Italia Sudah Hubungi Guardiola dan Ancelotti, Maldini Pilih Tunggu Pelatih Ideal

Italia Sudah Hubungi Guardiola dan Ancelotti, Maldini Pilih Tunggu Pelatih Ideal
Paolo Maldini. (c) dok.ACMilan

Bola.net - Italia terus melanjutkan proses pencarian pelatih kepala baru setelah melakukan komunikasi dengan Josep Guardiola dan Carlo Ancelotti. Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) memilih tetap tenang demi mendapatkan sosok yang paling sesuai dengan proyek jangka panjang.

Pernyataan tersebut datang langsung dari direktur teknik FIGC, Paolo Maldini, dan penasihat khusus Leonardo. Keduanya hadir bersama Presiden FIGC Giovanni Malago dalam konferensi pers usai pertemuan dengan perwakilan klub-klub Serie A.

Meski kebutuhan pelatih baru cukup mendesak, Italia belum ingin mengambil keputusan secara tergesa-gesa. Fokus utama tetap mengarah pada pelatih yang memiliki kesamaan visi dalam membangun sepak bola nasional.

Pendekatan itu menjadi bagian dari rencana besar FIGC untuk memperbaiki sistem pembinaan dari level akademi hingga tim nasional senior. Proyek tersebut juga menjadi alasan mengapa proses pemilihan pelatih memerlukan pertimbangan yang matang.

Guardiola dan Ancelotti Masuk Daftar Awal

Guardiola dan Ancelotti Masuk Daftar Awal

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, melambaikan tangan kepada para suporter setelah pertandingan melawan Aston Villa di Premier League, Minggu (24/5/2026). (c) AP Photo/Alastair Grant

Maldini mengakui Italia telah membuka komunikasi dengan dua pelatih papan atas dunia. Guardiola dan Ancelotti menjadi nama pertama yang dihubungi sebelum FIGC mempertimbangkan kandidat lain.

"Kami tidak bisa memberikan informasi mengenai apa yang sedang terjadi saat ini. Anda sudah mengetahui salah satu tujuan kami," kata Maldini.

"Kami juga berbicara dengan Carlo Ancelotti sebelum berbicara dengan Pep. Rasanya memang tepat memulai proses ini dengan mereka yang kami anggap sebagai pelatih terbaik di dunia, sehingga kami dapat mengetahui gambaran mengenai ketersediaan mereka."

Ancelotti sendiri baru menandatangani kontrak baru bersama tim nasional Brasil. Situasi tersebut membuat peluang menghadirkannya ke Italia menjadi sangat sulit untuk diwujudkan dalam waktu dekat.

Proyek Jangka Panjang Jadi Prioritas

Proyek Jangka Panjang Jadi Prioritas

Pelatih Brasil Carlo Ancelotti (kiri) dalam laga babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Brasil vs Norwegia di East Rutherford, New Jersey, dekat New York, Minggu, 5 Juli 2026 (c) AP Photo/Adam Hunger

Maldini menegaskan FIGC memang berharap pelatih baru dapat ditetapkan secepat mungkin. Namun, ia menilai menunggu sosok yang benar-benar tepat merupakan pilihan yang lebih baik.

"Situasi ideal adalah memiliki pelatih pada akhir pekan ini, tetapi mungkin akan lebih ideal lagi menunggu orang yang benar-benar kami inginkan. Ada rasa mendesak, tetapi bukan berarti harus tergesa-gesa."

Leonardo juga menilai proses penyusunan arah sepak bola Italia tidak kalah penting dibanding sekadar memilih pelatih. Menurutnya, federasi telah memiliki gambaran jelas mengenai langkah yang akan dijalankan.

Italia Bangun Kesatuan Filosofi Sepak Bola

Italia Bangun Kesatuan Filosofi Sepak Bola

Pemain Italia berkumpul di tengah lapangan saat adu penalti melawan Bosnia-Herzegovina di playoff Piala Dunia 2026, 1 April 2026. (c) AP Photo/Armin Durgut

Leonardo menjelaskan FIGC ingin menyatukan filosofi permainan mulai dari akademi, kelompok usia, hingga tim nasional senior. Model seperti itu telah diterapkan sejumlah negara dengan hasil yang positif.

"Kami menginginkan pelatih yang memiliki pandangan sepak bola yang kurang lebih sama dengan kami," ujar Leonardo.

Ia menambahkan pergantian pelatih tidak boleh mengubah seluruh arah pembinaan sepak bola Italia. Karena itu, FIGC berupaya membangun pedoman yang dapat diterapkan secara berkelanjutan di semua level, sambil tetap mempersiapkan tim nasional senior menghadapi agenda pertandingan yang sudah menanti.

Sumber: Football Italia