FOLLOW US:

GORANPANDEV

Goran Pandev
Nama Lengkap : Goran Pandev
Tempat Lahir : Strumica
Tanggal Lahir : 27 Juli 1983 (37 Tahun)
Kebangsaan :
Klub : Napoli
Posisi : Penyerang
No Punggung : 19
Tinggi : 185 cm

Karir

Goran Pandev merupakan seorang pemain sepakbola berkewarganegaraan Masedonia yang bermain di lini serang sebagai striker. Ia dianggap sebagai pemain kunci dari skuat tim nasional Masedonia dengan menjadi top skorer sepanjang masa setelah berhasil menyumbangkan 26 gol.

Setelah bergabung dalam klub Lazio selama lima tahun, Pandev pindah ke Inter Milan di awal tahun 2010. Selama bermain untuk Nerazzurri, Pandev mengkoleksi beberapa penghargaan, termasuk piala kemenangan turnamen Serie A 2009-2010, UEFA Champions League 2009-2010 dan FIFA Club World Cup 2010.

Pandev mengawali karir sepakbolanya dengan bergabung dalam tim FK Belasica, klub dimana ia mengembangkan debut awal sebagai pemain sepakbola dalam akademi muda. Ia hanya bermain untuk Belasica selama satu musim dan bertanding di turnamen Prva Liga sebelum bergabung dengan tim raksasa Serie A Italia, Inter Milan pada musim panas 2001 di usianya yang ke delapan belas tahun.

Inter Milan meminjamkan Pandev ke klub Spezia, dimana ia bermain secara rutin di turnamen Serie C1. Pada tahun berikutnya, ia dikirim lagi sebagai pemain pinjaman ke klub yang baru dipromosikan ke klasemen Serie A, Ancona. Selama karirnya di klub Ancona, tim tersebut tengah menjalani musim terburuk di antara klub lain yang bertanding di turnamen Serie A.

Pada Januari 2004, pemain sepakbola Serbia, Dejan Stankovic ditarik oleh Inter Milan dari Lazio, dan Pandev dikirim ke Lazio sebagai pertukaran dalam perjanjian kerjasama yang terbentuk di antara kedua tim dengan bayaran €1,000. Namun sampai penghujung musim 2003-2004, Pandev tetap bertahan di Ancona untuk merampungkan masa kontrak peminjamannya.

Pandev menunjukkan performa impresif di tahun pertamanya bersama Lazio, dengan turun pada 29 pertandingan dan menyumbangkan tiga gol. Gol yang dibuatnya termasuk sebuah tendangan spektakuler yang dibuatnya pada pertandingan melawan Juventus, setelah melewati beberapa pemain seperti Fabio Cannavaro, Lilian Thuram, Gianluca Zambrotta dan Gianluigi Buffon. Pada Januari 2009, Pandev mencetak gol hat-trick yang pertama pada pertandingan melawan Reggina di turnamen Serie A.

Pada bulan Maret 2009, Pandev dianugerahi penghargaan Medal for Service to the Country oleh Presiden Masedonia, Branko Crvenkovski atas prestasinya di bidang olahraga dan kontribusinya mengembangkan dan mempopulerkan olahraga di Masedonia, juga mempromosikan tanah airnya di kancah internasional.

Perdebatan antara Pandev dengan presiden Lazio, Claudio Lotito muncul pada musim panas 2009, yang mengakibatkan pertarungan antara Pandev dengan klub yang didiaminya. Kemudian keputusan dibuat pada Desember 2009.

Perdebatan berawal dari indikasi tentang keinginan Pandev untuk meningglkan Lazio pada musim panas 2009. Presiden Lolito merasa tidak senang dengan keputusan Pandev dan menahan dia dari klub. Sebagai hasilnya, Pandev menghabiskan sisa masa latihan sepanjang empat bulan tanpa diturunkan ke lapangan sama sekali.

Selama periode ini, beberapa klub telah menunjukkan ketertarikan mereka untuk membeli Pandev, terutama Zenit Saint Petersburg yang menawarkan €13 juta atas pemain tersebut. Presiden Lazio menolak tawaran tersebut, dan meminta jumlah yang lebih tinggi yakni €15 juta. Negosiasi tersebut akhirnya gagal setelah kedua belah pihak manajemen klub tersebut gagal menemukan titik temu.

Pada September 2009, Pandev memutuskan kontraknya dengan Lazio dan manajemen memberikan respon dengan mengeluarkannya dari skuat dan memberi label pada Pandev sebagai ‘penentang’. Pandev mengatakan bahwa perlakuan menahannya dari skuat merupakan sebuah bentuk pelanggaran kontrak yang telah ditandatangani.

Pada Desember 2009, Lega Nazionale Professionisti memberikan keputusan dengan menyuruh manajemen Lazio memutuskan kontrak dengan Pandev dan membayar €170,000 untuk dispensasi atas tekanan yang telah diterima pemain tersebut. Lotito menyetujui keputusan tersebut.

Pada Januari 2010, Pandev menandatangani kontrak empat tahun setengah dengan manajemen Inter Milan dan menerima nomor punggung 27. Pada Mei 2010, Inter Milan menjuarai UEFA Champion League dengan memenangkan babak final melawan Bayern Munich, dan Pandev menjadi pemain Masedonia ketiga selama sejarah yang pernah memenangkan turnamen tersebut.

Pada Desember 2010, Inter mencapai babak final FIFA Club World Cup. Pandev menjadi pemain Masedonia pertama yang pernah mencetak gol dan memenangkan turnamen FIFA Club World Cup.

Pada Agustus 2011, Pandev bergabung dengan Napoli sebagai pemain pinjaman dengan kontrak jangka waktu panjang. Pada Mei 2012, Pandev memenangkan piala Coppa Italia. Pada Juni 2012, Pandev membuat perpindahan permanen dari Inter Milan ke Napoli.

Presiden klub Napoli, Aurelio De Laurentiis, berkomentar pada wawancara di sebuah stasiun radio bahwa Pandev rela untuk dibayar dengan gaji yang rendah demi bergabung dengan Napoli. Hal itu semata-mata dilakukan untuk menunjukkan komitmennya terhadap klub dan fans.


Oleh: Dhianita Kusuma Pertiwi

Berita Terbaru Goran Pandev

AC Milan vs Genoa, Rossoneri Kalah Karena Kurang Determinasi

AC Milan vs Genoa, Rossoneri Kalah Karena Kurang Determinasi

09-03-2020 02:09

Pelatih AC Milan Stefano Pioli mengatakan timnya kalah dari Genoa karena mereka kurang menunjukkan determinasi.

AC Milan Dikalahkan Genoa, Salah Siapa?

AC Milan Dikalahkan Genoa, Salah Siapa?

09-03-2020 01:02

Pelatih AC Milan Stefano Pioli mengatakan anak-anak asuhnya bisa kalah dari Genoa karena kesalahan mereka sendiri.

Kekalahan Juventus Dianggap Positif Oleh Allegri

Kekalahan Juventus Dianggap Positif Oleh Allegri

17-03-2019 22:14

Pelatih Juventus Massimiliano Allegri menyebut kekalahan yang dialami oleh timnya atas Genoa justru berdampak positif karena itu akan membangunkan anak-anak asuhnya bahwa perburuan Scudetto belum berakhir.

Hasil Pertandingan Genoa vs Inter Milan: Skor 2-0

Hasil Pertandingan Genoa vs Inter Milan: Skor 2-0

18-02-2018 04:45

Inter Milan gagal mempertahankan performa apiknya setelah takluk di tangan Genoa 2-0 pada laga lanjutan Serie A. Gol kemenangan Genoa disumbangkan oleh satu gol bunuh diri Ranocchia dan satu gol Goran Pandev.

Makedonia Siap Beri Mimpi Buruk Bagi Italia

Makedonia Siap Beri Mimpi Buruk Bagi Italia

06-10-2017 15:05

Penyerang Makedonia, Goran Pandev mengungkapkan bahwa mereka akan bermain tanpa beban dan siap untuk menjadi mimpi buruk bagi Italia.

Viral! Potongan Rambut Pandev Ini Bikin Warganet Geger

Viral! Potongan Rambut Pandev Ini Bikin Warganet Geger

11-09-2017 14:20

Penyerang Genoa, Goran Pandev baru-baru ini membuat gempar para warganet. Ia menjadi bahan perbincangan setelah potongan rambutnya disebut mirip kemaluan pria.

Inter Milan Kembali Keok, Gary Medel Minta Maaf

Inter Milan Kembali Keok, Gary Medel Minta Maaf

08-05-2017 12:55

Gelandang Inter Milan, Gary Medel mengungkapkan permintaan maaf kepada suporter setia mereka setelah mereka kembali kalah saat melawan Genoa akhir pekan lalu.

Supercoppa Italiana 2012: Juventus 4-2 Napoli

Supercoppa Italiana 2012: Juventus 4-2 Napoli

21-12-2016 15:01

Supercoppa Italiana 2012 mempertemukan sang peraih Scudetto Serie A 2011/12 dengan juara Coppa Italia Napoli. Juventus sukses membalas Napoli untuk kekalahan 1-5 di Supercoppa 1990 dan 0-2 di final Coppa musim sebelumnya.

Lawan Italia, Misi Pandev Akhiri Puasa Gol

Lawan Italia, Misi Pandev Akhiri Puasa Gol

09-10-2016 07:53

Makedonia akan menjamu Italia di Philip II Arena, Skopje, pada pertandingan ketiga mereka di kualifikasi Piala Dunia 2018 zona UEFA Grup G, Minggu (10/10). Kapten Makedonia Goran Pandev mengusung sebuah misi pribadi di laga ini.

Rakyat Makedonia Tak Sabar Tunggu Italia

Rakyat Makedonia Tak Sabar Tunggu Italia

09-10-2016 06:29

Rakyat Makedonia sudah tidak sabar menunggu kedatangan lawan spesial ini, sang pemilik empat gelar Piala Dunia.