Mengungkap Masalah Italia Saat Kalah dari Belgia

Mengungkap Masalah Italia Saat Kalah dari Belgia
Pemain Belgia Mika Godts (kiri) berebut bola dengan pemain Italia Nicolo Cambiaghi dalam laga UEFA Nations League antara Italia vs Belgia di Roma, Italia, Jumat, 25 September 2026 (c) AP Photo/Andrew Medichini

Bola.net - Nicolo Cambiaghi mengakui Italia terlalu banyak memberikan peluang kepada Belgia dalam kekalahan 0-2 pada matchday pertama UEFA Nations League A 2026-27. Ia menilai masalah tersebut terutama terlihat pada babak pertama.

Italia harus mengawali periode kedua Roberto Mancini sebagai pelatih dengan hasil negatif. Bermain di Stadio Olimpico, Roma, Sabtu (26/9/2026) dini hari WIB, Italia takluk oleh gol Mika Godts dan Dodi Lukebakio.

Cambiaghi menilai Italia menunjukkan reaksi lebih baik setelah jeda. Namun, Gli Azzurri kesulitan menciptakan peluang yang benar-benar membahayakan pertahanan Belgia hingga akhirnya Lukebakio mencetak gol kedua.

Italia Kesulitan Sejak Babak Pertama

Belgia langsung mengambil kendali permainan sejak awal pertandingan. Tim asuhan Mark van Bommel tersebut mampu menciptakan sejumlah peluang sebelum Godts membuka keunggulan pada menit ke-20.

Godts mencetak gol setelah menerima umpan Kevin De Bruyne. Gianluigi Donnarumma kemudian menjaga Italia tetap dalam pertandingan melalui penyelamatan ganda untuk menggagalkan peluang Charles De Ketelaere dan Nicolas Raskin.

Cambiaghi mengakui Italia tidak memulai pertandingan dengan baik. “Kami tidak memulai pertandingan dengan baik. Mereka memiliki banyak peluang untuk mencetak gol,” kata Cambiaghi kepada RAI.

Cambiaghi Puji Reaksi Italia

Italia tampil lebih baik setelah turun minum. Cambiaghi menilai timnya mampu menciptakan tiga peluang bersih untuk menyamakan kedudukan, tetapi Belgia justru berhasil mencetak gol kedua.

“Kami tampil baik pada babak kedua dan menciptakan tiga peluang yang sangat jelas, tetapi kemudian mereka mencetak gol kedua. Kami harus membangun permainan dari reaksi yang kami tunjukkan setelah jeda,” ujar Cambiaghi.

Gol kedua Belgia tercipta pada menit ke-69 melalui aksi individu Lukebakio. Pemain pengganti tersebut melepaskan tembakan keras dari jarak sekitar 20 meter yang membuat Donnarumma tidak mampu menghindarkan Italia dari kekalahan.

Italia Masih Punya Ruang Perbaikan

Cambiaghi juga menjelaskan Italia kesulitan menemukan cara untuk membongkar pertahanan Belgia. Menurutnya, ancaman Italia lebih banyak datang dari situasi satu lawan satu di sisi sayap dan aksi individu.

“Kami hanya mampu menyulitkan mereka melalui beberapa situasi satu lawan satu di sisi sayap dan sesekali melalui aksi individu. Kami harus mengambil hal-hal positif dari babak kedua,” tutur Cambiaghi.

Penyerang Italia itu juga mengingatkan bahwa skuad belum memiliki banyak waktu untuk bekerja bersama. Kondisi tersebut membuat Italia masih memiliki ruang untuk memperbaiki permainan dalam pertandingan berikutnya.

“Kami baru bekerja bersama selama beberapa hari sehingga masih banyak ruang untuk berkembang, dan kami akan langsung menghadapi lebih banyak pertandingan,” kata Cambiaghi.

Kekalahan dari Belgia menjadi awal yang berat bagi Mancini dalam periode keduanya bersama Italia. Cambiaghi berharap respons pada babak kedua dapat menjadi dasar bagi tim untuk memperbaiki penampilan pada laga-laga selanjutnya.

Sumber: UEFA.com