
Bola.net - Sebelum meraih gelar juara Liga Europa 2022/2023, Sevilla mengalami periode yang sulit. Bahkan, Sevilla itu harus terseok di papan bawah klasemen La Liga. Penunjukan Jose Luis Mendilibar sebagai pelatih mengubah segalanya.
Mendilibar ditunjuk sebagai pelatih baru pada Maret 2023. Dua bulan bersama Sevilla, Karim Benzema mampu mengubah banyak hal.
Mendilibar telah berhasil mengubah atmosfer di Sevilla sepenuhnya. Ketika pelatih berusia 62 tahun itu direkrut untuk menggantikan Jorge Sampaoli dan menjadi pelatih ketiga klub Andalusia musim ini, Sevilla FC duduk hanya dua poin di atas zona degradasi LaLiga Santander dan ancaman keluar dari divisi itu nyata.
Kini, mereka berada di urutan ke-11 dan sudah aman. Selain itu, mereka telah memenangkan Liga Europa musim ini, mengangkat trofi untuk ketujuh kalinya dalam sejarah klub. Wakil Spanyol menaklukkan Manchester United dan Juventus di perempat final dan semi final, sebelum mengatasi tantangan Roma asuhan Jose Mourinho di Budapest.
"Saya tidak tahu apakah saya bisa mempercayainya," kata pelatih Basque itu setelah pertandingan.
“Saya kira ketika kita pergi berlibur maka saya akan mulai menyadari apa yang telah kita capai. Saya cukup senang untuk diri saya sendiri, tetapi di atas segalanya saya senang untuk para pemain, yang mengalami masa sulit. Saya memberi tahu mereka bahwa mereka adalah pemain bagus dan mereka mengonfirmasinya," sambungnya.
Perbaikan dimulai di La Liga
Dalam 11 pertandingan LaLiga Santander sebagai pelatih Sevilla FC, Mendilibar menang enam kali, seri tiga kali dan kalah dua kali. Jika hanya melihat hari pertandingan sejak debut Mendilibar, Sevilla FC akan berada di urutan keempat dengan 21 poin dari 11 pertandingan, bahkan lebih banyak dari yang dikumpulkan juara FC Barcelona kali ini.
Secara taktik, Mendilibar telah melakukan perubahan dan memasang sistem 4-2-3-1 dimana setiap pemain sangat memahami perannya. Formasi ini membuka potensi Lucas Ocampos di sayap kanan, sementara Youssef En-Nesyri menimbulkan masalah bagi pertahanan lawan karena ia bermain sebagai pemain No.9 alami.
Di sisi lain, pergantian penjaga gawang dilakukan dan Marko Dmitrović – yang dikenal Mendilibar sejak waktunya di SD Eibar – telah menjadi starter di LaLiga Santander, sementara Bono bermain di Liga Europa.
“Saya tidak meminta pemain melakukan akar kuadrat, saya meminta mereka melakukan penjumlahan dan pengurangan. Para pemain telah melihat bahwa kesederhanaan juga membawa hasil,” komentar Mendilibar dalam konferensi pers jelang leg kedua semifinal Liga Europa melawan Juventus.
Beginilah cara Mendilibar berhasil mencetak modelnya dalam waktu singkat, dengan hasil yang hampir tidak ada duanya.
Sevilla FC Memenangkan Liga Europa Ketujuh

Belum pernah sebelumnya dalam karirnya Mendilibar melatih di kompetisi UEFA, tetapi dia mampu memimpin Sevilla FC meraih kemenangan agregat 5-2 atas Manchester United di perempat final Liga Europa. Kemenangan leg kedua 3-0 di Estadio Ramón Sánchez-Pizjuán sangat mengesankan.
Kemudian, Los Hispalenses mengalahkan Juventus di semifinal untuk mencapai final kompetisi lainnya. Dengan skor 2-2 setelah 180 menit, Erik Lamela yang mencetak gol di perpanjangan waktu.
Kemudian datanglah final yang dimulai dengan Roma mencetak gol pertama melalui Paulo Dybala. Tapi, Sevilla FC menunjukkan determinasi yang luar biasa dan memaksakan gol bunuh diri untuk menyamakan kedudukan dan menjadikannya 1-1. Pertandingan berlanjut ke adu penalti, di mana Bono melakukan dua penyelamatan sebelum Gonzalo Montiel membawa kemenangan bagi Sevilla FC.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Spanyol 5 Maret 2026 23:53Bagaimana Nasib Rodrygo di Real Madrid usai Cedera Lutut Serius?
-
Liga Spanyol 5 Maret 2026 23:00 -
Liga Spanyol 5 Maret 2026 19:20
LATEST UPDATE
-
Otomotif 6 Maret 2026 12:04 -
Liga Inggris 6 Maret 2026 11:45 -
Bola Indonesia 6 Maret 2026 11:37 -
Liga Inggris 6 Maret 2026 11:25 -
Liga Spanyol 6 Maret 2026 11:15 -
Otomotif 6 Maret 2026 11:10
MOST VIEWED
- Hasil Real Madrid vs Getafe: Diwarnai Dua Kartu Merah, Real Madrid Kalah Lagi
- Rapor Pemain Barcelona vs Atletico Madrid: Menang 3-0, Gugur dengan Kepala Tegak
- Drama di Camp Nou! Barcelona Gulung Atletico 3-0 tapi Tetap Tersingkir dari Copa del Rey
- Hasil Barcelona vs Atletico Madrid: Menang 3-0 Percuma, Blaugrana Tetap Tersingkir
HIGHLIGHT
- 6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, ...
- 5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemi...
- 10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Men...
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: S...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5360814/original/069450900_1758765244-alvarez_2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5521459/original/081365100_1772690548-bde4837f-f216-4971-9188-1fb54f1af9f4.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5522200/original/038772400_1772725445-IMG-20260305-WA0063.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5522619/original/008439700_1772770817-97e5ac98-0dbd-49ab-af87-337b5e7e5732.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5522592/original/086641300_1772769941-1001716059.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5521977/original/034309300_1772705177-Jadwal_One_Way.jpeg)

