
Bola.net - Tuan rumah Uruguay berhasil meraih kemenangan 3-2 atas Argentina dalam laga terakhir kualifikasi Piala Dunia 2014 Zona Amerika Latin di Estadio Centenario (16/06).
Meskipun menang, namun Uruguay gagal meraih tiket langsung lolos ke Piala Dunia dan harus berjibaku melalui playoff. Hal ini disebabkan karena mereka tertahan di posisi kelima dengan torehan 25 poin.
Meskipun angka mereka sama dengan Ekuador, namun Uruguay kalah produktivitas gol dan kembali harus menjalani laga playoff untuk kali keempat secara beruntun.
Sadar bahwa mereka harus menang dengan margin gol sebesar mungkin, pasukan Oscar Tabarez keluar menyerang tim tamu sejak awal pertandingan. Hasilnya mereka sudah unggul 1-0 di menit keenam melalui aksi Cristian Rodriguez.
Argentina yang sudah memastikan posisi juara grup dan menurunkan sebagian besar pemain pelapis di luar dugaan mampu bangkit dan menyamakan kedudukan. Adalah sang kapten Maxi Rodriguez yang mampu membungkam publik Centenario di menit ke 15.
Uruguay tampil semakin ofensif setelah skor imbang. Mereka mengurung pertahanan tim tamu dan akhirnya mampu menyamakan kedudukan di menit ke 34 melalui penalti Luis Suarez. Hadiah penalti tersebut diprotes keras oleh para pemain Argentina yang menilai tak ada benturan berarti antara Suarez dan bek Sebastian Dominguez.
Namun keunggulan tersebut tidak berlangsung lama. Lagi-lagi Maxi Rodriguez dengan pergerakan cerdiknya mampu menjebol gawang Fernando Muslera empat menit sebelum turun minum. Skor 2-2 bertahan hingga waktu istirahat.
Memasuki babak kedua, Uruguay langsung tancap gas dengan mencuri gol cepat di menit ke 49. Pergerakan cerdik Suarez membuka ruang kosong bagi Edinson Cavani yang dengan dingin mampu mencetak gol ketiga tim tuan rumah.
Setelah skor berubah 3-2, pertandingan berlangsung sepihak dengan Uruguay mengurung penuh pertahanan Argentina. Pelatih tim tamu, Alejandro Sabella menginstruksikan para pemainnya untuk bertahan lebih rapat dan menghindari kebobolan tambahan.
Di menit ke 68, Uruguay mendapat dua peluang beruntun yang semuanya menghantam tiang gawang melalui Christian Stuani dan Cristian Rodriguez. Beberapa peluang lainnya juga harus mentah di tangan penjaga gawang Sergio Romero yang bermain heroik dalam laga tersebut.
Hasil tersebut bertahan hingga peluit panjang berbunyi. Meski menang, Uruguay masih harus harap-harap cemas menanti hasil playoff melawan wakil Zona Asia, Jordania, yang akan digelar November nanti.
Susunan Pemain
Meskipun menang, namun Uruguay gagal meraih tiket langsung lolos ke Piala Dunia dan harus berjibaku melalui playoff. Hal ini disebabkan karena mereka tertahan di posisi kelima dengan torehan 25 poin.
Meskipun angka mereka sama dengan Ekuador, namun Uruguay kalah produktivitas gol dan kembali harus menjalani laga playoff untuk kali keempat secara beruntun.
Sadar bahwa mereka harus menang dengan margin gol sebesar mungkin, pasukan Oscar Tabarez keluar menyerang tim tamu sejak awal pertandingan. Hasilnya mereka sudah unggul 1-0 di menit keenam melalui aksi Cristian Rodriguez.
Argentina yang sudah memastikan posisi juara grup dan menurunkan sebagian besar pemain pelapis di luar dugaan mampu bangkit dan menyamakan kedudukan. Adalah sang kapten Maxi Rodriguez yang mampu membungkam publik Centenario di menit ke 15.
Uruguay tampil semakin ofensif setelah skor imbang. Mereka mengurung pertahanan tim tamu dan akhirnya mampu menyamakan kedudukan di menit ke 34 melalui penalti Luis Suarez. Hadiah penalti tersebut diprotes keras oleh para pemain Argentina yang menilai tak ada benturan berarti antara Suarez dan bek Sebastian Dominguez.
Namun keunggulan tersebut tidak berlangsung lama. Lagi-lagi Maxi Rodriguez dengan pergerakan cerdiknya mampu menjebol gawang Fernando Muslera empat menit sebelum turun minum. Skor 2-2 bertahan hingga waktu istirahat.
Memasuki babak kedua, Uruguay langsung tancap gas dengan mencuri gol cepat di menit ke 49. Pergerakan cerdik Suarez membuka ruang kosong bagi Edinson Cavani yang dengan dingin mampu mencetak gol ketiga tim tuan rumah.
Setelah skor berubah 3-2, pertandingan berlangsung sepihak dengan Uruguay mengurung penuh pertahanan Argentina. Pelatih tim tamu, Alejandro Sabella menginstruksikan para pemainnya untuk bertahan lebih rapat dan menghindari kebobolan tambahan.
Di menit ke 68, Uruguay mendapat dua peluang beruntun yang semuanya menghantam tiang gawang melalui Christian Stuani dan Cristian Rodriguez. Beberapa peluang lainnya juga harus mentah di tangan penjaga gawang Sergio Romero yang bermain heroik dalam laga tersebut.
Hasil tersebut bertahan hingga peluit panjang berbunyi. Meski menang, Uruguay masih harus harap-harap cemas menanti hasil playoff melawan wakil Zona Asia, Jordania, yang akan digelar November nanti.
Susunan Pemain
Uruguay: Muslera; Pereira, Lugano, Godín, Fucile; Arévalo Ríos, Diego Pérez (Ramirez 46), Stuani (Gimenez 90), C.Rodríguez; Cavani, Suárez.
Pelatih: Tabarez
Argentina: Romero; Campagnaro, Fede Fernández, Seba Domínguez, Basanta; Augusto (Icardi 62), Biglia, Banega (Somoza 68); Maxi, Palacio, Lamela (Sosa 76).
Pelatih: Sabella
[initial]
Highlights WCQ 2014: Uruguay 3-2 Argentina
(bola/mri)
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 5 Maret 2026 05:33Hasil Newcastle vs Man Utd: Michael Carrick Alami Kekalahan Perdana
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 6 Maret 2026 14:01 -
Liga Inggris 6 Maret 2026 13:47 -
Liga Inggris 6 Maret 2026 13:35 -
Liga Spanyol 6 Maret 2026 13:31 -
Liga Inggris 6 Maret 2026 13:31 -
Otomotif 6 Maret 2026 13:14
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 6 Maret 2026 09:44 -
piala dunia 5 Maret 2026 23:13 -
piala dunia 4 Maret 2026 00:14 -
piala dunia 3 Maret 2026 14:49 -
piala dunia 3 Maret 2026 14:30 -
piala dunia 2 Maret 2026 17:19
MOST VIEWED
- Cedera ACL, Mimpi Rodrygo Bermain di Piala Dunia 2026 Bersama Brasil Resmi Pupus
- Nasib Iran di Piala Dunia 2026: Masih Belum Jelas, Bisa Diganti Tim Asia Lain?
- Play-off Interkontinental Piala Dunia 2026 Terancam Kacau: Irak di Tengah Krisis Perang Timur Tengah
- Kurang dari 100 Hari Menuju Piala Dunia: Walid Regragui Mundur dari Timnas Maroko
HIGHLIGHT
- 6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, ...
- 5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemi...
- 10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Men...
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: S...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5348217/original/023747500_1757803800-AP25256710850102.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5520710/original/050317700_1772630965-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5360814/original/069450900_1758765244-alvarez_2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5521459/original/081365100_1772690548-bde4837f-f216-4971-9188-1fb54f1af9f4.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5522200/original/038772400_1772725445-IMG-20260305-WA0063.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5522619/original/008439700_1772770817-97e5ac98-0dbd-49ab-af87-337b5e7e5732.jpeg)
