
Bola.net - - Israel punya catatan malang dalam sejarah Piala Dunia. Jika nenek moyang bangsa ini, sering terusir dari satu negeri ke negeri lainnya, tim sepak bolanya harus pindah dari satu konfederasi ke konfederasi lainnya. Israel mengawali dengan memakai nama Palestina (British Mandate of Palestine). Masuk ke FIFA tahun 1929, “Palestina yang Israel” mulai mengikuti babak kualifikasi Piala Dunia, di tahun 1934 dan 1938. Keduanya berakhir dengan kegagalan. Saat negara Israel berdiri tahun 1948, tim sepak bolanya berganti nama jadi Israel. Sebagai peresmiannya, timnas Israel beruji coba dengan Amerika Serikat. Israel kalah 1-3. Setelah absen di dua Piala Dunia, Israel mencoba keberuntungannya kembali. Tim berlambang bola Bintang David ini mengikuti babak kualifikasi Piala Dunia 1958 di Zona Asia/Afrika. Sayangnya dari sinilah, nasib terlunta-luntanya dimulai. Masuk Grup 2 kualifikasi Zona Asia/Afrika, Israel harus melawan Turki. Tapi belum bertanding, Turki langsung menyatakan mundur. Tanpa harus bertanding, Israel maju ke putaran kedua kualifikasi. Di putaran kedua, Israel semestinya akan melawan tiga negara, yaitu Indonesia, Mesir, dan Sudan. Tapi, tak ada satu pun pertandingan yang dilangsungkan. Indonesia, yang sebelumnya maju ke putaran kedua setelah bersusah-payah mengalahkan China (RRC) dalam tiga pertandingan, memilih mundur karena menolak bertanding di Israel. Mesir dan Sudan rupanya juga berpendapat sama. Israel pun tidak bertanding sama sekali. Mengingat semua lawannya mundur, Israel bisa langsung melaju ke Swedia. Sayangnya, FIFA punya peraturan kalau tim yang sama sekali tidak bertanding di babak kualifikasi tidak boleh begitu saja berlaga di putaran final Piala Dunia. FIFA mulai mencarikan lawan tanding untuk Israel yang malang itu. Pilihan jatuh pada Belgia, tim Eropa dengan nilai terbaik yang gagal lolos. Namun, Belgia menolak lawan Israel tanpa alasan jelas. Lawannya pun diganti ke Wales, dan negara ini pun bersedia. Kedua tim pun bertanding secara tandang dan kandang. Israel kalah oleh Wales baik di kandang maupun tandang, masing-masing dengan skor 2-0. Karena itu Wales-lah yang melaju ke putaran final Piala Dunia 1958. Merasa tidak diterima oleh tetangganya di Asia, Israel meninggalkan Zona Asia dan memilih bergabung dengan Konfederasi Sepak bola Oceania (OFC) yang mewadahi Australia dan negara-negara di Samudera Pasifik. Ternyata meski harus menempuh perjalanan sejauh separuh ukuran bumi, pilihan ini ternyata membawa berkah tersendiri. Di zona inilah mereka bisa merasakan bagaimana rasanya berlaga di putaran final Piala Dunia 1970. Mereka berhasil melewati hadangan Selandia Baru dan Australia untuk bisa lolos ke Meksiko. Di Meksiko, kiprah Israel tak buruk-buruk amat karena mereka sempat menahan Swedia dan Italia di fase grup. Dengan jalur Oceania, mereka hampir bisa kembali lolos ke Piala Dunia 1990, sebelum kalah di babak play-off oleh wakil Amerika Latin, Kolombia. Memasuki dekade '90-an, Israel akhirnya memantapkan diri untuk bergabung dengan Konfederasi Sepak bola Eropa (UEFA). Israel mulai kompetisi di zona ini sejak tahun 1992 untuk berebut tempat di Piala Dunia 1994. Di bawah naungan UEFA, Israel tampaknya sudah tidak ingin berpindah lagi. Namun pilihan ini mengakibatkan Israel harus lebih sabar agar bisa lolos ke piala dunia, karena harus melawan banyaknya tim-tim kuat di Eropa.
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Champions 7 September 2026 16:00Prediksi Porto vs Man City, 9 September 2026
-
Liga Inggris 7 September 2026 15:00Ini Penyebab MU Gagal Menang dari Everton versi Michael Carrick
-
Liga Spanyol 7 September 2026 14:30Arti Penting Kemenangan Lawan Chelsea untuk Arsenal
-
Liga Spanyol 7 September 2026 14:00Rodri yang Kian Menyatu dengan Denyut Nadi Barcelona
-
Lain Lain 7 September 2026 13:23Habis Futsal atau Gym? Lakukan 3 Langkah Ini Biar Tetap Bersih dan Wangi
-
Liga Spanyol 7 September 2026 11:03Barcelona Kian Kokoh di Puncak Klasemen, Hansi Flick: Bodo Amat!
BERITA LAINNYA
-
sejarah 20 Juli 2010 17:58Ongkos Mahal, Ogah Berangkat
-
sejarah 20 Juli 2010 17:56Kiper Penyelamat Hidup Tim Lawan
-
sejarah 20 Juli 2010 17:47Juara Bertahan Terburuk
-
sejarah 15 Juli 2010 18:20Piala Dunia Paling Bobrok, Membosankan dan Beringas
-
sejarah 13 Juli 2010 19:00Ini Perang Sungguhan!
-
sejarah 12 Juli 2010 19:13Pisau Cukur Untuk Lolos Piala Dunia
SOROT
-
Liputan6 7 September 2026 16:01Prabowo Bakal Tambah Anggaran Mitigasi Bencana
-
Liputan6 7 September 2026 14:02Prabowo Pimpin Rapat Penanganan Bencana: Ini Takdir Kita
-
Liputan6 7 September 2026 12:47Kebakaran Gunung Bulu Saukang, 68 Pendaki Sempat Terjebak
-
Liputan6 7 September 2026 12:25624 Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Terdampak Abu Anak Krakatau
-
Liputan6 7 September 2026 12:12DPR Sebut Kewenangan Aparat Perlu Dibatasi di RUU Perampasan Aset
-
Liputan6 7 September 2026 11:12Abu Anak Krakatau Ancam Kesehatan 3,3 Juta Lansia
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...







:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302220/original/068100800_1784536790-Pidato_Prabowo_di_Sidang_Kabinet.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9342322/original/085833500_1788765446-Screenshot_20260907_135046_YouTube.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9342226/original/082588600_1788760328-1107537.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341642/original/058691000_1788670000-ban3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5473565/original/045606700_1768449409-e8f30a03-0f34-4cca-868f-659668113d39.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341507/original/041386100_1788648437-1000945323.jpg)

