FOLLOW US:


Dua Gol dan Assist, Pelatih Belanda Puji Memphis Depay

22-03-2019 08:22
Dua Gol dan Assist, Pelatih Belanda Puji Memphis Depay
Memphis Depay mencetak gol dalam laga perpisahan Wesley Sneijder © AP

Bola.net - Memphis Depay bermain bagus pada laga Kualifikasi Euro 2020 bersama timnas Belanda. Pemain asal klub Lyon tersebut mampu mencetak dua gol dan dua assist untuk membawa Belanda menang dengan skor 4-0 atas Belarusia.

Depay sudah menunjukan kualitasnya saat laga baru berjalan semenit. Pemain 25 tahun membobol gawang Belarusia pada laga di Stadion Feijenoord, Jum'at (22/3) dini hari WIB.

Kemudian, Depay memberi assist pada gol kedua yang dicetak oleh Gini Wijnaldum pada menit ke-21. Menit ke-55, Depay mencetak gol keduanya lewat titik putih. Dan, Depay kembali memberi assist menit 86, kali ini untuk gol Virgil van Dijk.

Simak pujian dari pelatih Belanda, Ronald Koeman, untuk Depay selengkapnya di bawah ini.

1 dari 2

Pemain Kelas Dunia

Ronald Koeman mengatakan jika dirinya sama sekali tidak pernah ragu dengan kualitas Memphis Depay. Meskipun sang pemain kini sedang menjalani masa sulit bersama Lyon. Depay baru mencetak enam gol dari 27 laga di Ligue 1.

Depay adalah pemain yang sangat penting bagi Belanda. Dan, Koeman berharap dia akan membuktikan kualitasnya pada fase kualifikasi ini.

"Saya selalu mengatakan bahwa dia adalah pemain yang hebat. Dia mungkin sedang menjalani fase yang lebih rendah di klubnya. Tapi, jika dia merasa bebas dan percaya diri, maka dia bisa melakukan banyak hal," puji Koeman dikutip dari NOS.

"Depay adalah pemain yang sangat penting bagi timnas Belanda, dia telah membuktikan kualitasnya pada ajang ini," tandas Koeman.

2 dari 2

Belum Puas

Kemenangan Belanda dengan skor 4-0 atas Belarusia tentu menjadi modal bagus untuk melangkah di Kualifikasi Euro 2020. Namun, Koeman tidak merasa puas dengan level permainan anak asuhnya. Masih ada yang jadi sorotan.

Koeman merasa pasukannya tidak mampu menjaga konsistensi permainan selama 90 menit. Ada beberapa momen di mana mereka justru kehilangan kendali meski sudah unggul.

"Kami masih ceroboh. Saya melihat ada terlalu banyak backheel daripada yang pernah saya lihat selama beberapa tahun. Setelah unggul cepat 1-0, Anda harusnya disiplin. Tapi kami tidak lakukan itu," papar Koeman.

"Anda harus melakukan permainan di babak kedua. Seharusnya Anda tidak boleh berpikir, kami sudah unggul 2-0 dan ini akan berjalan mudah. Itu juga berhubungan dengan permainan tim ini," tutup Koeman.