
Bola.net - Barcelona harus berusah payah meraih hasil imbang dalam duel kontra Granada di La Liga baru-baru ini. Barca kebobolan di awal laga dan baru bisa mencetak gol balasan di menit ke-90.
Skor 1-1 terbilang buruk untuk Barca, tapi bukan hanya skor yang disorot. Di laga ini, pasukan Ronald Koeman menyuguhkan permainan yang tidak biasa, jauh dari identitas Barca.
Betapa tidak. dalam 20 menit terakhir, Koeman menurunkan Gerard Pique sebagai striker dalam upaya mencetak gol. Barcelona membuat total 54 umpan silang, catatan tertinggi kedua mereka di La Liga sejak 2005/06.
Gaya main ini kontroversial karena sebelumnya Barca dikenal sebagai tim top dengan gaya umpan-umpan pendek dan penguasaan bola. Lantas, apa yang akan dilakukan Barca berikutnya?
Pilihan terbaik
Ronald Koeman diserang habis-habisan setelah pertunjukan Barca di pertandingan tersebut. Terlebih, posisi Koeman sudah tidak aman dalam beberapa tahun terakhir.
Meski begitu, Koeman mengaku telah melakukan yang terbaik. Dia melakukan apa yang harus dilakukan untuk membuat tim menghindari kekalahan.
Koeman terdesak,banyak pemain cedera, tidak banyak pilihan. Terlebih, Barca kehilangan Lionel Messi yang jadi nyawa permainan tim belasan tahun terakhir.
Alhasil, menurut Koeman, pada saat itu solusi terbaik Barca adalah dengan memainkan bola-bola panjang. "Kami melakukan apa yang perlu dilakukan. Kami mencoba menang dengan cara lain," imbuhnya.
Lupakan tiki-taka, apa bisa?

Barcelona sudah lama dikaitkan dengan gaya bermain khas yang dikenalkan Johan Cruyff dan dikembangkan oleh Pep Guardiola. Artinya, solusi yang dicoba Koeman mungkin bakal memicu reaksi berlebih.
Memang, tiki-taka tidak lagi sehebat dahulu ketika Guardiola memantapkannya, tapi pelatih-pelatih Barca setelah itu masih mencoba mempertahankan gayabermain dominasi bola dan umpan-umpan pendek.
Koeman berbeda, dia mencoba menerapkan gaya main kebalikan tiki-taka, 180 derajat berbeda. Langkah ekstrem seperti ini umumnya disertai dengan konsekuensi ekstrem.
Krisis identitas
Lebih dari itu, solusi yang dicoba-coba Koeman ini juga membawa risiko lebih besar. Siapa sangka Barca sampai harus memainkan Pique sebagai striker untuk mencoba mencetak gol?
Jika terus mencoba melakukan solusi-solusi ekstrem seperti ini, Koeman mungkin membawa Barca memasuki masa-masa krisis identitas. Bahkan dia mungkin dipecat lebih cepat dari seharusnya.
Sumber: Marca, Bola
Jangan lewatkan ini Bolaneters!
- Ancelotti Bahas Masa Depannya di Madrid dan Potensi Vinicius Jr
- Alternatif Pengganti Koeman di Barcelona: Antonio Conte atau Andrea Pirlo?
- Link Live Streaming La Liga Spanyol 2021/2022 Pekan Keenam di Vidio
- The Ancelotti Effect: Enam Pemain Ini Semakin Gacor di Real Madrid
- Termasuk Araujo Sang Penyelamat, Inilah Deretran Pemain Paling Ajaib Sepanjang Jornada 5 La Liga
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Spanyol 30 Oktober 2026 14:26Prediksi Barcelona vs Alaves 1 November 2026
-
Liga Inggris 30 Oktober 2026 06:48Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
-
Liga Spanyol 30 Oktober 2026 06:33Raphinha Dipanggil Timnas Brasil, Barcelona Kembali Khawatir
-
Liga Spanyol 30 Oktober 2026 06:29Barcelona Tutup Sementara Tribune Suporter Usai Insiden El Clasico
-
Liga Spanyol 30 Oktober 2026 06:24Barcelona dan Kekalahan di El Clasico yang Mengungkap Pentingnya Evolusi Taktik
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 30 Oktober 2026 14:26Prediksi Barcelona vs Alaves 1 November 2026
-
Liga Italia 30 Oktober 2026 13:29Prediksi Milan vs Inter 1 November 2026
-
Bundesliga 30 Oktober 2026 12:31Prediksi Bayern vs Dortmund 1 November 2026
-
Liga Italia 30 Oktober 2026 11:25Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
-
Liga Inggris 30 Oktober 2026 10:38Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
BERITA LAINNYA
-
spanyol 30 Oktober 2026 14:26Prediksi Barcelona vs Alaves 1 November 2026
-
spanyol 30 Oktober 2026 06:33Raphinha Dipanggil Timnas Brasil, Barcelona Kembali Khawatir
-
spanyol 30 Oktober 2026 06:29Barcelona Tutup Sementara Tribune Suporter Usai Insiden El Clasico
-
spanyol 30 Oktober 2026 06:24Barcelona dan Kekalahan di El Clasico yang Mengungkap Pentingnya Evolusi Taktik
-
spanyol 30 Oktober 2026 05:51Arda Guler Bikin Jose Mourinho Sulit Mencadangkannya Lagi
-
spanyol 30 Oktober 2026 05:46Bernardo Silva Buktikan Fans Real Madrid Benar, Jose Mourinho Keliru
SOROT
-
Liputan6 30 Oktober 2026 06:30Taktik Sudaryono Tutup Celah Rasuah BGN hingga MBG
-
Liputan6 29 Oktober 2026 22:11Prabowo Segera Resmikan 1.413 Titik Listrik Desa
-
Liputan6 29 Oktober 2026 21:45Rincian Bonus Atlet Asian Games dan Asian Para Games dari Prabowo
-
Liputan6 29 Oktober 2026 20:23Kubu Gibran Tunjukkan Riwayat Pendidikan, Penggugat Soroti Bukti Penyetaraan
-
Liputan6 29 Oktober 2026 19:55Prabowo Sebut Olahraga Jadi Simbol Kehormatan Bangsa
-
Liputan6 29 Oktober 2026 19:39Momen Massa Trisakti Bakar Flare Sebelum Bubarkan Diri
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385345/original/080698200_1793254600-IMG_1193.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309734/original/019415900_1785244482-1000390994.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385897/original/098515500_1793278230-IMG-20261029-WA0170.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385915/original/075393800_1793280225-IMG_0682.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385893/original/039717800_1793277580-254265.jpg)

