berada di ujung tanduk.

Tanpa perubahan besar dalam situasi global, Gli Azzurri tampaknya harus kembali menunda ambisi mereka tampil di panggung sepak bola terbesar dunia.