Kemenangan Belgia atas Italia Terasa Istimewa

Kemenangan Belgia atas Italia Terasa Istimewa
Pemain Belgia Charles De Ketelaere (kanan) dijaga oleh pemain Italia Diego Coppola dalam laga UEFA Nations League antara Italia vs Belgia di Roma, Italia, Jumat, 25 September 2026 (c) AP Photo/Andrew Medichini

Bola.net - Charles De Ketelaere ikut menikmati kemenangan Belgia 2-0 atas Italia pada matchday pertama UEFA Nations League A 2026-27. Menurutnya, hasil tersebut terasa istimewa karena diraih di stadion sulit menghadapi lawan kuat.

Belgia tampil agresif sejak awal pertandingan di Stadio Olimpico, Roma, Sabtu (26/9/2026) dini hari WIB. Mika Godts membuka keunggulan pada menit ke-20 sebelum Dodi Lukebakio menggandakan skor pada babak kedua.

Kemenangan tersebut menjadi awal positif bagi Mark van Bommel dalam debutnya sebagai pelatih Belgia. De Ketelaere menilai Belgia tampil sangat baik pada babak pertama dan mampu menunjukkan kedewasaan ketika Italia memberikan tekanan setelah jeda.

Belgia Tampil Agresif Sejak Awal

Belgia langsung mengambil kendali permainan dengan intensitas tinggi. Godts membawa tim tamu unggul setelah menerima umpan Kevin De Bruyne sebelum menaklukkan Gianluigi Donnarumma.

De Ketelaere menilai kemenangan di kandang Italia memiliki arti tersendiri. “Kami menampilkan performa yang sangat baik. Selalu menyenangkan bisa menang di stadion yang sulit menghadapi tim kuat,” kata De Ketelaere kepada RAI.

Menurut De Ketelaere, Belgia mampu menjaga intensitas dan agresivitas sepanjang babak pertama. Italia kesulitan mengembangkan permainan dan Belgia beberapa kali menciptakan peluang berbahaya.

“Kami tampil luar biasa pada babak pertama dalam hal intensitas dan agresivitas. Kami mendapat tekanan pada babak kedua, tetapi kami menunjukkan kedewasaan yang luar biasa,” ujar De Ketelaere.

Belgia Mampu Bertahan Saat Tertekan

Italia meningkatkan permainan setelah turun minum. Gianluigi Donnarumma bahkan melakukan penyelamatan ganda untuk menggagalkan peluang Charles De Ketelaere dan Nicolas Raskin sehingga tuan rumah tetap memiliki kesempatan mengejar ketertinggalan.

Namun, Belgia mampu mengatasi tekanan tersebut. Lukebakio kemudian mencetak gol kedua pada menit ke-69 melalui aksi individu dan tembakan dari jarak sekitar 20 meter.

De Ketelaere juga memberikan apresiasi terhadap kerja keras Belgia ketika tidak menguasai bola. Menurutnya, tim mampu keluar dari tekanan Italia dengan kualitas permainan yang baik.

“Kami bekerja sangat keras tanpa bola dan mampu keluar dari situasi sulit dengan kualitas yang nyata. Pada beberapa momen di babak kedua, kiper harus menyelamatkan kami, tetapi skor 2-0 memberi kami ruang bernapas,” tutur De Ketelaere.

Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Belgia setelah menjalani pertandingan pertama bersama Van Bommel. Tim tersebut kini memiliki dasar positif untuk menghadapi laga berikutnya di UEFA Nations League.

Sumber: UEFA.com