
Bola.net - Inggris kembali meraih poin solid saat menjamu San Marino di Wembley pada matchday kedua grup E kualifikasi Euro 2016, Jumat (10/10). Dengan kemenangan 5-0 ini berarti gawang The Three Lions masih belum kebobolan sama sekali.
Menghadapi lawan yang berbeda level, tuan rumah langsung mengambil kendali permainan. Meski terlihat kurang ganas dalam melepaskan umpan dan melakukan finishing, secara konsisten tekanan terus dilakukan ke pertahanan San Marino.
Gol pertama Inggris di pertandingan ini tercipta di menit 24. Bek tengah Phil Jagielka menyundul corner kick yang dilepas James Milner. Gol ini terjadi juga karena kesalahan antisipasi kiper Simoncini.
Unggul satu gol, Inggris tak mengubah tempo permainan. Peluang memang mampu diciptakan tapi San Marino yang tak mau kebobolan lagi makin merapatkan lini pertahanan khususnya di dalam kotak penalti.
Hal yang jarang terlihat muncul saat pertandingan memasuki menit ke-34, pemain San Marino, Vitaioli melepaskan tendangan lengkung, namun Joe Hart tak banyak beraksi, tendangan itu melebar.
Memasuki akhir babak pertama, pasukan Roy Hodgson menambah keunggulan lewat eksekusi penalti Wayne Rooney. Penalti terjadi karena Selva mengangkat kaki terlalu tinggi terhadap Rooney.
Di babak kedua, Hodgson menarik keluar Henderson dan Sterling, sebagai penggantinya masuklah Oxlade-Chamberlain dan Adam Lallana.
Empat menit berikutnya kerja sama duo Arsenal menghasilkan gol ketiga. Danny Welbeck mengoyak jala Simoncini dengan memanfaatkan umpan silang Oxlade-Chamberlain. Lagi-lagi karena kiper San Marino gagal mengantisipasi bola dengan baik.
Tendangan Oxlade-Chamberlain dari luar kotak penalti di menit 62 mengenai Lallana dan kembali menerobos gawang San Marino. Tetapi wasit Marcin Borski asal Polandia menganulir gol itu karena Lallana dianggap offside.
Setelah dua kali menggagalkan peluang matang Rooney dan Wilshere, Simoncini harus memungut bola dari jalanya untuk yang keempat kalinya. Pencetak gol Inggris kali ini adalah Andros Townsend saat pertandingan berusia 72 menit.
Gol kelima yang melengkapi kemenangan Inggris terhitung sebagai gol bunuh diri. Rooney berusaha melepas crossing di kiri gawang namun bola mengenai Della Valle dan bola pun masuk ke gawangnya sendiri.
Dengan enam poin dari dua pertandingan, Inggris akan menyiapkan diri untuk pertandingan away melawan Estonia (12/10) pekan depan.
Susunan pemain
Inggris : Hart; Chambers, Jagielka, Cahill, Gibbs; Wilshere, Henderson (Oxlade-Chamberlain 46), Milner; Sterling (Lallana 46), Welbeck (Townsend 66), Rooney
San Marino : Simoncini; Palazzi (Buscarini 74), Della Valle, F Vitaioli, Buscarini; Coppini, M Vitaioli, Cervellini, Tosi (Gasperoni 63); Selva (Rinaldi), HIrsch. (bola/dct)
Menghadapi lawan yang berbeda level, tuan rumah langsung mengambil kendali permainan. Meski terlihat kurang ganas dalam melepaskan umpan dan melakukan finishing, secara konsisten tekanan terus dilakukan ke pertahanan San Marino.
Gol pertama Inggris di pertandingan ini tercipta di menit 24. Bek tengah Phil Jagielka menyundul corner kick yang dilepas James Milner. Gol ini terjadi juga karena kesalahan antisipasi kiper Simoncini.
Unggul satu gol, Inggris tak mengubah tempo permainan. Peluang memang mampu diciptakan tapi San Marino yang tak mau kebobolan lagi makin merapatkan lini pertahanan khususnya di dalam kotak penalti.
Hal yang jarang terlihat muncul saat pertandingan memasuki menit ke-34, pemain San Marino, Vitaioli melepaskan tendangan lengkung, namun Joe Hart tak banyak beraksi, tendangan itu melebar.
Memasuki akhir babak pertama, pasukan Roy Hodgson menambah keunggulan lewat eksekusi penalti Wayne Rooney. Penalti terjadi karena Selva mengangkat kaki terlalu tinggi terhadap Rooney.
Di babak kedua, Hodgson menarik keluar Henderson dan Sterling, sebagai penggantinya masuklah Oxlade-Chamberlain dan Adam Lallana.
Empat menit berikutnya kerja sama duo Arsenal menghasilkan gol ketiga. Danny Welbeck mengoyak jala Simoncini dengan memanfaatkan umpan silang Oxlade-Chamberlain. Lagi-lagi karena kiper San Marino gagal mengantisipasi bola dengan baik.
Tendangan Oxlade-Chamberlain dari luar kotak penalti di menit 62 mengenai Lallana dan kembali menerobos gawang San Marino. Tetapi wasit Marcin Borski asal Polandia menganulir gol itu karena Lallana dianggap offside.
Setelah dua kali menggagalkan peluang matang Rooney dan Wilshere, Simoncini harus memungut bola dari jalanya untuk yang keempat kalinya. Pencetak gol Inggris kali ini adalah Andros Townsend saat pertandingan berusia 72 menit.
Gol kelima yang melengkapi kemenangan Inggris terhitung sebagai gol bunuh diri. Rooney berusaha melepas crossing di kiri gawang namun bola mengenai Della Valle dan bola pun masuk ke gawangnya sendiri.
Dengan enam poin dari dua pertandingan, Inggris akan menyiapkan diri untuk pertandingan away melawan Estonia (12/10) pekan depan.
Susunan pemain
Inggris : Hart; Chambers, Jagielka, Cahill, Gibbs; Wilshere, Henderson (Oxlade-Chamberlain 46), Milner; Sterling (Lallana 46), Welbeck (Townsend 66), Rooney
San Marino : Simoncini; Palazzi (Buscarini 74), Della Valle, F Vitaioli, Buscarini; Coppini, M Vitaioli, Cervellini, Tosi (Gasperoni 63); Selva (Rinaldi), HIrsch. (bola/dct)
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 2 April 2026 12:21
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 4 April 2026 18:30 -
Bola Indonesia 4 April 2026 18:15 -
Tim Nasional 4 April 2026 18:04 -
Olahraga Lain-Lain 4 April 2026 17:56 -
Liga Inggris 4 April 2026 17:56 -
Bola Indonesia 4 April 2026 17:48
BERITA LAINNYA
-
piala eropa 2 April 2026 14:07 -
piala eropa 24 Maret 2026 10:20 -
piala eropa 21 Maret 2026 20:30 -
piala eropa 13 Februari 2026 10:31 -
piala eropa 30 Januari 2026 07:49 -
piala eropa 13 November 2025 10:43
HIGHLIGHT
- 6 Pencetak Gol Termuda Premier League: Dari Magis ...
- 5 Wonderkid Italia yang Bisa Selamatkan Azzurri da...
- 10 Rekor Liga Champions yang Mungkin Tak Akan Pern...
- 5 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- 5 Pemain yang Pernah Membela Galatasaray dan Liver...
- 4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Lev...
- 3 Alasan Malick Diouf Layak Jadi Target MU di 2026...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5546439/original/023859300_1775300639-unnamed__54_.jpg)
:strip_icc():watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/5546425/original/053839400_1775297732-Potret_penggawa_pada_45_menit_pertama.______PSMPERSIS_-__LaskarSambernyawa.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5546395/original/009180300_1775294144-Breath_of_Fire_IV_Steam_vs_GOG__Mana_yang_Lebih_Layak_Dibeli_.jpg)
:strip_icc():watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/5546298/original/063618700_1775285023-Breath_of_Fire_IV_Steam_01.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5546153/original/074692100_1775276053-Goggle_Gemma_4_01.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3956353/original/028693500_1646741050-20220308-Waspada_Cuaca_Ekstrem_di_Jabodetabek_Hingga_April_2022-3.jpg)
